Hanuang.com

Home

Bawaslu Lamsel Panggil Zulhas, Ada Apa?

Hanuang.com – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melakukan pemanggilan terhadap Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan pada Selasa, (06/10) di Kalianda Lamsel.

Bawaslu Lamsel melalui Surat Nomor : 097/K.LA-02/PM.05.02/X/2020 lakukan pemanggilan berupa undangan untuk dimintai keterangan terhadap Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Pemanggilan yang dijadwalkan hari Kamis tanggal 08 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB di kantor Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka meminta keterangan terkait hasil pengawasan bawaslu saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilasanakan di SMA Kebangsaan Desa Pisang Kecamatan Penengahan.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak yang di kumpulkan di satu tempat. Tindakan tersebut diduga telah melanggar dengan tidak memperhatikan protocol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan mengukur temperatur suhu tubuh sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus COVID-19.

Menurut Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi, ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan terdapat rombongan masa berkumpul disuatu tempat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Maka sesuai kewenangan bawaslu mengambil langkah untuk mencegahan sebelum terjadi”. Katanya.

Beliau juga menghimbau kepada pihak-pihak terkait bahwa hal ini harus menjadi kesadaran dari semua pihak untuk bekerjasama saling membantu mengingatkan kepada masyarakat agar mematuhi aturan.

“Terutama protocol Kesehatan, kita tidak menginginkan menjelang pilkada banyak masyarakat yang posistif akibat dari kelalaian kita sendiri” ujarnya.

Sebagaimana Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) juga Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sementara pemerintah daerah Provinsi Lampung melalui Gubernur telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor : 45 Tahun 2020 Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produkif Dan Aman (AKB-M2PA) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain itu juga Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif Dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Pemanggilan ini dalam rangka untuk meminta keterangan tentang adanya kerumunan masa yang diduga melalaikan protocol Kesehatan. Jika terbukti maka bawaslu mengmabil tindakan preventif sesuai peraturan”. Tegasnya.

Selain itu menurut Koordinator Devisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Lampung Selatan Wazzaki mengatakan, sesuai peraturan bawaslu bahwa kewenangan bawaslu selain mengawasi pelaksanaan tahapan pilkada serentak 2020.

“Juga menjadi bagian dalam upaya pencegahan terhadap penyebaran virus covid 19, kita tidak melarang siapapun melakukan sosialisasi tapi kita juga tidak bisa toleransi jika itu membahayakan yang bisa berakibat terjadinya cluster baru” paparnya.

“Maka kita pun sudah semaksimal mungkin berlaku tegas terhadap penyelenggara maupun peserta untuk mentaati protocol kesehatan dalam setiap kegiatan apapun” tutupnya. (*)

Share

BERITA TERBARU