Connect with us

Lampung Selatan

Saat Buka Sosialisasi Pengembangan & Implementasi E-Kinerja, Ini Pesan Nanang

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto membuka Sosialisasi Peraturan Kepegawaian, Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (Aplikasi e-kinerja) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Tahun 2019.

Sosialisasi yang dihadiri Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan itu, dilaksanakan di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Rabu (23/10/2019).

Dalam arahannya, Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang mengatakan, sosialisasi e-kinerja itu merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Sebab menurutnya, untuk meningkatkan kualitas sumber daya para Aparatur Sipil Negara (ASN), maka dibutuhkan inovasi-inovasi yang lebih efektif dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satunya melalui penerapan aplikasi e-kinerja tersebut.

“Ini (Aplikasi e-kinerja) dapat dijadikan sebagai media komunikasi dalam rangka peningkatan kapabilitas sumber daya Aparatur Sipil Negara agar menjadi lebih profesional dan mampu menjadikan Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki suatu sistem informasi bagi pimpinan untuk mengukur kinerja ASN,” kata Nanang.

Selanjutnya Nanang berharap, dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi kerjasama antara Pemkab Lampung Selatan dan Pemkot Bandung tersebut, ke depan dapat meningkatkan produktifitas kinerja pegawai, dan untuk mewujudkan ASN yang profesional sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi dan kerjasama dengan Pemkot Bandung ini, ada suatu perbaikan kinerja bagi ASN di Kabupaten Lampung Selatan. Tidak ada lagi kegiatan seremoni yang hanya menggugurkan kewajiban saja,” tukasnya.

Untuk itu, Nanang mengimbau, agar para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan, dapat memaksimalkan pelaksanaan aplikasi tersebut secara menyeluruh kepada ASN di unit kerjanya masing-masing.

Sehingga nantinya, aplikasi e-kinerja tersebut juga dapat diterapkan di seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya minta seluruh OPD mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan. Karena, mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman yang sekarang ini serba menggunakan aplikasi,” imbuhnya.

Sementara, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pemkab Lampung Selatan, Puji Sukanto menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan itu menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Pemkab Lampung Selatan dengan Pemkot Bandung yang tertuang dalam MoU bernomor : 1134.4/4264/ I.11/2018 dan Nomor : 119/4613-Bag.KS tanggal 14 Desember 2018 tentang Kerja Sama Antar Daerah.

Kemudian, Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 130/2312-Diskominfo dan Nomor : 800/565/IV.15/2018 tanggal 20 Desember 2018 tentang Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Smart City Kota Bandung di Kabupaten Lampung Selatan.

Serta Perjanjian Kerja Sama antara BKD Kabupaten Lampung Selatan dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Nomor : 800/852/PKS/V.05/2019 dan Nomor : 800/6913-bkpp/2019 tanggal 4 September 2019 tentang Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Manajemen Aparatur Sipil Negara Kota Bandung di Kabupaten Lampung Selatan.

“Maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pembaharuan peraturan-peraturan dibidang kepegawaian terutama terkait dengan penyusunan dan pembentukan regulasi penilaian kinerja ASN serta implementasi Aplikasi e-kinerja ASN,” terang Puji dalam laporan tertulisnya.

Adapun kata Puji, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari itu menghadirkan narasumber dari BKPP Kota Bandung yang dipimpin Kepala Bidang Evaluasi Kinerja, Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai Muhammad Hari Krismarjadi, beserta tim IT Kota Bandung.

“Peserta sosialisasi sebanyak 250 orang yang terdiri dari seluruh Kepala OPD dan pejabat yang bertugas menangani pengelolaan kepegawaian pada Unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Kepala Bagian Organisasi Pemkab Lampung Selatan ini. (Arya)

 2,258 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Polres Lampung Selatan Layani Vaksinasi Khusus Pelajar dan Mahasiswa

Published

on

By

Hanuang.com – Guna mensukseskan program pemerintah dalam percepatan pencegahan penularan covid-19, Polres Lampung Selatan terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat yang ada di bumi Khagom Mufakat ini.

