Connect with us

Lampung Selatan

Nanang Ermanto Ngantor Di PT. Indomina Langgeng Sejahtera, Ada Apa Ya…???

Published

on

Hanuang.com – Sebagai upaya efektivitas kinerja dan efisiensi waktu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto “ngantor” di PT Indomina Langgeng Sejahtera yang berlokasi di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang.

Ngantornya orang nomor satu di kabupaten pintu gerbang Jawa-Sumatera diluar kantor bupati itu bukan berarti ada peristiwa atau kejadian luar biasa. Pasalnya, dihari tersebut banyak agenda bupati yang berlokasi di seputaran wilayah Kecamatan Tanjung Bintang.

“Saya merasa bangga dan terhormat, karena tempat kami dijadikan sebagai pusat kegiatan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan hari ini,” ujar General Manager (GM) PT. Indomina Langgeng Sejahtera, Thomas dihadapan Plt Bupati Lampung Selatan, Senin (14/10/2019).

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan menjadi yang pertama melakukan audiensi dengan Plt Bupati Lampung Selatan dilokasi itu.

Rombongan BNN yang dipimpin langsung Kepala BNN Lampung Selatan, AKBP Ikhlas, SP, MH, diterima Plt Bupati berserta sejumlah pejabat utama Pemkab Lampung Selatan.

Dalam audiensi itu, AKBP. Ikhlas, SP, MH, yang baru menjabat Kepala BNN Lampung Selatan sejak 2 September 2109 lalu, memaparkan rencana program kerja BNN kedepan.

Utamanya menjalin koordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan dalam rangka pencegahan, peredaran, dan pemakaian narkoba di wilayah hukum Kabupaten Lampung Selatan.

Ikhlas juga memaparkan rencananya untuk membentuk “desa bersinar” yakni desa yang bersih dari norkoba serta memberikan pemahaman yang benar tentang rehabilitasi narkoba.

“Selain program desa bersinar, BNN Lampung Selatan juga mempunyai program 3, 6, 12 dalam merehabilitasi pecandu narkoba. Dari hasil yang telah berjalan, mayoritas korban kecanduan narkoba bisa pulih kembali setelah menjalani rehabilitasi selama 6 bulan,” tutur Ikhlas.

Dikesempatan itu, Ikhlas menerangkan masih banyak masyarakat khususnya bagi pengguna narkoba, tidak mengetahui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).

Dimana kata dia, dengan IPWL tersebut maka keluarga korban bisa merehabilitasi pengguna narkoba supaya sembuh, bahkan sedikit kemungkinan untuk dibawa ke ranah hukum.

“Selama ini banyak pemahaman keliru dari masyarakat. Sebenarnya jika masyarakat melaporkan dirinya telah menggunakan narkoba dan minta direhabilitasi, maka ini harus kita lindungi dan rehabilitasi. Karna sesungguhnya yang bersangkutan adalah korban. Dan proses rehabilitasi ini tidak dipungut biaya, semuanya gratis,” tutur Ikhlas.

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyambut baik dan sangat mendukung rencana maupun program yang akan dilakukan BNN.

Karena menurutnya, saat ini bangsa Indonesia sudah darurat narkoba. Dan hal itu tentunya sangat mengkhawatirkan, khususnya terhadap generasi penerus bangsa.

“Kebetulan kita juga ada kegiatan turun ke desa melalui kegiatan Jumat bersih. Dimana kami semua bergotong royong didesa itu. Nanti BNN bisa bergabung dengan kami untuk memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat,” ujar Nanang.

Usai audiensi, dilokasi serupa, Nanang Ermanto juga berkesempatan membuka kegiatan pembinaan peningkatan kapasitas aparatur desa dan anggota badan permusyawaratan desa dari Kecamatan Tanjung Bintang. (Arya)

 4,181 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Di Sragi, Babinsa Palas Gotong-Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil Palas, menggelar gotong-royong dalam membangun dan melakukan pengecatan fasilitas Umum di desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (16/06/21).

Hal itu dilakukan oleh Serda Anwar dan 4 Personil anggota Koramil 421-08/Palas yang melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong-royong adalah salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan/persatuan, guyup, dan penuh kekeluargaan” beber Serda Anwar.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini saya bersama warga masyarakat ds Baktirasa Kecamatan Sragi melakukan pembangunan dan pengecetan fasilitas umum supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas umum dengan nyaman” tutupnya. (*)

 10 total views,  10 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Balitbang Lamsel Akan Gelar Sosialisasi Penginputan Data Inovasi Daerah

Published

on

By

Hanuang.com – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Lampung Selatan akan mengadakan sosialisasi penginputan data inovasi daerah. Kegiatan itu dalam rangka penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2021.

