Connect with us

Lampung Selatan

Secara Swadaya, Kodim 0421 Lamsel Bersama Masyarakat Pasang Tiang Penyangga Dermaga Canti

Published

on

Hanuang.com – Anggota TNI AD dari Kodim 0421/Lampung Selatan (Lamsel), bersama masyarakat Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, bergotong royong memperbaiki dermaga Pelabuhan Canti yang hancur akibat diterjang Tsunami, Selasa, (26/02/19).

Setelah sepekan yang lalu melakukan pengecoran tiang beton penyangga dermaga, hari ini dilanjutin gotong-royong pemasangan tiang penyangga dermaga tersebut.

Dandim 0421/LS, Letkol Kav. Robinson Oktovianus Bessie, mengatakan bahwa pihaknya bersama-sama masyarakat melakukan gotong-royong memperbaiki kembali Dermaga Canti karena saat ini kondisi dermaga sudah tidak layak untuk dipakai sandar kapal maupun untuk penumpang yang melintas di dermaga tersebut.

“Kegiatannya sekarang memindahkan coran penyangga dermaga ini ke laut. Karena memang itu permintaan masyarakat pengguna dermaga ini harus diselesaikan dengan cepat,” kata Robinson.

Ia melanjutkan bahwa, ada 17 tiang penyangga yang dipasang oleh anggotanya dan masyarakat, setelah pemasangan tiang selesai, pihak Kodim juga nantinya akan kembali melakukan pengecoran untuk badan dermaga.

“Ada 17 tiang penyangga di pasang hari ini, tidak sampai sore mungkin selesai. Setelah terpasang kemudian akan di cor, kita kan kerjasama dengan PT. PP jadi nanti kita minta cor lagi dengan PP, karena ini kan swadaya,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya kepedulian dari TNI dan masyarakat tersebut, masyarakat dapat kembali menggunakan dermaga Canti seperti semula.

“Harapannya agar ekonomi berjalan seperti biasa semula sebelum rusak, khususnya pulau Sebesi dan masyarakat sekitar sini. Tadinya ada rencana dermaga ini dialihkan ke bom,” tutup dia. (Arya/Kurdy)

 1,968 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Babinsa Sidomulyo Bantu Warga Gotong-Royong Perbaikan Jalan Desa

Published

on

By

Hanuang.com – Sertu Pujianto anggota Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, ikut membantu masyarakat melakukan gotong-royong penimbunan badan jalan di Dusun 07 Bali Koga, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (03/03/21).

Sejak desember 2020 lalu hingga Maret 2021, curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa bagian badan jalan juga ikut rusak berlubang, tentunya atas kerusakan dibeberapa titik badan jalan menjadi penyebab hambatan lalu lintas masyarakat.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut, Pemerintah Desa melalui perangkat desanya dan masyarakat berupaya melakukan perbaikan perbaikan, dengan melakukan penimbunan pada titik jalan yang rusak berlubang, hal ini untuk meminimalisir pengguna jalan dari ancaman kecelakaan, selain itu pula untuk memudahkan dalam berlalu lintas.

Jalan poros dusun itu menghubungkan ke dusun lainnya hingga ke kantor desa Sidoharjo, sangat mendapat perhatian yang kuat dari segenap masyarakatnya, untuk bersama sama melakukan gotong-royong perbaikan jalan.

Sertu Pujianto mengungkapkan jangan selalu menunggu perbaikan dari Pemerintah, karena jalan ini adalah fasilitas umum, selagi masih bisa kita lakukan perbaikan perbaikan, mari kita sama sama lakukan, dan bila ke depan akan diperbaiki minimal kita sudah tidak merasa kesulitan saat melintas dijalan ini” ujarnya.

“Apapun yang kita kerjakan saat ini, anggaplah sebagai ibadah karena untuk kepentingan orang banyak, mudah mudahan setelah dilakukannya penimbunan badan jalan ini, bisa lancar berlalu lintas” tutupnya. (Arya)

 379 total views,  379 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kapten Limbong perintah Personel Bantu Desa Yang Terdampak Banjir

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), melakukan evakuasi barang-barang milik Pemdes Talangbaru, Rabu, (03/03/21) sekitar pukul 19.30 WIB.

Air hujan yang diperkirakan setinggi 50 Cm atau setinggi lutut orang dewasa ini, masuk kedalam kantor desa sehingga mengakibatkan barang-barang milik desa terendam air, termasuk berkas atau arsip pemerintah desa setempat.

