Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Pemkab Lamsel Hadiri Rakor Percepatan Realisasi APBD TA 2022
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Hadiri Rakor Percepatan Realisasi APBD TA 2022

redaksi
Last updated: 20 Juni 2022 18:10
redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Staf Ahli Bidang Keuangan Setdakab. Lampung Selatan, Yusri S.E., M.M, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, secara virtual dari ruang Sekda kantor Bupati setempat, Senin (20/06/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) itu diikuti seluruh Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia secara virtual melalui aplikasi Zoom meeting.

Rakor tersebut dalam rangka percepatan realisasi APBD tahun 2022, untuk mendorong pemulihan ekonomi, pelaksanaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro mengatakan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, anggaran yang sudah diperuntukkan yang tertuang dalam APBD, maka harus disadari bahwa anggaran itu untuk menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

“Jika kita segera realisasikan APBD dengan benar, maka akan bergeraklah roda perekonomian Indonesia, karena anggaran kita bisa mengalir ditengah-tengah masyarakat untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan APBD itu,” Ujar Sekjen Kemendagri itu.

Suhajar Diantoro juga menuturkan, dari seluruh Kabupaten yang ada di Indonesia, ada 10 daerah yang masuk ke dalam persentase realisasi belanja APBD tertinggi Kabupaten se-Indonesia terhitung per bulan Mei tahun 2022, termasuk diantaranya Lampung Selatan.

“Jadi kalo kita liat ini berartikan kita bisa. Ada dari Kabupaten Kota Baru, Kabupaten Pati, kemudian ada juga Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda yang dekat dengan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, itu bagus masuk juga kedalam 10 daerah tertinggi. Artinya, semuanya kita akan mampu dan bisa, kalau kita mau usaha,” tutur Suhajar Diantoro.

Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Drs. Agus Fatoni. M.Si menjelaskan, tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi ini untuk menyatukan langkah dan strategi percepatan realisasi APBD Tahun 2022 guna menstimulus pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Selain itu untuk memberikan gambaran hasil analisa dan evaluasi realisasi APBD 3 tahun terakhir 2020, 2021 dan 2022, termasuk informasi beberapa pemerintah daerah yang realisasi belanjanya rendah atau di bawah rata-rata,” jelas Agus.

Lebih lanjut, Agus Fatoni berharap, daerah melakukan percepatan penyerapan APBD dapat dimaksimalkan kembali dengan memonitor langsung seperti melalui rapat kordinasi secara periodik atau berkala.

“Provinsi tertinggi realisasi pendapatan yakni Provinsi Bangka Belitung, Banten, Sumatera Barat dan Jawa Barat dan seterusnya, sedangkan untuk Kabupaten/Kota untuk realisasi pendapatan tertinggi yakni Bangka Selatan, Jembrana, Kota Baru, dan seterusnya ini masih bisa kita optimalkan kembali,” harap Dirjen Keuda Kementerian Dalam Negeri itu. (Hy/Nsy)

TAGGED:APBDLampung SelatanPemkab Lamsel
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Tim Penilai Provinsi Lampung Didampingi Bupati Lamsel Kunjungi Desa Srikaton
Next Article PT ASDP Bersama Pemprov Lampung Terus Pacu Pembangunan Bakauheni Harbour City
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Desa Ketapang Dapat Bantuan 600 Juta Lebih Dari Dirjen KKP RI
Kapolri Pastikan Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi
Pengurus PJSI Lamsel Audiensi Dengan Nanang Ermanto
Pemkab dan Kejari Lamsel Teken MoU Terkait Penanganan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
KPU Gelar Pleno Terbuka DPHP & DPS, Ini Jumlah DPS Beserta TPS Se-Lamsel
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?