Connect with us

Bandar Lampung

Zainudin Hasan Merasa Tidak Tahu Adanya Aliran Uang Ke Hendry Rosyadi

Published

on

Hanuang.com – Sidang Kasus Suap Fee Proyek Dinas PUPR Lampung Selatan (Lamsel) dengan terdakwa Bupati Lamsel Non Aktif Zainudin Hasan digelar di Ruang Garuda, Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin, (14/01/19).

Sidang tersebut yakni mengagendakan keterangan dari saksi-saksi.

Sedikitnya ada tujuh orang saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut yakni diantaranya, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi, Kadis Pendidikan Lamsel, Thomas Amrico, Kadis Ketenagakerjaan Lamsel, Hermansyah Hamidi, Kabid Pengairan PUPR Lamsel, Syahroni, beserta Anjar Asmara dan Agus Bhakti Nugroho (ABN).

Sebelumnya dalam keterangan saksi ABN yang mungkin dianggap canggung oleh Hakim anggota terkait pemberian uang kepada Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi sebagai uang Ketuk Palu.

“Itu uangnya dalam kardus, anda sendiri yang mengantarkan, anda sendiri yang menaikkan mobil, terus anda sendiri yang mengendarai mobil, dan anda sendiri yang menyerahkan” cecar Hakim Anggota kepada ABN.

“Iya yang mulia, uangnya dari bapak (Zainudin Hasan_red), secara dua tahap, yang pertama dirumah Dinas dan yang kedua dirumah Bani Hasan Kedaton” ungkap ABN.

Sekitar pukul 19.45 WIB, Ketua Majelis Hakim, Mien Trisnawati, memberikan kesempatan kepada kuasa hukum dan terdakwa (Zainudin Hasan_red) untuk menyanggah jawaban dari para saksi jika menurut terdakwa tidak benar, setelah digelar pemeriksaan alat bukti yang dibawa oleh JPU KPK RI dengan berisikan keterangan barang bukti dan keterangan para saksi.

Dimana diakhir persidangan, Ketua Majelis Hakim, Mien Trisnawati mempersilahkan kepada Terdakwa Zainudin Hasan untuk membantah jika keterangan saksi dianggap tidak benar.

“Itu bagaimana dengan bantahan saudara saksi Hendry Rosyadi selaku Ketua DPRD Lamsel, yang membantah tidak pernah menerima uang senilai Rp. 2,5 Milyar dari Anda (Zainudin_red) melalui ABN?” jelas Mien Trisnawati.

Dengan wajah heran terdakwa Zainudin Hasan menjawab seolah tidak tahu perkara akan uang tersebut, dimana menurut keterangan saksi ABN uang Rp. 2,5 Milyar tersebut dari Zainudin untuk Hendry.

“Kalau itu saya tidak tahu yang mulia, itu urusan Agus BN dan Anjar,” terang Zainudin.

“Saya hanya keberatan dengan keterangan tiga orang ini saja yang mulia (ABN, Anjar Asmara, Syahroni_red)” tambah Zainudin Hasan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Sidang yang berjalan cukup lama tersebut yakni dimulai pukul 10.00 WIB berakhir pada pukul 19.45 WIB. (Arya)

 7,130 total views,  5 views today

Bandar Lampung

Ini Jumlah Anggaran Tanggap COVID-19 Se-Lampung

Published

on

By

Hanuang.com – Pemprov Lampung bersama seluruh Pemkab/kota menaikkan anggaran darurat COVID-19 hingga mencapai Rp. 632 Milyar untuk menyelamatkan masyarakat Sang Bumi Khua Jukhai dari wabah Corona.

Untuk Pemerintah Provinsi Lampung sedikitnya menganggarkan Rp. 246 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung dan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

”Jadi dengan melihat jumlah masyarakat Lampung yang mencapai 9 juta jiwa, Pemprov Lampung menyiapkan dana dari APBD sebesar Rp135 miliar dan APBN Rp111 miliar,” terang Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang dikutip dari koran editor.

