Connect with us

Peristiwa

KMP Multi Prima Tenggelam, 7 ABK Masih Belum Ditemukan

Published

on

Hanuang.com – Tujuh orang ABK dari 14 orang yang tenggelam akibat karamnya Kapal kargo Multi Prima I di perairan Bali-Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, berhasil dievakuasi dengan selamat, Sabtu, (24/11/18).

I Nyoman Sidakarya, selaku Kepala Kantor SAR Mataram, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menerjunkan tim ke lokasi dengan menggunakan Kapal Reschue Boat 220 Mataram untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap tujuh ABK lainnya yang masih hilang.

“Kami akan menggerakan Kapal RB 220 Mataram besok jam 5 pagi untuk melakukan penyisiran, Mudah-mudahan bisa kita temukan,” ungkapnya.

“Kita baru dapat laporan dari Surabaya tadi sore jam 15.00. WIB, Nah itu kok baru dilaporkan. Karena itu tadi sore kami langsung laksanakn aksi seperti apel dan persiapan operasi” ujar Nyoman.

Diketahui saat ini ketujuh ABK yang selamat telah dibawa ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo, dengan kondisi lemas dan syok.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kapal tersebut berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut dilaporkan membawa bahan-bahan bangunan atau material.

“Cuaca tadi sore tinggi gelombang sampai 1-2 meter,” ujar dia.

Untuk sementara belum diketahui secara pasti apa penyebab Kapal Multi Prima I karam dalam perjalanan dari Surabaya ke Waingapu.

Berikut daftar 14 Orang ABK Kapal yang selamat dan masih dicari.

7 Orang ABK yang selamat yakni :

  • Bob Chris Butarbutar (26)
  • Rahmatulloh (27)
  • Debiyallah Sastria (27)
  • Zainal Arifin (21)
  • Benyamin Henuk (34)
  • Haji Jamaludin (20)
  • Aldy Hidayat (18)

7 Orang ABK yang belum ditemukan yakni :

  • Syamsul Salda (38)
  • Pande (67)
  • Riski (26)
  • Sutrisno (57)
  • Soni Kancil (41)
  • Philipus Bay (43)
  • Trasius alias Joi (35) yang merupakan nahkoda kapal. (Arya)

(Sumber : CNN Indonesia)

 2,827 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Warga Kalianda Temukan mayat Laki-Laki di Dalam Sumur

Published

on

By

Hanuang.com, Kalianda – Warga Lingkungan 06 RT 01/RW 01 Sukajaya, Kelurahan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di dalam sumur, Selasa, (25/5/21).

Tampak terlihat petugas Kepolisian, bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dibantu warga melakukan evakuasi terhadap mayat tak dikenal tersebut.

Diketahui bahwa penemuan tersebut berawal dari salah seorang warga akan memperbaiki mesin air yang rusak melihat, dan sosok mayat yang berada di dalam sumur tersebut.

“Tadi pagi, pas mau benerin mesin sanyo yang rusak karena air sumur tesebut tidak naik, namun pas saya melihat kedalam sumur ada sesosok mayat yang mengambang,” ujar Sukamto.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Saat ini mayat tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke kamar Jenazah RSUD dr. Bob Bazar, SKM. (Arya/Apom).

 1,834 total views,  5 views today

Continue Reading

Peristiwa

Pecah Ban, Mobil Pick Up Bawa Penumpang Terguling di Tanjung Bintang

Published

on

By

Hanuang.com – Sebuah mobil pickup Daihatsu Grand Max dengan Nopol BE 8650 PN mengalami kecelakaan di Jalan Ir. Sutami, Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel), Minggu, (23/05/21).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.25 WIB. Saat itu, kendaraan yang mengangkut satu keluarga dari arah pantai itu, hendak pulang menuju ke Lampung Timur.

“Mereka mau pulang ke daerah Miwon di Lampung Timur, pas di daerah PTPN VII Unit Bergen, mobilnya pecah ban, karena ngebut nabrak gundukan tanah trus penumpangnya yang di bak mobil pada terpental,” kata Asep salah seorang warga sekitar.

Dirinya menambahkan, ada sekitar lima orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kemungkinan ada lima orang yang ninggal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lampung Sekatan, AKP. Edwin W.D Putra menjelaskan, saat itu mobil berjalan dari arah Panjang menuju Sri Bawono.

“Sesampai di TKP, sopir menjelaskan kehilangan kendali setir dan dalam waktu seketika mobil terjungkal dan berbalik arah hingga masuk ke dalam parit dan terjadilah laka tunggal,” kata Edwin.

Saat ini, pengemudi mobil tersebut sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk korban saat ini, meninggal dunia 3 di RS Imanuel, luka 12 di RS. Urip,” tutupnya. (*)

 301 total views,  5 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Asik Berenang, Bocah 10 Tahun Ini Tenggelam di Pantai Selaki

Published

on

By

Hanuang.com – Pantai Selaki, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menelan korban jiwa. Korban tenggelam yakni bocah perempuan inisial SP (10) yang merupakan warga Desa Babatan, Kecamatan setempat, Jum’at, (21/05/21).

Adapun kronologi kejadian dimana korban beserta saudara dan pamannya sedang asyik mandian dan berenang disekitar pantai Selaki, kemudian korban tenggelam dan menghilang dari pandangan.

Sontak keluarga kaget serta meminta tolong kepada saudara serta penjaga di pantai Selaki untuk melakukan pencarian.

“Itu lagi asik berenang bang Dan tiba-tiba tenggelam” ujar salah seorang saksi.

Sekitar 30 menit berlalu, akhirnya korban berhasil ditemukan tidak jauh dari tempat tenggelamnya. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Katibung, AKP Defrison, menjelaskan korban tenggelam ditemukan keluarganya.

“Ditolong keluarganya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Panjang, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

“Sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, dinyatakan sudah meninggal,” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, korban telah dibawa ke rumah duka di Dusun Negeri Agung, Desa Babatan, dan langsung dikebumikan. (Arya)

 1,865 total views,  5 views today

Continue Reading

Trending Topic