Hanuang.com – Komitmen membangun kolaborasi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika kembali digaungkan melalui ruang dialog yang diselenggarakan LPPL DBFM 94.0 FM Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Senin (29/6/2026).
Mengusung tema “Sinergi Pemberantasan Narkoba di Lampung Selatan untuk Menyelamatkan Generasi Bangsa”, dialog tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam pencegahan narkoba.
Dipandu host Ratu, program dialog disiarkan secara langsung melalui frekuensi radio DBFM serta disiarkan melalui kanal media sosial resmi, yakni Facebook, TikTok, dan Instagram, sehingga pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Ketua Granat Lampung Selatan, Rusman Effendi, menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan masalah serius yang tidak dapat ditangani oleh pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan dapat berjalan efektif.
“Persoalan ini membutuhkan sinergi dari berbagai pihak serta kolaborasi dari semua lini untuk berperan aktif melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika atau narkoba,” ujar Rusman.
Keprihatinan terhadap kondisi generasi muda menjadi alasan utama Granat terus bergerak di bidang pencegahan. Rusman mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba telah memberikan dampak nyata terhadap kesehatan fisik maupun psikologis para penggunanya. Bahkan, ia mengaku prihatin karena di desa kelahirannya mulai banyak generasi muda yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Rusman menjelaskan, Granat lebih memfokuskan perannya pada upaya preventif melalui edukasi dibandingkan penindakan hukum. Sosialisasi tentang bahaya narkoba terus dilakukan secara berkelanjutan kepada berbagai kalangan.
“Granat melakukan edukasi mulai dari anak remaja seperti pelajar hingga mahasiswa, bahkan kepada masyarakat umum,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rusman menilai Kabupaten Lampung Selatan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Letak geografisnya sebagai gerbang penghubung Pulau Jawa dan Sumatera menjadikan wilayah ini strategis sekaligus rentan dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika.
Melalui ruang dialog tersebut, Granat berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian dan keberanian untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba. Sebab, menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. (Arya)