Pelayanan vaksinasi oleh Korp Bhayangkara ini tidak hanya diberikan kepada warga masyarakat, namun para pelajar dan mahasiswa juga menjadi target pelayanan vaksin covid-19 yang dilaksanakan secara menyeluruh diseluruh wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

Setelah sebelumnya, Kamis (16/9/2021) sebanyak 450 dosis pertama diberikan pelayanan vaksinasi kepada para pelajar di SLTA di Kecamatan Bakauheni, saat ini Polres Lampung Selatan melanjutkan pelayanan vaksinasi kepada mahasiswa sebanyak 1.000 dosis pertama yang penyelenggaraannya dipusatkan di Klinik Polres Lampung Selatan.

“Kemarin kami melayani vaksinasi kepada para pelajar SLTA di Bakauheni, hari ini kami lanjutkan pelayanan kepada para mahasiswa sebanyak 1.000 peserta untuk dosis pertama” kata Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin, SIK, SH, M.Si , Jumat (17/9/2021) .

Percepatan vaksinasi ini dilakukan guna mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pencegahan penularan covid-19 diwilayah ini, sehingga diharapkan nantinya segera terbentuk Herd Immunitty diwilayah ini.

Sedangkan di Kecamatan Candipuro yang dipusatkan di Polsek Candipuro, pihaknya juga memberikan pelayanan vaksinasi dosis kedua sebanyak 1.000 dosis, dan diperkirakan akan dilaksanakan selama dua hari.

“Di Candipuro kami memberikan pelayanan Vaksinasi dosis kedua sebanyak 1.000 dosis, dan diperkirakan akan dilaksanakan selama dua hari” jelasnya.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi pihaknya bekerjasama dengan Ikatan dokter Indonesia (IDI) lampung Selatan yang siap mendukung pelaksanaan vaksinasi ini” tutupnya.

Ketua IDI Lampung Selatan dr Wahyu Wibisono menerangkan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya didukung sebanyak 7 dokter, yang selanjutnya setiap dokter akan memimpin Tim yang akan melaksanakan vaksinasi di seluruh Wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

“Diharapkan dengan percepatan pelayanan vaksinasi ini Herd Immunity di Lampung Selatan akan terbentuk, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya kembali seperti sediakala” pungkasnya. (*)

 970 total views,  970 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ini Daftar Sekolah di Lamsel Yang Akan Lakukan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP mulai 20 September 2021.

Sedangkan untuk tingkat SMA sederajat, pelaksanaan uji coba PTM juga akan dimulai pada Senin, 20 September 2021. Meskipun berada dibawah naungan provinsi, satuan pendidikan tingat SMA telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Lampung Selatan untuk melakukan uji coba PTM terbatas. 

Sementara itu, berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor : 800/2212/IV.02/2021 Tanggal 16 September 2021 telah ditetapkan Sekolah Pelaksana Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan

Rinciannya, sebanyak 32 Sekolah Tingkat Pertama (SMP), 34 tingkat Sekolah Dasar (SD), dan 34 tingkat PAUD yang akan melaksanakan PTM terbatas dengan durasi jam belajar yang berbeda. 

Untuk tingkat PAUD, durasi PTM berlangsung selama 2 jam pembelajaran tanpa istirahat. Tingkat SD dan SMP dalam kondisi khusus selama 3 jam pembelajaran tanpa istirahat.

Sedangkan untuk tingkat SMA, SMK, MA sederajat, PTM dilaksanakan selama 4 jam tanpa istirahat.

Sementara untuk tingkat MI, MTS maupun MA, belum terdata secara menyeluruh, karena sistem pelaporan harus terintegrasi ke pusat. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Selatan, H. Ashari mengatakan, saat ini baru MA Wati Iya Islamiyah Kecamatan Candipuro dan MA Al Ikhlas Kecamatan Tanjung Bintang yang sudah siap dan terintegrasi ke pusat.

“Yang lain sedang dalam proses. Insya Allah senin sudah ada perubahan, baik tingkat MI, MTS, maupun MA,” ujar H. Ashari.