Kepala Balitbang Kabupaten Lampung Selatan, Syahlani, SH, MH, mengatakan, kegiatan sosialisasi akan diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 17 Juni 2021. Nantinya kegiatan itu akan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

“Kegiatannya akan berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis besok. Karena jumlah peserta cukup banyak, prokes harus kita ikuti. Makanya kami bagi dua,” jelasnya saat ditemui Diskominfo Lamsel, di ruang kerjanya, Selasa (15/6/2021).

Sebelumnya, kata Syahlani, perwakilan dari seluruh OPD telah mengirimkan alamat email. Dimana nantinya akan menjadi akun dari masing-masing OPD untuk menginput data ke aplikasi yang telah disiapkan.

“Kemarin perwakilan OPD sudah mengirimkan alamat email. Nah nanti inputnya melalui aplikasi yang telah disiapkan. Besok kita belajar sama-sama,” kata Syahlani.

Pada kesempatan itu, Syahlani mengungkapkan terkait tiga bentuk inovasi daerah yang akan dinilai pada lomba inovasi daerah. Yakni, inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, serta inovasi daerah lainnya.

“Penilaian IID ini berbasis inovasi daerah dalam berbagai bentuk atau bidang. Tentunya telah berhasil dilakukan oleh pemerintah daerah, baik dari aspek input, proses, output, dan outcome,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syahlani menyampaikan, dalam penilaian tersebut terdapat pula beberapa persyaratan yang menjadi penilaian IID oleh tim penilai dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Persyaratan tersebut diantaranya, memiliki kebaharuan dan keunikan sebagian atau keseluruhan, kegiatan inovasi daerah yang diusulkan minimal telah berjalan dua tahun, dan bukan merupakan kegiatan yang sedang direncanakan atau sedang dikerjakan.

Kemudian, kegiatan inovasi daerah yang diusulkan adalah kegiatan yang dibiayai dengan dana APBD dan/atau sumber pembiayaan lain yang sah. Kegiatan inovasi daerah yang diusulkan juga telah memberikan dampak atau manfaat bagi daerah dan masyarakat serta bersifat berkelanjutan.

“Nanti kita lihat dari OPD, inovasi apa yang sudah dibangun selama ini. Nah nanti ini ada syarat dan kriterianya, masuk atau tidak. Tim penilai dari Kemendagri langsung yang menilai, bukan kami,” pungkasnya. (ptm)

 800 total views,  367 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Winarni Didapuk Menjadi Bunda Literasi Lampung Selatan

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dilantik sebagai Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan.

Pelantikan Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan yang dibarengi dengan Bunda Literasi Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Mesuji, Pesisir Barat dan Pesawaran tersebut digelar di Ballroom Hotel Swissbell Bandar Lampung, Selasa (15/6/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lampung Selatan Qori Nilwan.

Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Provinsi Lampung dengan tema “Penguatan Sisi Hulu Budaya Baca Guna Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat” yang juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten/Kota dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Perpustakaan Nasional dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung.

Dalam sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengucapkan terima atas Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

“Saya mewakili Pemerintah Pusat merasa bangga sekaligus mengucapkan terima atas Komitmen Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang diwakili oleh Istri Gubernur dan Istri para Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung dalam mengupayakan Buku di masyarakat kita”, kata Muhammad Syarif Bando.

“Karena tugas kita bersama dalam memberantas Budaya Buta Aksara, tidak akan ada kemerdekaan di Negeri ini apabila para pendahulu kita tidak melahap habis buku-buku yang ada baik terbitan Dalam Negeri maupun buku dari Luar Negeri”, pungkas Muhammad Syarif Bando.

“Bisa kita lihat ketika Bung Karno, Muhammad Hatta dan para Pendiri Negeri lainnya meletakkan UUD 1946 dan Pancasila sebagai Pondasi yang sangat kokoh bagi Negeri ini”, tandas Muhammad Syarif Bando.

Sementara itu Fahrizal Darminto saat membacakan sambutan Gubernur Lampung mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, mudah-mudahan dapat mengedukasi masyarakat Lampung dalam rangka meningkatkan minat baca, sekaligus ajang promosi perpustakaan”, ujarnya.

“Minat baca masyarakat Lampung masih rendah dan kita sebagai aparat Pemerintah ini merupakan tanggung jawab kita untuk mengedukasi dan meningkatkan minat baca masyarakat kita”, kata Fahrizal Darminto.

Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal meminta kepada seluruh Bunda Literasi Kabupaten/Kota untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Bunda Literasi Kabupaten/Kota yang juga para Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) saya minta melalui TP PKK dapat mensosialisasikan Literasi kepada masyarakat kita dengan memberikan Buku Bacaan, Permainan yang mengedukasi kepada anak-anak kita”, tandas Riana Sari Arinal.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Literasi anak-anak kita lebih senang membaca sehingga akan menambah kosakata yang didapat sehingga dapat menambah wawasan anak-anak kita”, cetus Riana Sari Arinal. (Kmf)

 820 total views,  364 views today

Continue Reading

Trending Topic