Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Alhamdulillah…!!! Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Sebut Warga Canggung Negatif COVID-19
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Alhamdulillah…!!! Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Sebut Warga Canggung Negatif COVID-19

redaksi
Last updated: 14 April 2020 19:23
redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Masyarakat Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya tidak perlu was-was terkait adanya seseorang yang meninggal dunia sepulang dari daerah zona merah Covid-19, Kemarin (13/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menyatakan, bahwa hasil rapid test terhadap H (22) itu, ternyata negatif Covid-19.

“Pihak Puskesmas menuju ke rumah duka mengambil jenazah, untuk dibawa ke RS Bob Bazar guna dilakukan otopsi dan pengambilan rapid test. Hasil rapid test saat itu adalah negatif serta pengambilan swab tenggorokan untuk penegakkan diagnosa,” kata Reihana, Selasa (14/04/2020).

Setelah itu, dikatakan Reihana, kemudian dilakukan pemulasaran terhadap jenazah sesuai dengan protokol penanganan jenazah Covid-19.

“Dalam kasus ini perlu juga saya peringatkan kepada teman sejawat saya, rapid test negatif kenapa harus mengambil swab tenggorokan, itu hal yang tidak perlu dilakukan apalagi pasien sudah meninggal dunia. Harusnya kalau rapid test positif baru kita tindak lanjut dengan swab tenggorokan untuk melihat dignosa pasti apakah dia positif atau tidak,” lanjutnya seraya sesal. (RO/MB/Arya)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Kembali Ke Katibung, Dua Desa Di Fogging Oleh DPD Perindo Lamsel
Next Article Di Kalianda, Pembagian Masker Mulai Direalisasikan, Desa Pematang Mengawalinya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD Lamsel Setujui Pemekaran Bandar Negara, Ini Sejumlah Kecamatan Yang Akan Menjadi Kabupaten Baru
DPRD dan Pemkab Lamsel Teken KUPA-PPAS Perubahan APBD 2023
THLS di Lingkup Pemkab Lamsel Kembali Terima THR Dari Nanang Ermanto
Ini Klarifikasi KUPT Puskesmas Kali Asin Terkait Dana Covid-19
Ciptakan Suasana Aman & Tentram, Polres Lambar Tempatkan Personil Di Tempat Ibadah
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?