Disisi lain, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tingkat SMA, Idhamsyah mengatakan, pihaknya telah siap melaksanakan uji coba PTM terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

“Kesiapan SMA Negeri untuk melaksanakan PTM terbatas sebanyak 56 sekolah. Dengan rincian 18 SMA Negeri dan 38 SMA Swasta,” kata Idhamsyah kepada Diskominfo Lamsel. 

Dilain pihak, Ketua MKKS Tingkat SMK, Harminto juga menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan uji coba PTM terbatas.

“Untuk SMK, sebanyak 57 sekolah tingkat SMK sudah siap memulai PTM terbatas pada Senin lusa. Dengan rincian SMK Negeri sebanyak 13 sekolah dan SMK Swasta ada 44 sekolah,” katanya 

Sementara itu, untuk memastikan pelaksanaan uji coba PTM terbatas dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto telah membentuk tim untuk melakukan monitoring ke masing-masing sekolah pelaksana uji coba.

Hal itu tertuang dalam Surat Bupati Lampung Selatan Nomor : 40/STC-19/2021 tanggal 16 September 2021 tentang Pemantauan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang ditujukan pada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan.

Nantinya, tim tersebut akan bertugas melakukan edukasi kepada jajaran Satuan Pendidikan agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan sesuai ketentuan dan dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat. 

“Kita memberlakukan PTM terbatas karena Lampung Selatan sudah memasuki zona kuning. Akan tetapi, kita tidak boleh lengah, tidak boleh eforia, pelaksanaan PTM terbatas harus tetap kita kontrol. Apakah benar-benar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” tegas Nanang Ermanto. 

Lebih lanjut Nanang mengatakan meskipun berada pada zona kuning, akan tetapi dalam setiap harinya masih ada masyarakat Lampung Selatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk itu, dirinya meminta kepada semua pihak terkait harus memastikan, apakah pelaksanaan uji coba PTM terbatas benar-benar telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

“Saya tidak ingin pelaksanaan PTM menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Maka saya perintahkan kepada seluruh Kepala OPD untuk memonitor secara langsung pelaksanaan PTM di tiap-tiap Kecamatan. Apakah benar-benar menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Jika ada yang melanggar, kita hentikan,” tandasnya. (*)

 968 total views,  967 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Ziarah ke Makam Karullah Hulubalang di Desa Hara Banjarmanis

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melakukan ziarah ke makam Pangeran Karullah Hulubalang di Desa Hara Banjarmanis, Kecamatan Kalianda, Jumat (17/9/2021).

Dalam kunjunganya, Nanang Ermanto turut didampingi sejumlah pejabat daerah setempat. 

Nampak hadir Pelaksana tugas Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhadi, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Feri Bastian.

Saat melakukan ziarah, rombongan Bupati Lampung Selatan juga turut didampingi keluarga dari keturunan Pangeran Karullah Hulubalang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan dan rombongan melakukan doa bersama di Pusara Pangeran Karullah Hulubalang.

Selepas berdoa, Nanang Ermanto berjanji akan membangun jalan menuju arah pemakaman Pangeran Karullah Hulubalang. 

Dihadapan keluarga Pangeran Karullah Hulubalang, Nanang langsung memerintahkan pejabat terkait agar segera menurunkan alat berat untuk melebarkan jalan tersebut. 

“Saya minta dalam waktu dekat pembangunan jalan menuju area pemakaman sudah dikerjakan,” ujar Nanang.

Sementara, menurut informasi warga setempat, Pangeran Karullah Hulubalang merupakan tokoh adat Desa Hara Banjarmanis yang hidup di tahun 1817. 

Semasa hidupnya, sang Pangeran Karullah Hulubalang sangat dihormati dan disegani masyarakat sekitarnya, terutama masyarakat Adat Legun. 

Pada masanya, Pangeran Karullah Hulubalang juga merupakan tokoh pejuang yang ikut mempertahankan tanah Lampung dari penjajahan bangsa asing. (*)

 979 total views,  979 views today

Continue Reading

Trending Topic