Connect with us

Lampung Selatan

Masyarakat Lamsel Kini Bisa Sampaikan Keluhan Lewat Aplikasi LAPOR

Published

on

Hanuang.com – Guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mulai gencar mesosialisasikan program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

Dengan layanan aplikasi itu, masyarakat Lamsel kini bisa menyampaikan aduan dan keluhannya berbasis online.

Sosialisasi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Lamsel, sekaligus dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang LAPOR, di Aula Bhakti Husada Dinas Kesehatan setempat, Rabu (19/12/2018).

Acara itu dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Admistrasi Umum (Adum) Drs. Anas Anshori. Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Lamsel, Camat Kalianda dan Camat Rajabasa.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang RI No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman, UU RI No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Perpres RI No. 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo M. Sefri Masdian, S.Sos dalam laporannya mengatakan, aplikasi LAPOR merupakan sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang dijalankan dengan prinsip mudah, terpadu dan tuntas.

“Dengan LAPOR, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan pengaduannya melalui situs www.lapor.go.id, SMS ke 1708 (tarif normal), Twitter @LAPOR1708 dengan menyertakan tagar #lapor,” ujar Sefri, Rabu, (19/12/18).

Dia menambahkan, kegiatan yang mengangkat tema “Dengan Aplikasi LAPOR !, Kita Wujudkan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Aspirasi Masyarakat”, dilaksanakan selama 2 hari, yang dibagi menjadi 2 termin.

“Termin pertama dari seluruh badan/dinas/instasi/kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Dan termin kedua (besok, red) akan dilakukan pelatihan kepada calon Admin LAPOR! untuk kecamatan dan Sekertaris Desa,” katanya.

Sefri berharap, sistem pelaporan tersebut dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah beriteraksi dengan pemerintah.

“Tujuannya adalah untuk mengikutsertakan peran serta masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah dan proses pembangunan,” ujarnya.

Semetara, Asisten Bidang Adum Anas Ansori mengatakan, para admin LAPOR adalah gerbangnya dinas/instansi dalam menerima pengaduan atau aspirasi masyarakat. Dia berharap, seorang admin dapat dengan benar-benar melaksanakan tugasnya.

“LAPOR adalah salah satu sarana untuk menampung pengaduan, aspirasi, saran dan masukan dari masyarakat”, kata Anas yang menyampaikan sambutan PLt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto.

Dikatakan Anas, Indonesia adalah pengguna layanan Facebook terbesar di dunia. Menurutnya, fenomena itu memiliki dampak yang baik apabila penggunaannya tepat sasaran.

Begitu pun sebaliknya, kemajuan teknologi dapat pula berdampak buruk apabila digunakan untuk hal-hal yang menyimpang.

“Melihat keadaan ini tentunya diperlukan kesiapan dari seluruh pihak terkait, itulah pentingnya dilaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis LAPOR ini,” imbuh Anas. 

Adapun selain dari Diskominfo Lamsel, narasumber sosialisasi dan bimtek itu menghadirkan Staf Kepresidenan (KSP) dari Kantor Kepresidenan RI. (Arya/Kmf)

 1,750 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Polri Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Penipuan Berkedok Investasi

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta – Polri mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan berkedok investasi dan masyarakat pun diminta tidak mudah termakan dengan janji atau keuntungan besar yang ditawarkan oleh pengelola.

“Karena biasanya cara-cara penipuan seperti itu sehingga masyarakat tertarik untuk berinvestasi,” kata Brigjen Rusdi Hartono Karo Penmas Divisi Humas Polri, Jumat (22/1/2021).

Ia mengatakan masyarakat harus memastikan perusahaan investasi memiliki izin yang lengkap dari instansi berwenang jika masyarakat ingin berinvestasi. Dengan begitu, penipuan dapat diminimalisasi.

Karopenmas pun meminta masyarakat melaporkan ke polisi jika mengetahui aktivitas yang mencurigakan dari kegiatan pengumpulan dana atau investasi. Hal ini penting agar polisi dapat segera menindaklanjuti.

“Sehingga tidak berkembang menjadi sesuatu yang malah merugikan masyarakat luas. Seperti PT. Kampung Kurma telah melakukan tindak pidana,” ujarnya.

Rusdi menyebut penyidik Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan investasi di PT. Kampung Kurma. Hasil penyelidikan sementara, PT. Kampung Kurma tidak berizin.

“Artinya, kegiatan di perusahaan tersebut ilegal,” imbuh dia.

PT. Kampung Kurma diduga melanggar Pasal 8, Pasal 16 dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen; Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan; serta Pasal 3, 4, 5, dan 6 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Rusdi mengatakan penyidik sudah memeriksa 70 orang saksi dan korban. Kemudian menyita dokumen-dokumen serta aset berupa lokasi usaha yang diatasnamakan PT Kampung Kurma tersebut.

“Seperti di Banten itu Pandeglang dan Kabupaten Lebak, kemudian satu lokasi di Jawa Barat yaitu Kabupaten Cirebon. Maka, total keseluruhan enam lokasi atas nama PT. Kampung Kurma,” tutur Rusdi.

