Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Mantaaap…!!! Tokoh Bergerilya Perjuangkan #DKI Lampung
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Bandar Lampung

Mantaaap…!!! Tokoh Bergerilya Perjuangkan #DKI Lampung

Redaksi
Last updated: 4 Mei 2019 15:52
Redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mantap memutuskan kebijakan pemindahan ibukota pusat pemerintahan negara ke luar pulau Jawa, usai Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet Kerja, Senin (29/04/19) lalu.

Kebijakan mengejutkan ini kontan saja menjadi “darah segar” dan energi baru bagi daerah dan elemen pemangku.

Termasuk bagi Panitia Kerja (Panja) Focus Group Discussion (FGD) DKI Lampung, panitia ad hoc pengusulan kajian ilmiah Provinsi Lampung sebagai calon alternatif lokasi ibu kota pusat pemerintahan negara pengganti DKI Jakarta, yang dua tahun terakhir terus bergerak memperjuangkan usulan agar Lampung masuk radar Istana untuk dipertimbangkan serius masuk bursa daerah kandidat.

Mengaktifkan kembali konsolidasi jejaring tokoh, akademisi, aktivis, dan para pakar, roadshow ke sejumlah media massa mengkampanyekan ulang pokok-pokok pemikiran terkait kesiapan-kelayakan Lampung sebagai daerah yang aktif menawarkan diri menjadi kandidat, terus dilakukan oleh Panja FGD DKI Lampung.

Seperti yang terafirmasi dalam tiga kesempatan berbeda, tiga hari ini. Pada Selasa (30/4/2019) petang, inisiator Panja FGD DKI Lampung, Dr. Andi Desfiandi MA jadi narasumber program live talkshow Halo Lampung di stasiun televisi, RadarTV Lampung.

Pada kesempatan itu, Andi bersama narasumber lainnya, akademisi FISIP Universitas Lampung (Unila), Dr. Arif Sugiono, dan advokat, tokoh pemuda yang juga aktivis antikorupsi Dr. Erry Setyanegara, SH. MH. MM.

Esoknya, Rabu (01/05/19), bertepatan May Day, Andi Desfiandi bersama Erry Setyanegara ditambah relawan medis spesialis tanggap darurat bencana dr. Relly Reagen mengisi program serupa, Spending Afternoon di Fajar Sumatera TV (FSTV) yang disiarkan pula secara live streaming di jejaring media sosial media digital alternatif yang diampu jurnalis Deni Kurniawan dkk itu.

Dan Kamis, (02/05/19) lalu, Andi dan Erry, keduanya ditambah pakar tata ruang yang juga Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung, Dr. IB Ilham Malik berbicara di program talkshow Fokus Publik TVRI Lampung, biasa tayang live tiap pukul 9 pagi.

Secara kompak, membersamai Ketua Yayasan Alfian Husin itu semuanya menyampaikan kembali kisi-kisi kajian akademis kelayakan Lampung sebagai kandidat, mulai dari aspek keunggulan kompetitif geostrategi (geoekonomi dan geopolitik), kesiapan lahan, keunggulan infrastruktur, aspek sosial budaya, dan pertahanan keamanan yang dekat erat dengan kriteria ideal sebagaimana dirumuskan negara.

Hari ini, Sabtu (04/05/19) kuarsa 14.00 WIB hingga selesai, salah satu tokoh masyarakat adat Lampung, Perdana Menteri Kesultanan Kerajaan Adat Skala Brak Lampung, Irjenpol Dr Ike Edwin, berkenan memfasilitasi acara silaturahmi dan konsolidasi terbatas rencana aksi kaji tindak perjuangan pengusulan kajian pemindahan ibu kota pusat pemerintahan negara ke Lampung, di Lamban Gedung Kuning, Sukarame, Bandarlampung.

Diperkirakan banjir tokoh, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, politisi, aktivis, akademisi, jurnalis, dan para narasumber FGD DKI Lampung I dan II medio 2017 silam. (Arya/Dodo)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Hari Ini, KPU Lamsel Gelar Rapat Pleno Terbuka Di Aula NBR Kalianda
Next Article Kunjungi Lamsel, Trans7 Syuting 12 Tuping Keratuan Darah Putih & Tukkus Lampung
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pastikan Situasi Aman, Kapolda Lampung Tinjau Malam Perayaan Imlek 2023
Koramil Padang Cermin Bantu Pembangunan Rumah Ibadah
Masyarakat Lamsel Kini Bisa Sampaikan Keluhan Lewat Aplikasi LAPOR
Apes…!!! Sedang Transaksi Sabu, Saidi Diringkus Polisi
Kecamatan Kalianda, Gelar Pisah Sambut Camat & Sekretaris
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?