Connect with us

Lampung Selatan

Lamsel Raih Penghargaan Kepatuhan Tinggi Dari Ombudsman RI, Nanang Harap Bukan Hanya Seremonial

Published

on

Hanuang.com – Ombudsman RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) atas capaian kinerja dalam pemenuhan komponen standar pelayanan publik.

Apresiasi itu berupa penghargaan anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Penghargaan itu diberikan setelah Kabupaten Lamsel 3 tahun terakhir masuk dalam zona kuning. Namun, berdasarkan survey kepatuhan yang dilakukan secara mandiri oleh Ombudsman, saat ini Kabuaten Lamsel masuk zona hijau dengan nilai 86,92.

Adapun, penghargaan itu diterima langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto yang diserahkan oleh anggota Ombudsman RI Ahmad Su’adi, di Auditorium TVRI, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Menurut Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai, ada beberapa indikator yang membuat pemerintah kabupaten/kota masuk dalam kategori zona hijau berdasarkan survey kepatuhan yang dilakukan oleh lembaganya.

“Survey dilakukan untuk melakukan penilaian telah terpenuhinya kriteria dasar standar pelayanan publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009. Seperti maklumat pelayanan, dan ruang tunggu yang nyaman dan layak,” ujarnya.

Selain itu katanya, juga tersedianya fasilitas khusus bagi kaum difable, adanya ruang informasi pelayanan publik, adanya ruang menyusui, ruang pengaduan dan adanya petugas khusus pelayanan yang professional.

“Lalu, adanya indikator kepuasan masyarakat terhadap pelayanan, serta adanya Standar Operasional Prosedur yang dipatuhi,” kata Amzulian menambahkan.

Sementara, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Lamsel, Puji Sukamto menjelaskan, survey kepatuhan Ombudsman RI dilakukan terhadap 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lamsel.

Dia merinci, 12 OPT itu yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas PMPPTSP, Dinas Sosial, Dinas Peternakan dan Keswan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Penilaian itu termasuk tingkat kepuasan masyarakat terhadap standar pelayanan yang diberikan oleh 12 OPD tersebut,” kata Puji.

Sementara, berdasarkan data yang dihimpin, terdapat 5 kementerian, 1 lembaga, 10 provinsi, serta 63 Pemerintah Kabupaten, dan 18 Pemerintah Kota di Indonesia yang masuk dalam zona hijau di tahun 2018.

Untuk Provinsi Lampung sendiri, hanya 3 daerah yang memperolah predikat kepatuhan tinggi. Yaitu, Kabupaten Lamsel, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Pringsewu. (Arya/kmf)

 1,684 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Datang Ke Palas Pasemah, Nanang Resmikan Pelangi Fishing Sport

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan (Lamsel), H. Nanang Ermanto meresmikan sekaligus membuka Event Lomba Mancing Ikan Mas di Kolam Pemancingan Pelangi Fishing Sport, Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Minggu, (07/03/21).

Tidak hanya dari wilayah Kecamatan Palas, lomba memancing ini turut pula diikuti oleh para pemancing dari Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Kalianda, bahkan dari Kabupaten Lampung Timur dengan peserta sebanyak 62 orang.

Dalam sambutannya, H. Nanang Ermanto memberikan apresiasi kepada masyarakat dan peserta lomba. Nanang juga mengatakan Lomba memancing merupakan aktivitas turun-temurun yang bertujuan baik.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi, Memancing adalah satu kebiasaan turun-temurun yang dilakukan oleh masyarakat, baik untuk rekreasi atau mencari nafkah. Oleh karenanya, saya berpesan kepada semua yang hadir agar kita tetap menjaga kelestarian alam kita. Banyak ikan-ikan dan hewan di sepanjang sungai, apabila kita merawat alam, maka anak cucu kita masih akan terus menikmati kelak hasilnya,” Kata Nanang.

“Saya berharap lomba ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus menjaga alam dan lingkungan sekitar, khususnya daerah aliran sungai yang sejak dahulu menunjang kehidupan masyarakat. Tolong kepada panitia dan peserta lomba agar dalam melaksanakan kegiatan lomba ini tetap menerapkan Protokol kesehatan covid-19,” Ucapnya.

Selanjutnya Nanang Ermanto berharap dengan adanya lomba mancing ini akan menjadi ikon wisata baru di Lamsel, sehingga bisa lebih mendatangkan para penggiat hobi memancing dari Kabupaten/Kota lainnya.

“Kedepan harapan saya kegiatan memancing (Mancing Mania_red) dapat menjadi icon baru di Kabupaten Lampung Selatan khususnya di Kecamatan Palas, karena Palas memang memiliki Potensi untuk dikembangkan sebagai wisata memancing,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Evan Rastiadana selaku pemilik sekaligus ketua panitia pelaksana lomba mengatakan bahwa kolam yang dibuat ini selain sebagai tempat penyaluran hobi memancing.