Selain itu, Bareskrim Polri juga tengah mendalami kasus dugaan penipuan investasi di PT Jouska Finansial Indonesia atau Jouska Group dengan terlapor Aakar Abyasa FidzunoChief Executive Office (CEO) PT Jouska Finansial Indonesia.

Kasus ini awalnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kuasa hukum sejumlah nasabah Jouska, Rinto Wardana. Laporan terdaftar dengan nomor LP/5.263/IX/ YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 3 September 2020.

Rinto mengatakan ada puluhan nasabah menjadi korban penipuan investasi. Total kerugian disebut mencapai Rp10 miliar.

Aakar disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. (*)

Sumber : Tribratanews.polri.go.id

 739 total views,  739 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Buka Musda VI DPD Partai Amanat Nasional

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, membuka sekaligus berikan sambutan pada acara Musda VI DPD PAN Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (23-1-2021).

Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto tersebut, disambut Sekretaris DPW PAN Propinsi Lampung sekaligus Ketua DPD PAN Lampung Selatan, Ahmad Fitoni beserta jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Bupati Nanang Ermanto mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat atas terselenggaranya MUSDA VI PAN Lamsel yang diselenggarakan di Sekretariat DPD PAN Lamsel Jl. Kusuma Bangsa, Kalianda (depan pom bensin Sebayak, red).

“Selaku Pimpinan Daerah, saya mengapresiasi atas terselenggaranya Musda ke VI DPD PAN Lamsel. Saya yakin, musda ini dapat menghasilkan pengurus baru yang solid dan kredibel dalam memajukan serta mewujudkan cita-cita partai kedepannya yang berkontribusi besar dalam mengembangkan kehidupan berdemokrasi di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Pada bagian lain, Sekretaris DPW sekaligus Ketua DPD PAN Lampung Selatan, Ahmad Fitoni pada kesempatan itu menjelaskan, hasil kunjungannya ke masyarakat diberbagai kesempatan, menyatakan bahwa hal utama yang dibutuhkan masyarakat adalah pekerjaan.

“Masyarakat sangat butuh pekerjaan. Jika tidak dimulai dengan persatuan antar pemangku kebijakan, yang menjadi korban adalah masyarakat,” ujar Ahmad Fitoni.

“Oleh karenanya, saya berharap pemerintah daerah dapat mensosialisasikan regulasi, terutama regulasi yang menyangkut dunia usaha, lebih intens lagi, sehingga masyarakat atau kalangan pengusaha dapat memahami persyaratan untuk memudahkan mereka memulai usahanya” tambah Fitoni.

“PAN siap bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memdukung program serta memajukan Lampung Selatan, tegas Fitoni.

Nanang Ermanto sendiri menjelaskan, lesunya perekonomian baik regional maupun skala nasional, salah satu penyebabnya adalah pandemi covid-19 yang belum juga berakhir.

Pandemi Covid-19 tidak hanya membuat perekonomian lesu, tetapi juga kerap menimbulkan masalah sosial di masyarakat. Oleh karenanya, pada kesempatan itu, Nanang Ermanto meminta kepada jajaran pengurus PAN Lampung Selatan, dari DPD hingga tingkat ranting untuk turut andil dalam mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

“Saya yakin, dengan semangat gotong-royong dan persatuan, kita akan mampu membawa daerah kita keluar dari berbagai kesulitan,”kata Nanang.

“Dengan silaturahmi, kebersamaan dan gotong-royong, PAN akan selalu menyinari untuk membangkitkan perekonomian di Lampung Selatan,” pungkas Nanang. (Kmf)

 770 total views,  770 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Winarni Percantik Kebun Edukasi Dengan Tanaman Bunga

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) lakukan penanaman bunga di Kebun Edukasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel, Jum’at (22/1/2021).

Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Ketua TP PKK Lamsel dengan didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lamsel, Yani Thamrin dan Sekretaris Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lamsel, Rosdiana Ariswandi melakukan Penanaman Bunga di Kebun Edukasi Pemkab Lamsel.

Guna mempercantik Kebun Edukasi Pemkab Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto bersama Yani Thamrin, Rosdiana dan jajaran, usai melakukan senam bersama di Gedung Olahraga Wai Handak (GWH) melakukan Penanaman Bunga Perdana di Kebun Edukasi Pemkab Lamsel yang terletak di samping Rumah Dinas Bupati.

Pada kesempatan itu Winarni Nanang Ermanto berharap kebun edukasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelajar dan masyarakat sebagai tempat rekreasi dan belajar bercocok tanam dengan baik.

“Selain mendukung Program Kerja Bupati Lampung Selatan dengan mempercantik Kebun Edukasi, Tim Penggerak PKK, DWP dan YJI juga berencana untuk membuat kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA)”, kata Winarni.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat menjadi contoh baik bagi TP PKK, DWP dan YJI yang berada di Kecamatan-kecamatan”, ujar Winarni. (Kmf)

 2,806 total views,  1,472 views today

Continue Reading

Trending Topic