Connect with us

Lampung Selatan

Kabupaten Lamsel Kembali Raih WTP Empat Kali Berturut-Turut

Published

on

Hanuang.com – Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Kali ini opini tersebut diberikan atas Laporan Pengelolaan Keuangan Daerah (LKPD) pada tahun 2018.

Raihan ini menjadi yang ke empat kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan juga berhasil mendapat predikat WTP atas LKPD pada 2015-2017.

Pada tahun 2019, Kabupaten Lampung menjadi salah satu kabupaten yang memperoleh WTP dari bersama kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung yakni, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Mesuji, Tulang Bawang Barat dan Pesisir Barat.

Opini WTP tersebut diterima Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Sunarto, pada Selasa siang, 28/5/2019. Acara penyerahan penghargaan itu berlangsung di Auditorium Lantai III, BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung.

Pantauan tim ini, turut hadir juga mendampingi Plt Bupati Lampung Selatan menerima Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD dari BPK RI, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan Hj. Roslina.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Sunarto menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan kabupaten/kota di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2018. Dari hasil itu kata dia, terdapat tujuh kabupaten/kota yang memperoleh predikat WTP dan WDP.

“Adapun dari Laporan Hasil Pemeriksaan yang telah kami lakukan, Kabupaten Lampung Selatan meraih opini WTP, Lampung Utara WTP, Kota Bandar Lampung WTP, Lampung Timur WTP, Mesuji WDP, Tulang Bawang Barat WTP dan Pesisisr Barat memperoleh WDP,” ungkap Sunarto.

Dalam kesempatan itu, Sunarto juga mengapreasiasi Kabupaten Lampung Selatan atas implementasi dan rencana aksi yang telah dilakukan kabupaten yang saat ini dipimpin oleh Nanang Ermanto.

“Kami mengapresiasi Implementasi Rencana Aksi yang telah dilakukan Kabupaten Lampung Selatan selama ini, sehingga dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian yang diraih di tahun 2017 dan berlanjut untuk tahun 2018,” kata Sunarto.

Sementara, Plt Bupati Lampung menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPK yang telah melakukan pemeriksaan terhadap LKPD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2018. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih maksimal dan lebih baik lagi kedepan,” ujar Nanang.

Nanang juga mengatakan, raihan itu merupaka hasil kerja keras semua pihak. Mulai jajaran pemerintahan di tingkat bawah, hingga kepala OPD di tingkat kabupaten. Hal itu juga menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keuangan yang dilakukan pihaknya berjalan di koridor yang benar.

Dirinya juga berharap, dengan opini WTP, pemerintah daerah semakin terpacu untuk bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan.

“Alhamdulillah, ini merupakan berkah Ramadahan bagi Kabupaten Lampung Selatan. Transparasi pengelolaan keuangan selalu diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” katanya. (Arya)

 3,643 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Penguatan Tusi Pengamanan, Kalapas Kalianda : ‘Petugas Harus Memiliki Integritas dan Komitmen’

Published

on

By

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Penguatan Tusi kepada Petugas Pengamanan Lapas Kalianda di Aula Lapas Kalianda, Rabu (16/6).

Kegiatan digelar secara Interna dengan tetap memperhatikan Prosedur Protokol Kesehatan Pencegahan Covid – 19, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan.

Dalam kegiatan, Pemaparan Penguatan Tusi Pengamanan dilakukan oleh Kepala Lapas, Dr. Tetra Destorie, Ka. KPLP, dan Kasi. Kamtib Lapas Kalianda.

Dr. Tetra Destorie memaparkan bahwa Petugas Pengamanan harus memiliki integritas dan komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Petugas Pengamanan harus memiliki Integritas dan Komitmen, supaya bisa berhasil dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemeliharaan tata tertib di Lapas,” papar Kalapas.

“Karena dengan Integritas dan Komitmen menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin, serta membuat lahirnya kepercayaan, sehingga tujuan kita di bidanh Pengamanan bisa berhasil,” tambahnya.

Dengan Penguatan Tusi Pengamanan, dirinya percaya bahwa Gangguan Keamanan dan Ketertiban bisa diantisipasi sedini mungkin oleh Petugas Pengamanan.

“Sekecil apapun bentuk Gangguan Kamtib harus diantisipasi sedini mungkin, sehingga Lapas kita jadi aman dan kondusif. Saya yakin dan percaya kepada Petugas Pengamanan kita untuk bisa menanggulangi hal tersebut,” tutup Dr. Tetra Destorie. (*)

 137 total views,  137 views today

Continue Reading

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 266 total views,  266 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Sragi, Babinsa Palas Gotong-Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil Palas, menggelar gotong-royong dalam membangun dan melakukan pengecatan fasilitas Umum di desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (16/06/21).

Hal itu dilakukan oleh Serda Anwar dan 4 Personil anggota Koramil 421-08/Palas yang melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong-royong adalah salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan/persatuan, guyup, dan penuh kekeluargaan” beber Serda Anwar.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini saya bersama warga masyarakat ds Baktirasa Kecamatan Sragi melakukan pembangunan dan pengecetan fasilitas umum supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas umum dengan nyaman” tutupnya. (*)

 261 total views,  261 views today

Continue Reading

Trending Topic