Banjir dan genangan air musiman yang terjadi di Dusun I desa Talang Baru ini, juga menggenangi benerapa rumah warga, serta terjadi pohon yang roboh yang berada dipingir jalan lintas Sumatera, sehingga menghalangi lalu lintas kendaraan yang melintas.

Danramil 421-07/Sidomulyo, Kapten Kav Henri Limbong, langsung mengarahkan anggota Babinsa di wilayah Kecamatan Sidomulyo, yang telah terjadi banjir didusun I desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo Lamsel.

“Dalam Kejadian tersebut barang-barang milik pemerintah desa rusak dan basah akibat tergenang banjir yang masuk kedalam kantor ” tuturnya.

Selain itu banjir yang merupakan banjir musiman ini juga menggenangi beberapa rumah warga, serta terjadi pohon tumbang yang sempat menghalangi para pengendara yang melintas dijalan Sumatera tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Beruntung dalam kejadian tersebut anggota Babinsa koramil 421-07/Sidomulyo bersama warga sigap dan membantu pemerintah desa mengevakuasi barang milik desa, termasuk membersihkan pohon yang tumbang yang menghalangi para pengendara” ujarnya.

Sementara itu Babinsa Koramil 421-07/Sidomi mengatakan, Dari pantauan di lokasi, banjir musiman yang terjadi di Dusun I Induk desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo ini sudah menjadi langganan setiap musim penghujan.

“Karena selain tempat atau lokasi yang lebih rendah dengan badan jalan, juga saluran air yang sudah tidak berfungsi, sehingga air tidak lancar dan menggenang hingga ke rumah warga dan kantor desa setempat” pungkasnya. (Arya)

 366 total views,  366 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kecamatan Tanjung Bintang Jadi Musrenbang Pamungkas

Published

on

By

Hanuang.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang dimulai sejak 11 Februari 2021 lalu, berakhir. Kecamatan Tanjung Bintang jadi pamungkas kegiatan ini.

Di Kecamatan Tanjung Bintang, Musrenbang untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, digelar di kantor kecamatan setempat, Rabu (3/3/2021).

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP.

Hadir juga anggota DPRD dari daerah pemilihan 6, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, S.Sos, MM beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.Pada kesempatan itu, Nanang menyoroti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021 yang terpangkas hingga miliaran rupiah.

Hal itu kata Nanang, disebabkan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga berdampak terhadap besaran anggaran pembangunan yang dialokasikan oleh pemerintah daerah untuk seluruh kecamatan.

“Terkait anggaran ini jadi dilema. Bayangkan, kita terkena refocusing anggaran sekitar Rp.120 miliar oleh pemerintah pusat. Anggaran pembangunan di Kecamatan Tanjung Bintang dari Rp.50 miliar menjadi Rp.39 miliar tahun ini,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, pemangkasan itu juga berdampak terhadap besaran anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang dialokasikan pemerintah pusat.

Terkait adanya pemangkasan disejumlah pos anggaran itu, Nanang meminta aparatur pemerintah di desa, khususnya kepala desa bisa memakluminya.

“Ketika mau pelantikan kemarin, saya dengar kepala desa mau demo, tunjangannya turun. Ini bukan potong memotong, tapi kebijakan pemerintah pusat. Saya minta pengertian teman-teman kepala desa. Kita harus melihat kondisi bangsa ini,” tukas Nanang.

Nanang menambahkan, tahun ini Pemkab Lampung Selatan masih tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat memiliki tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan.

Apabila Covid-19 dapat terkendali, refocusing anggaran tidak akan terlalu besar. Dengan demikian keuangan daerah bisa sehat dan berbagai proyek yang telah dianggarkan di APBD akan bisa dieksekusi sesuai perencanaan, termasuk menaikkan tunjangan aparatur desa dan pembangunan lainnya.

“Tunjangan ini kebijakan kepala daerah, kalau keuangan sehat kita berikan. Saya ini mantan kepala desa, jadi paham kondisi kepala desa. Jangan kepala desanya gagah, rakyatnya sakit semua. Ini mesti ada pemahaman dan rasa nasionalisme ketika keadaan bangsa sedang seperti ini,” tandasnya. (Aziz)

 1,667 total views,  709 views today

Continue Reading

Trending Topic