“Lalu, dari sisi keprotokolan kesehatan juga harus jelas. Jangan sampai, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangka menengah kita harus memperhatikan hal-hal yang berdampak pada ekonomi, kemanan dan politik. Bersama Pak Kapolda, saya telah berkoordinasi dengan satgas pangan nasional dan daerah. Alhamdulilah Lampung kaya sumber daya alam dan kita sampai April bahkan Mei pangan terjaga,” tegasnya.

Tak hanya Pemerintah provinsi Lampung saja, Pemkab yang ada di Lampung, secara serentak menaikkan Anggaran tanggap darurat COVID-19. Hal itu terbukti saat para bupati dan jajarannya melakukan vicon dengan gubernur.

Ini anggaran tanggap darurat COVID-19 di Provinsi & Kabupaten Se-Lampung :

  1. Anggaran Pemprov Lampung Rp. 246 Milyar
  2. Anggaran Kabupaten Lampung Tengah Rp. 70,8 Milyar
  3. Anggaran Kabupaten Lampung Selatan Rp. 56 Milyar
  4. Anggaran Kabupaten Tanggamus Rp. 54,83 Milyar
  5. Anggaran Kabupaten Way Kanan Rp. 40,345 Milyar
  6. Bandar Lampung Rp. 30 Milyar
  7. Anggaran Kota Metro Rp. 29 Milyar
  8. aAnggaran Kabupaten Pringsewu Rp. 17 Milyar
  9. Anggaran Kabupaten Tulang Bawang Rp. 16 Milyar
  10. Anggaran Kabupaten Lampung Timur Rp. 14,9 Milyar
  11. Anggaran Kabupaten Lampung Barat Rp. 14 Milyar
  12. Anggaran Kabupaten Tulang Bawang Barat Rp. 14 Milyar
  13. Anggaran Kabupaten Pesisir Barat Rp. 10 Milyar
  14. Anggaran Kabupaten Lampung Utara Rp. 8,8 Milyar
  15. Anggaran Kabupaten Pesawaran Rp. 5,5 Milyar
  16. Anggaran Kabupaten Mesuji Rp. 5,4 Milyar

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, anggaran tersebut diperuntukkan dalam menangani COVID-19 mulai dari sisi Kesehatan, Ekonomi, dan dampak Sosial. Dan akan berubah naik/turun sesuai kebutuhan. (Arya)

 1,538 total views,  5 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Peduli Covid-19, Golkar Lampung Serahkan Bantuan APD Untuk Tenaga Medis

Published

on

By

Hanuang.com – Merebaknya Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia menjadi perhatian serius baik bagi Pemerintah Pusat, tak terkecuali bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

Oleh sebab itu, dalam rangka mendukung Pemerintah mempercepat pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Lampung, DPD Partai Golkar Provinsi Lampung memberikan bantuan berupa APD (Alat Pelindung Diri) untuk Tenaga Medis, sebanyak 200 set, yang di serahkan oleh Fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H.Ismet Roni, SH, MH didampingi Drs.H.Azwar Yacub kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Lampung, melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes, dan disaksikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, yang juga Gubernur Lampung selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, Senin (6 April 2020).

Fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H.Ismet Roni, SH, MH mengatakan gerakan Partai Golkar Peduli Covid-19 dilaksanakan secara menyeluruh oleh DPD Partai Golkar 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung, dan oleh Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota, berupa penyemprotan Disinfectant, serta pembagian Masker dan Hand Sanitizer kepada masyarakat. Kegiatan ini masih terus berlangsung.

“Bantuan ini merupakan Swadaya dari Kader-Kader Partai Golkar yang mendukung upaya Pemerintah mencegah penyebaran dan menangani Virus Corona khususnya di Provinsi Lampung, dan pemberian APD tersebut juga sebagai bentuk dukungan Partai Golkar kepada petugas medis sebagai garda terdepan dalam pencegahan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung,” ujar Ismet Roni.