“Terimakasih atas kehadiran sekaligus partisipasi dari seluruh peserta, saya berharap tempat Pemancingan Pelangi Fishing Sport ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat penyalur hobi dan sebagai ajang silaturahmi kita sesama pemancing mania,” Ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Asisten Bidang Adum, M. Darmawan, kadishub, Mulyadi, Kadis Perijinan, Martoni Sani, Kadis Kesehatan, Eka Riantinawati, Kadis Perikanan, Meizar Melanesia, Kadis Pariwisata, Rini Ariasih, Camat Palas, Rikawati dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. (Hr)

 1,008 total views,  440 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Lampung Utara, Letkol Enrico Libas 27 Route Trail Ekstrim

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, bersama pejabat Dandim se-Korem 043/Gatam, melakukan aksi Gas trail sebagai kegiatan trail arisan Dandim se-Lampung, yang diselenggarakan di wilayah kodim 0412/Lampung utara, Sabtu, (06/03/21).

Kegiatan gas trail dipusatkan di Waterboom yang berlokasi di Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara.

Pada arisan gas trail Dandim se-Korem 043/Gatam diikuti oleh Dandim 0412/LU, Letkol Inf Harry Prabowo, Pejabat Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Dan Yonif 143/TWEJ, Danden Perbekalan dan Angkutan Lampung, dan juga komunitas motor Trail dari beberapa daerah di Provinsi Lampung dan lainnya.

Dengan bekal sepeda motor dan perlengkapan dalam gas trail, masing-masing para peserta melibas 27 titik route dengan medan yang cukup bervariasi serta menantang, dengan jarak tempuh hingga 8 jam lebih.

Selain kegiatan arisan gas trail Dandim se-Korem 043/Gatam, juga dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi dan ramah tamah antar sesama komunitas trail yang ada di Provinsi Lampung, dan menjalin sinergitas antar instansi TNI/Polri dan segenap pencinta olahraga trail.

Dandim 0421/LS merasa puas dengan medan yang memang cukup menantang dan memacu adrenalin tersebut.

“Walaupun sedikit kewalahan namun dengan bekal hoby dan semangat, akhirnya sampai juga ke titik finish ini dengan selamat” ujarnya.

“Mungkin di event-event kedepan kegiatan trail ini, akan lebih menantang lagi di medan yang disiapkan oleh penyelenggara, kegiatan ini tentunya memberi kesan tersendiri, disamping bisa mengenali wilayah namun juga bisa bersilaturahmi dengan semua komunitas trail yang ada dilampung ini” tambahnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0412 Lamut, atas segala persiapan yang telah dipersiapkan secara matang, sehingga kegiatan ini dapat berjalan secara lancar” tutupnya. (Arya)

 1,522 total views,  430 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pemakaman Pelda Rio Ramayana Diiringi Letusan Peluru Anggota Kodim Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Isak tangisan duka cukup mewarnai lokasi tempat pemakaman umum (TPU) Desa Candimas II, gang Kramat, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), atas kepulangan mendiang almarhum Pelda Rio Ramayana bin S Simon salah satu anggota TNI AD yang bertugas disatuan Pusintelad, karena sakit.

Kepergian almarhum untuk selama lamanya kembali ke kesisi allah SWT meninggalkan satu orang isteri dan 2 orang anak yang masih berumur 6 dan 5 tahun.

Rasa haru juga menyelimuti beberapa orang yang ikut mengantar jenazah almarhum ke liang lahat, beberapa personel dari Kodim 0421/LS dan Perwakilan dari Yonif 143/Twej, Persit, Kades, tokoh masyarakat, dan juga warga.

Dengan upacara yang cukup khidmat sepasukan prajurit TNI AD dari Kodim 0421/LS mengupacarakan prosesi pemakaman almarhum secara militer dengan menembakkan senjata tanda tembakan salpo sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum (Pelda Rio Ramayana_red) atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara selama masa hidupnya.

Turut hadir dalam prosesi pemakaman tersebut Pabandia -3/Hublu Sintelad, Letkol Cpl Budi Alamsyah, Danramil 421-06/Natar, Kapten Inf Yudi Ardhi, Pasi Pers Dim 421/LS, Kapten Inf Ujang Haerudin, Kaur Bahasa kersin/Hublu Sintelad, Kapten Inf Antaris Setian Arin Deho, Paur Penerjemah/ Hublu Sintelad, Letda Ctp Dadih Turyadi, Batih Pers Dim 421/LS, Serma Sulbani, Baurmin Kersin/Hublu Sintelad, Serka Teguh Bayu, Perwakilan anggota Kodim 0421/LS dan Yonif 143/Twej dan juga para tokoh dan masyarakat desa setempat.

Dalam kesempatannya, Letkol Inf. Budi Pejabat Pusintelad mengatakan atas nama pribadi, satuan dan negara, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Teriring do’a, semoga arwah Almarhum diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa serta diberikan kelapangan dan ketenangan” ujarnya.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan lahir dan bathin serta tawakal dalam melanjutkan perjuangan pada kesempatan yang berduka ini, kita semua akan mengantar jenazah ke pristirahatannya yang terakhir” bebernya.

Hal senada diungkapkan Kapten Inf Ujang Herudin mewakili pimpinan dari Kodim 0421/LS turut berbela sungkawa atas kepergian almarhum kembali kesisi allah SWT.

“Mudah-mudahan semua amal ibadahnya diterima oleh allah SWT, serta segala dosanya juga diampuni” jelasnya. (Arya)

 1,530 total views,  432 views today

Continue Reading

Trending Topic