Connect with us

Lampung Utara

Bersama Alumni SMP 1 Abung Barat, GML Lampura Berikan Bantuan Kepada Warga Miskin

Published

on

Segenap Jajaran Pengurus DPD GML Lampung Utara Bersama Alumni SMP 1 Abung Barat Saat Memberikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu


Hanuang.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gema Masyarakat Lokal (GML) Lampung Utara (Lampura) bersama donatur Alumni SMP 1 Abung Barat berikan bantuan kepada warga.

Adapun penerima bantuan yakni Mbah Suginem, warga Desa Simpang Abung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampura, Jum’at, (28/06/19).

Diketahui menurut warga sekitar bahwa Mbah Suginem tidak pernah menerima bantuan dari desanya, hal itu dipertegas oleh Ketua GML Lampura, Rusdi Effendi, SH, yang memberikan bantuan.

“Menurut kami dari GML, Kepala Desa Simpang Abung diduga tutup mata dengan warganya sendiri” ungkapnya.

“Harapan kami dari DPD GML Kabupaten Lampung Utara, semoga aparat Desa Simpang Abung membuka mata untuk mengulurkan tangan, dan datang untuk membantu warganya yang hidup dalam kemiskinan” tambahnya.

Diketahui bahwa mbah Suginem menderita cacat mata dan mengalami kebutaan, dirinya tinggal seorang diri setelah ditinggal sang suami yang meninggal dunia.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. Kini ia hidup dan tinggal dirumah berukuran 2X3 M2, tanpa ada sanak saudara, hanya belas kasih dan perhatian dari tetangga sekitar untuk menyambung hidup. (Arya)

 4,026 total views,  6 views today

Bandar Lampung

Hasil Kesepakatan Bersama, Tahun Ini Salat Ied Berjamaah di Masjid dan di Lapangan Ditiadakan

Published

on

By

Keterangan Foto : Gambar Merupakan Ilustrasi Salat Ied Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.

Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (*)

 3,373 total views,  82 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Lampung Utara, Letkol Enrico Libas 27 Route Trail Ekstrim

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, bersama pejabat Dandim se-Korem 043/Gatam, melakukan aksi Gas trail sebagai kegiatan trail arisan Dandim se-Lampung, yang diselenggarakan di wilayah kodim 0412/Lampung utara, Sabtu, (06/03/21).

Kegiatan gas trail dipusatkan di Waterboom yang berlokasi di Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara.

Pada arisan gas trail Dandim se-Korem 043/Gatam diikuti oleh Dandim 0412/LU, Letkol Inf Harry Prabowo, Pejabat Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Dan Yonif 143/TWEJ, Danden Perbekalan dan Angkutan Lampung, dan juga komunitas motor Trail dari beberapa daerah di Provinsi Lampung dan lainnya.

Dengan bekal sepeda motor dan perlengkapan dalam gas trail, masing-masing para peserta melibas 27 titik route dengan medan yang cukup bervariasi serta menantang, dengan jarak tempuh hingga 8 jam lebih.

Selain kegiatan arisan gas trail Dandim se-Korem 043/Gatam, juga dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi dan ramah tamah antar sesama komunitas trail yang ada di Provinsi Lampung, dan menjalin sinergitas antar instansi TNI/Polri dan segenap pencinta olahraga trail.

Dandim 0421/LS merasa puas dengan medan yang memang cukup menantang dan memacu adrenalin tersebut.

“Walaupun sedikit kewalahan namun dengan bekal hoby dan semangat, akhirnya sampai juga ke titik finish ini dengan selamat” ujarnya.

“Mungkin di event-event kedepan kegiatan trail ini, akan lebih menantang lagi di medan yang disiapkan oleh penyelenggara, kegiatan ini tentunya memberi kesan tersendiri, disamping bisa mengenali wilayah namun juga bisa bersilaturahmi dengan semua komunitas trail yang ada dilampung ini” tambahnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Dandim 0412 Lamut, atas segala persiapan yang telah dipersiapkan secara matang, sehingga kegiatan ini dapat berjalan secara lancar” tutupnya. (Arya)

 2,239 total views,  2 views today

Continue Reading

Lampung Utara

Selain Bupati Lampura, Berikut Daftar Tersangka Yang Ditetapkan Oleh KPK RI

Published

on

By

Keterangan Gambar : Foto Diambil Dari Google

Hanuang.com – KPK RI akhirnya menetapkan status tersangka kepada Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara sebagai tersangka kasus suap, Senin, (07/10/19).

Agung diduga menerima suap dari proyek yang digelar oleh Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten setempat.

Selain Bupati Agung, KPK juga menetapkan status tersangka kepada lima orang lainnya. Berikut daftar nama lengkap beserta status dan perannya :

  1. Raden Syahril, selaku orang kepercayaan Bupati Agung yang diduga sebagai penerima suap.
  2. Syahbuddin, selaku Kadis PUPR Lampura yang diduga sebagai penerima suap.
  3. Wan Hendri, selaku Kadis Perdagangan yang diduga sebagai penerima suap.
  4. Chandra Safari, selaku pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.
  5. Hendra Wijaya, selaku pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, keenam tersangka dijerat Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan pasal yang berbeda-beda. (Arya)

 4,196 total views,  2 views today

Continue Reading

Trending Topic