Connect with us

Lampung Selatan

Roadshow SKJ Penuhi Lapangan Gedongwani Jati Agung

Published

on

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Ketua TP-PKK Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto lakukan kegiatan senam bersama warga masyarakat Desa Karangrejo di Lapangan Gedongwani Kecamatan Jatiagung, Sabtu Sore (1/8/2020).

Dalam rangka Roadsow Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) dan Penerapan New Normal, Bupati Nanang dan Bunda Winarni Selaku Ketua Jantung Sehat (KJS) Kabupaten Lampung Selatan terus mengajak masyarakat hidup sehat ditengah wabah covid-19.

Kades Desa Karangrejo, Feriode mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan Pemerintah Daerah di Desanya dan mendukung penuh kegiatan tersebut dengan penerapan new normal pada pelaksanaannya.

“Saya mendukung kegiatan senam ini, ini sangat menyehatkan dan membahagiakan. Saya harap di masa ini kita semua tetap menjaga kekompakan dan saling menguatkan,” Ujarnya.

Pada Kesempatan itu, Bupati Nanang Ermanto menyampaikan agar warga masyarakat terus memperhatikan protokol kesehatan pada setiap aktifitasnya mengingat lampung selatan saat ini masuk dalam zona kuning untuk daerah terdampak covid-19.

“Saya harap warga masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan disetiap aktifitasnya, saat ini kita sudah masuk zona kuning untuk daerah yang terdampak covid-19. Semoga dengan kegiatan yang kita galakkan ini, dapat melindungi kita semua dari pandemi virus corona (Covid-19),” Ujarnya.

Di Kesempatan yang sama, Ketua KJS Lampung Selatan, Bunda Winarni mengatakan selain senam bersama ia juga mengimbau agar warga bisa menyempatkan diri untuk melakukan jalan kaki atau gowes sepeda, agar tubuh menjadi sehat dan juga selalu menerapkan pola hidup sehat.

“Saya minta agar kegiatan senam dan olahraga ini terus bisa digalakkan khususnya di desa Karangrejo. Kita jangan juga melupakan PHBS, Semoga setelah semua usaha yang kita lakukan kita dilindungi dari virus yang mendunia ini,” Jelasnya. (Kmf)

 5,642 total views,  4 views today

Lampung Selatan

Lamsel Jadi Kabupaten Pertama Terapkan LP2B Sebagai Syarat Investasi & Perizinan

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B).

Penetapan Perda itu sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan lahan untuk pangan. Terlebih Lampung Selatan adalah salah satu sentra pangan di Provinsi Lampung sekaligus sebagai daerah penyangga pangan ibukota.

Hal tersebut dikatakan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dalam Rapat Koordinasi Implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2017 dilingkungan Pemkab Lampung Selatan yang digelar di Aula Krakatau kantor bupati setempat, Rabu (12/8/2020).

Nanang menegaskan, Perda tersebut harus nyata operasi dan implementasinya ditingkat lapangan dalam pelaksanaan tugas stakeholder terkait seperti Dinas Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal sampai ke tingkat camat dan kepala desa.

Menurutnya, penerapan PLP2B di Kabupaten Lampung Selatan dapat terwujud dengan komitmen dan kebrsamaan dari semua stakeholder terkait.

“Saat ini Perda PLP2B telah digunakan dalam proses investasi dan perizinan di Kabupaten Lampung Selatan. Dimana setiap investor yang akan berinvestasi, lahan calon lokasi harus dipastikan berada diluar LP2B melalui pengecekan titik koordinat,” ujar Nanang dalam arahannya.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, saat ini Kabupaten Lampung Selatan merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang telah menjadikan LP2B sebagai salah satu persyaratan investasi dan perizinan.

“Diharapkan hal ini dapat ditiru oleh kabupaten/kota yang lain. Agar lahan pertanian dapat terus terlindungi dan penataan ruang untuk investasi tetap dapat dilaksanakan,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan telah menetapkan Perda PLP2B sejak tahun 2017.

Dia menyebut, lahan yang dilindungi seluas 36.052 Hektar. Lahan ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi petani untuk memprodukasi pangan untuk kebutuhan daerahnya maupun untuk cadangan nasional.

“Dengan adanya Perda PLP2B, maka ketersediaan lahan untuk pangan terjamin. Dan pada akhirnya pangan untuk Kabupaten Lampung Selatan, provinsi maupun nasional juga dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” terang Bibit.

Disamping itu dia mengatakan, Perda tersebut juga telah dilengkapi dengan peta geospasial. Sehingga hal ini dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan arahan Bupati Lampung Selatan agar Perda ini diterapkan secara operasional dan implementatif.