Pada kesempatan itu juga, Ismet Roni menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya kepada para Tenaga Medis Pahlawan Bangsa yang meninggal dunia saat bertugas menangani Pasien yang terserang Virus Corona, serta mengajak semua pihak untuk bersinergi, bersatu padu dan saling bahu-membahu bersama Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Lampung.

“Bersama kita bergotong royong memutus rantai penyebaran Virus Corona Khususnya di Provinsi Lampung, dan berdoa semoga kondisi yang terjadi akibat Covid-19 ini segera teratasi dan berakhir, ” pungkas Ismet.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Reihana. M.Kes menyambut baik bantuan dan dukungan DPD Partai Golkar Provinsi Lampung dalam rangka turut serta mendukung Pemerintah dalam mencegah dan menangani Covid-19 di Provinsi Lampung.

Reihana juga menjelaskan, pencegahan penyebaran Covid-19, membutuhkan tindakan nyata melalui gerakan dan kesadaran seluruh warga masyarakat agar wabah tersebut dapat segera diatasi.

“Semua unsur harus bergerak untuk memutus rantai Virus Covid-19 dengan aksi nyata kita bersama, dan mematuhi anjuran Pemerintah seperti menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah, tanpa kecuali. Tetap berada di rumah, menjaga jarak aman, sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga kebersihan dan pola hidup sehat serta melaksanakan protokol kesehatan,” pungkas Reihana. (Arya)

 816 total views,  5 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Cegah Penyebaran COVID-19, Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Simpul-Simpul Transportasi

Published

on

By

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, Saat Melakukan Pengecekan Disejumlah Tempat Di Provinsi Lampung

Hanuang.com – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 melalui Simpul-Simpul Transportasi publik, Komisi IV DPRD Provinsi Lampung berperan aktif dengan melakukan kunjungan kerja langsung ke beberapa Simpul Transportasi yang merupakan pintu-keluar masuk ke wilayah Provinsi Lampung, guna mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung melakukan percepatan penanganan dan pencegahan Virus Corona Desease (Covid-19) di Provinsi Lampung, Selasa (31/3/2020).

Selain itu tujuan kunjungan kerja tersebut, adalah melaksanakan Pemantauan, Konsolidasi, dan Koordinasi dengan para Penyelenggara Simpul Transportasi mengenai pelaksanaan Protokoler Kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung, baik Standar Oprasional Pelaksanaan (SOP), Kelengkapan Peralatan, dan SDM maupun kendala masalah dilapangan.

Kunjungan Kerja tersebut, di pimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra didampingi Kadis Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Ahmad Iswan Hendi Caya, dan para Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung yakni, Nurul Ikhwan, Fahrorrozi, Azwar Yacub, Midi Iswanto, Budiman AS, Budi Yuhanda, Mardiana, A. Mufti Salim, Semin, Abdulah Surajaya, Oktarijaya, dan Sony Setiawan.

“Dari hasil Kunjungan Kerja tersebut, bahwa penyelenggaraan Protokoler Kesehatan dan SOP setiap Simpul Transportasi yang dikunjungi dalam upaya pencegahan Covid-19 sudah berjalan dengan baik, dan Komisi IV DPRD Provinsi Lampung mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang telah dilaksanakan oleh Gubernur Lampung Bapak Ir. H. Arinal Djunaidi beserta jajaran dalam upaya mengantisipasi penyebaran dan pencegahan Covid-19 di Provinsi Lampung, dan kita berharap wabah pendemi Covid-19 segera berakhir,” ujar TEC.

