Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Melihat Tradisi Buka Puasa Bersama Di Vihara Jakarta
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Luar Daerah

Melihat Tradisi Buka Puasa Bersama Di Vihara Jakarta

Redaksi
Last updated: 30 Mei 2019 14:23
Redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Banthe bersama tokoh masyarakat menyerahkan bingkisan kepada anak yatim.

Hamparan karpet merah membentang di depan bangunan megah Vihara Hemadhiro Mettavati di bilangan Kapuk Raya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (26/05) sore.

Puluhan anak laki-laki berbaju koko dan berkopiah, serta anak-anak perempuan berjilbab tampak duduk bersila di hamparan karpet merah tersebut. Para lelaki dan perempuan dewasa dengan pakaian senada pun tampak duduk di tempat yang sama.

Tampak di sudut lain karpet para Banthe turut hadir di sana menyambut tamu-tamu muslim yang menghadiri buka puasa bersama yang digelar di halaman vihara. “Ini adalah kebersamaan dan silaturahmi antar umat beragama. Dan bulan Ramadan ini bersamaan dengan Tri Suci Waisak. Buka bersama ini sudah kali kelima kami adakan di vihara. Semoga umat beragama tetap harmonis,” tutur Pengurus Vihara Hemadhiro Mettavati Banthe Khanit.

Menurut Banthe Khanit, dalam gelaran buka puasa bersama ini ia mengundang sekitar 250 orang warga muslim yang tinggal di sekitar vihara. 84 orang di antaranya adalah anak yatim. Jelang waktu berbuka, pihak vihara membagikan santunan dan bingkisan bagi 84 anak yatim.

Pemberian santunan ini juga disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, para tokoh agama setempat, dan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta.

Tak lama, kumandang adzan maghrib pun terdengar menjadi penanda waktu berbuka puasa bagi umat muslim. Beberapa pemudi Buddhist pun dengan sigap segera mengedarkan sekotak kurma bagi para umat muslim yang hadir. Suasana buka bersama pun makin semarak, ketika para pengemudi ojek online (ojol) yang kebetulan melintas vihara pun turut bergabung di sana.

Berbagai hidangan khas yang biasa menjadi ta’jil berbuka puasa pun disajikan. Mulai dari kolak, es buah, aneka ragam kue basah hingga bakpau pun tersedia.

Usai warga muslim menikmati ta’jil, para Banthe dengan jubah kuning khasnya tampak bergegas membersikan karpet yang akan dijadikan tempat sholat maghrib. Shalat maghrib berjemaah pun dilaksanakan di halaman Vihara Hemadhiro Mettavati.

Keakraban antara umat Buddha dan Muslim pun makin terasa saat tiba waktunya makan malam bersama usai dilaksanakannya sholat berjemaah. Para Banthe dan umat Muslim tampak saling membantu untuk menyajikan makanan.

“Ini bentuk kebersamaan dan keharmonisan umat Buddha dengan umat Muslim,” tuturnya.

Selain mengundang warga dan anak yatim untuk berbuka puasa bersama, pihak Vihara pun menyampaikan bantuan untuk renovasi mushola dan mesjid di sekitar Vihara Hemadhiro Mettavati. Banthe Khanit juga menuturkan bahwa di areal Vihara, ia juga menyediakan mushola.

“Kami juga menyediakan mushola di areal Vihara Hemadhiro Mettavati untuk memudahkan umat muslim menunaikan ibadah ketika ada acara di vihara. Mushola tersebut kami namakan Yafad Bin Mustofa,” cerita Banthe Khanit.

“Kami berharap antar umat beragama saling mendukung. Kami umat Buddha berkewajiban membantu umat Muslim, Kristen, Katolik maupun Hindu. Mari kita saling mendukung dalam menjaga kebersamaan umat,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta Ahmad Astamar memberikan apresiasi kepada Vihara Hemadhiro Mettavati dan umat Buddha.

Ia mengatakan upaya umat Buddha menjalin siluturahmi dan merajut kebersamaan dengan umat muslim di bulan Ramadhan juga dilakukan oleh umat majelis umat beragama lain diantaranya Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Walubi, Matakin, PHDI dan Keuskupan Agung Jakarta (KUJ). (Arya)

Babinsa Koramil 421-01/Kedondong Pelopori Gotong Royong Warga Desa Bayas Jaya
KONI Aceh Meminta Semua Pihak Sukseskan Kejurnas Catur
Nanang Rombak Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkab Lamsel, Ini Daftar 199 Eselon III dan IV Yang Dilantik
Babinsa & Babinkantibmas Lakukan Pembinaan Terhadap Anak Jalanan
Dateng Ke Lamsel, Akbar Tanjung Hadiri Kuliah Umum HMI & Peresmian Sekret KAHMI
TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Usai Lebaran Idul Fitri 1440 H, Lampung Akan Ada Gubernur Baru
Next Article Cleaning Service & Petugas Parkir : “Terima Kasih RSUD dr. Bob Bazar SKM”
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?