“Meskipun secara nasional kita nomor dua setelah Kabupaten Lumajang, tetapi Perda kita telah ditetapkan sejak tahun 2017. Sedangkan Kabupaten Lumajang Perdanya ditetapkan pada tahun 2018,” tandasnya. (Arya/Aziz)

 489 total views,  489 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Akan Gelar Lomba Melukis Diatas Media Dinding Bertema Kebun Edukasi

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan mengadakan lomba mural (melukis diatas media dinding).

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto usai memimpin Rapat Koordinasi Implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2017 yang digelar di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Rabu (12/8/2020).

Nanang mengatakan, lomba mural akan difokuskan di Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati setempat. Kegiatan ini untuk menyemarakkan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tingkat Kabupaten Lampung Selatan.

“Biasanya kan kalau 17 Agustus kita adakan perlombaan. Tetapi tahun ini kita fokus saja lomba mural di Kebun Edukasi. Bagaimana kita perindah Kebun Edukasi sehingga menjadi sarana edukasi,” ujar Nanang.

Lebih lanjut Nanang mengungkapkan, kegiatan lomba mural yang baru pertama kali diadakan itu, diikuti peserta mulai dari tingkat SMP, SMA, mahasiswa dan umum.

Dengan seni mural diharapkan dapat memperindah lokasi lahan yang diproyeksi sebagai Kebun Edukasi bagi mayarakat itu.

“Untuk area gambarnya di dinding yang berada di Kebun Edukasi. Nanti gambarnya yang penting tidak ada unsur pornografi dan kekerasan,” tukasnya. (Arya/Aziz)

 469 total views,  469 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Siap Peringati HUT RI Ke-75, Masyarakat Diminta Hentikan Aktivitas Selama 3 Menit

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2020 secara sederhana dan minimalis.

Pelaksanaan upacara dimasa pandemi ini tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan virus Corona. Nantinya, peserta upacara pun akan dibatasi sekitar 20 orang ditambah petugas pengibar bendera.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM mengatakan, upacara peringatan HUT RI ke-75 tingkat Kabupaten Lampung Selatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan peserta lebih kurang 20 orang.

“Upacara akan dilaksanakan di Pelataran Kantor Bupati Lampung Selatan dipimpin langsung oleh pak bupati. Dimulai tepat pukul 07.00 WIB,” ujar Thamrin saat memimpin rapat HUT RI di Aula Krakatau kantor bupati, Rabu (12/8/2020).

Setelah pelaksanaan upacara tingkat Kabupaten Lampung Selatan, rangkaian HUT RI ke-75 dilanjutkan dengan mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara pada pukul 10.00 WIB.

“Setelah upacara, seluruh peserta menuju Aula Rajabasa untuk mengikuti upacara peringatan ke-75 detik-detik Proklmasi Kemerdekaan RI di Istana Negara Jakarta bersama jajaran Forkopimda,” tuturnya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra, Supriyanto menambahkan, upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI dan Penurunan Bendera pada Senin, 17 Agustus 2020 akan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis, dan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Untuk peserta upacara sebanyak 20 orang, ditambah petugas pengibar bendera 3 orang dan komandan upacara. Dimulai pukul 07.00 WIB sebelum pelaksanaan upacara di Istana Negara,” kata Supriyanto.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan, seluruh OPD dan camat untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat menghentikan sejenak seluruh kegiatan dan mengambil sikap sempurna pada 17 Agustus 2020 pukul 10.17 WIB.

“Nanti tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 sampai 10.20 atau selama 3 menit masyarakat wajib menghentikan seluruh aktivitas. Supaya ikut melaksanakan upacara secara mandiri dengan dibantu oleh TNI/Polri ditandai sirine dari Dinas Kesehatan maupun semua sirine lainnya yang ada,” ungkapnya.

Supriyanto juga menjelaskan perihal perubahan jadwal pidato presiden dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2020.

“Nanti bersama-sama menyaksikan pidato presiden tanggal 14 Agustus. Pelaksanaannya di DPRD dengan tim Sekwan sebagai leading sektornya. Dimulai pukul 08.20 WIB dengan menggunakan seragam PSL,” terangnya.

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, kegiatan taptu atau pawai obor yang biasa dilakukan, untuk tahun ini ditiadakan. Namun acara renungan suci akan tetap dilaksanakan dengan Kodim 0421/LS selaku penanggungjawab.

Kemudian, rangkaian kegiatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020 dilanjutkan dengan upacara tabur bunga dan ramah tamah dengan Veteran. Kemudian pada sore harinya ditutup dengan upacara penurunan bendera merah putih.

“Diminta seluruh OPD untuk memasang bendera di setiap kantornya masing-masing. Para camat juga diimbau agar memastikan di desa-desa sampai ke pelosok sudah terpasang bendera,” tandasnya. (Kmf)

 453 total views,  453 views today

Continue Reading

Trending Topic