Hanuang.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar open donasi bagi korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan penggalangan donasi tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DWP Lampung Selatan di Aula PKK Lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (18/12/2025).
Open donasi ini melibatkan seluruh pengurus dan anggota DWP, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, serta mendapat dukungan dari para tamu undangan yang hadir. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan open donasi ini merupakan wujud nyata peran sosial Dharma Wanita Persatuan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.
“Musibah banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua. Melalui open donasi ini, DWP Lampung Selatan ingin berbagi dan meringankan beban para korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepedulian sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai yang dijunjung oleh Dharma Wanita Persatuan, sejalan dengan semangat HUT ke-26 untuk menebar manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Wakil Penasehat DWP Lampung Selatan, Reni Apriani Syaiful Anwar, juga mengapresiasi antusiasme dan solidaritas anggota DWP dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi donasi ini mencerminkan kepekaan sosial dan semangat gotong royong perempuan dalam membantu sesama.
“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan bersama-sama akan menjadi kekuatan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Melalui kegiatan open donasi ini, DWP Lampung Selatan berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para korban banjir, sekaligus menegaskan komitmen DWP sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga responsif terhadap persoalan kemanusiaan dan sosial. (Arya)