Dalam Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ke Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, H.Tony Eka Candra beserta rombongan, diterima langsung oleh Manager Angkutan dan Fasilitas Deffi Patra Jaya beserta jajaran, lalu di Terminal Rajabasa diterima langsung oleh Kepala Terminal Denny Wijdan, dan jajaran, di Pool Damri Rajabasa diterima langsung oleh General Manager Perum Damri Cabang Bandar Lampung Suranto dan jajaran, kemudian di Bandara Radin Inten II rombongan di terima oleh Assistant Manager of Airport Operation And Service Fuyri Stella Arisafitri dan Dokter pelayanan Aziz Ari Wibowo beserta jajaran, berlanjut ke Pelabuhan Bakauheni rombongan di terima langsung oleh General Manager PT. ASDP Cabang Bakauheni Kapt. Solikin beserta jajaran, terakhir ke Pelabuhan Panjang rombongan diterima langsung oleh General Manager PT. Pelindo II Drajat Sulistyo dan Kepala KSOP kelas I Panjang Andi Hartono beserta jajaran.

IMG-20200401-WA0065 Cegah Penyebaran COVID-19, Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Simpul-Simpul Transportasi

Adapun fasilitas, kelengkapan peralatan, SDM, dan pelaksanaan Protokoler Kesehatan disetiap Simpul Transportasi yang dikunjungi, Tony menegaskan secara umum dapat dikatakan baik, dan berjalan sesuai dengan petunjuk dari Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

Adanya Media Sosialisasi mengenai Covid-19 dan upaya pencegahan penularan Covid-19 di Wilayah Kerja, penumpang yang masuk dan keluar melalui Chamber Disinfektan (Bilik Sterilisasi), adanya penempatan Hand Sanitizer, pengukuran suhu tubuh bagi seluruh petugas dan penumpang dengan menggunakan Thermo Scheener Ultra red atau Thermogun, penyiapan wastafel dan sabun cuci tangan, penerapan optimal/social/distancing pada antrian, rutin dilakukan penyemprotan Disinfektan dilingkungan kerja secara periodik, penyiapan petugas khusus untuk mengurai kerumunan penumpang, serta adanya Tenaga Kesehatan dari Kantor Kesehatan dan Pelabuhan (KKP) atau Tenaga Kesehatan Internal, penyiapan Ruang Isolasi untuk antisipasi jika ditemukan penumpang dengan gejala Covid-19.

“Di Pelabuhan penyebrangan Bakauheni, telah dipasang Springkle Desinfektan pada pintu keluar untuk semua kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih yang keluar kapal dan kendaraan yang lalu lalang di Pelabuhan. Khusus di Pelabuhan Internasional Panjang untuk kapal asing yang bongkar muat, pengecekan Protokoler Kesehatan dikelola diatas kapal yang parkir 2,5 mil dari Pelabuhan oleh petugas KKP didampingi oleh petugas KSOP dan PT. Pelindo, dan terhitung sejak tanggal 31 Maret 2020 telah dikeluarkan Surat Edaran Nomor UM.006/8/20/KSOP-pjg-20, Tentang Penanggulangan Bencana Covid-19 di Wilayah Kerja Pelabuhan Panjang, yang intinya bagi kapal asing dan kapal domestik selama berada di wilayah Pelabuhan Panjang Kru Kapal tidak diijinkan turun dari kapal. untuk makan minum kru kapal disiapkan oleh agen,” jelas TEC.

TEC menghimbau, agar masyarakat Lampung untuk tidak panik menghadapi pandemi Covid-19, karena menurutnya Pemerintah Provinsi Lampung beserta Pemerintah Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung bersama Tim Gugus Tugas, sudah berikhtiar melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.

“DPRD Provinsi Lampung khususnya Komisi IV DPRD Provinsi Lampung mendukung sepenuhnya kebijakan terbaik Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Kota dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung. Kita berharap dan sama-sama berdoa kehadapan Allah SWT, Tuhan YME, agar wabah pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkas TEC. (Arya)

Baca Juga…!!!

 1,423 total views,  5 views today

Continue Reading

Trending Topic