Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Warga Cium Bau Belerang, Semalam Krakatau Meletus 13 Kali
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Warga Cium Bau Belerang, Semalam Krakatau Meletus 13 Kali

Redaksi
Last updated: 4 Januari 2019 10:28
Redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai tengah malam hingga pagi tadi tercatat ada 13 letusan dengan durasi/waktu yang berbeda-beda, Jum’at, (04/01/18).

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) letusan terjadi dalam kurun Pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

“Jumlah letusan 13 kali, Amplitudo 15-22 mm, dengan durasi 40-110” tulis PVMBG dalam situs resminya.

“Tremor Menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 2-21 mm (dominan 6 mm), suhu udara di sekitar GAK sekitar 25-26 °C dengan kelembaban udara 91-94%” dalam Rilis situs resmi tersebut.

Sebelumnya banyak masyarakat dan netizen bertanya-tanya akan adanya bau belerang yang tercium di wilayah Pesisir, Kalianda, & Rajabasa. Dimana kemungkinan bau tersebut berasal dari letusan GAK.

Diketahui ketinggian GAK telah mengalami perubahan pasca erupsi, semula ketinggiannya yakni 338 Meter, dan kini ketinggiannya hanya tinggal 110 Meter. (Arya)

Bupati Lamsel Ikuti Senam Jantung Sehat di Kecamatan Sragi
15 Ribu Ikan Nila Ditebar Di Kolam Areal Rumdin Bupati Lamsel
Pasca Pilkada, Babinsa Lamsel Kembali Komsos Kesatuan Kepada Masyarakat
Inilah Tarif Layanan Kapal Eksekutif Yang Berlaku Mulai Kamis Dini Hari
Polsek Sragi Bekuk Pelaku Maling Dalam Rumah Warga
TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Hunian Tetap Korban Tsunami Akan Dibangun Di Desa Kedaton
Next Article Pengungsi Tsunami Mulai Terserang DBD, Pihak Kesehatan Langsung Lakukan Fogging
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?