Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: ASDP Resmi Akuisisi PT Jembatan Nusantara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung SelatanNasional

ASDP Resmi Akuisisi PT Jembatan Nusantara

Redaksi
Last updated: 22 Februari 2022 18:00
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Jakarta, Hanuang.com — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) secara resmi telah mengakuisisi PT Jembatan Nusantara, salah satu perusahaan ferry swasta di Tanah Air melalui Penandatanganan Sales Purchasement Agreement (SPA) PT Jembatan Nusantara antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Mahkota Pratama dan PT Indonesia VIP selaku pemilik saham PT Jembatan Nusantara, di Jakarta.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan bahwa akuisisi PT Jembatan Nusantara ini telah melalui proses panjang, yang diawali dengan Kerjasama usaha selama 2 tahun. Proses ini, termasuk due dilligence telah melibatkan lembaga internasional dan nasional serta para stakeholder demi memastikan semua proses telah sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance.

“Penandatanganan SPA hari ini menjadi momentum bersejarah sekaligus milestone, bukan hanya bagi ASDP namun bagi industri penyeberangan. Bahwa melalui akuisisi ini ASDP tidak hanya menjadi operator dengan armada terbanyak namun menjadi perusahaan terdepan dalam penerapan standarisasi keselamatan dan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa,” tutur Shelvy.

Ia menambahkan, melalui akuisisi ini diharapkan ASDP dapat terus berkembang secara anorganik, menjadi pemimpin pasar serta memberikan kontribusi untuk melayani transportasi Indonesia lebih baik dengan semangat “Bangga Menyatukan Nusantara”.

Dalam seremonial penandatanganan SPA pagi ini, ASDP diwakili oleh Direktur Keuangan, TI dan Manajemen Risiko Djunia Satriawan, dari pihak PT Jembatan Nusantara diwakili oleh Direktur JN Rudi Susanto. Turut hadir pula melalui daring Dewan Komisaris ASDP, dan jajaran direksi serta seluruh pejabat Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan serta tamu undangan yang hadir baik secara fisik maupun daring.

Dalam kesempatan ini, ASDP turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung ASDP dalam akuisisi ini, khususnya kepada pemegang saham dan regulator baik Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan atas arahan-arahan yang diberikan, sehingga dapat terwujud aksi korporasi ini.

Langkah ASDP mengakuisisi perusahaan ferry swasta merupakan inisiatif strategis sebagai bagian dari rencana jangka panjang perusahaan tahun 2020-2024 khususnya dalam pengembangan jasa manajemen dan operator kapal ferry yang akseleratif khususnya dalam penambahan armada serta mendorong pertumbuhan perusahaan yang agresif dalam rangka menuju IPO.

ASDP berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi segmen penyeberangan dengan menambah jumlah armada sebanyak 19 unit kapal selama kurun 5 tahun (2020 – 2024) yang diperuntukkan di lintasan komersial reguler, eksekutif, LDF dan lintasan internasional.

Diketahui, Jembatan Nusantara merupakan perusahaan kapal ferry swasta yang memiliki jumlah armada cukup besar sebanyak 53 unit dan mengoperasikan 6 lintasan Long Distance Ferry (LDF). Dengan adanya akuisisi ini akan menambah portofolio kekuatan armada serta lintasan yang dioperasikan ASDP. Peningkatan armada dan lintasan dari JN, maka akan meningkatkan optimalisasi trip pelayaran dan lintasan komersial lain, dan pada akhirnya dapat mendongkrak pendapatan ASDP.

Sebelum akuisisi ASDP telah memiliki 166 unit kapal, dan setelah akuisisi menjadi 219 unit kapal sehingga mengukuhkan posisi ASDP sebagai perusahaan ferry dengan jumlah armada terbesar di Indonesia, bahkan dunia.

Shelvy menegaskan, dengan bertambahnya portofolio komersial ini dapat menjadi langkah penting bagi ASDP yang sampai saat ini telah melayani sekitar 290 rute. Dari jumlah tersebut, 70 persen di antaranya adalah rute perintis yang berarti orientasi pelayarannya bukan untuk meraup profit semata. Dengan demikian, 30 persen sisanya merupakan rute komersial yang mampu menopang lintasan perintis berjalan dengan baik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh ASDP.

“Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa kita harus memperkuat layanan penyeberangan khususnya di pulau terdepan dan terluar. Akuisisi ini menjadi bukti dan kekuatan baru bahwa kita bersama dengan ASDP dan JN akan hadir dengan pelayanan lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Dirjen Budi kembali menekankan untuk lebih memberi perhatian terhadap aspek keselamatan mengingat angka kecelakaan transportasi penyeberangan relatif tinggi dan banyak lokasi pelayanan dan pengoperasian kapal yang digunakan untuk kepentingan wisata dan bisnis. Operator kapal harus terus memprioritaskan layanan penyeberangan yang berkeselamatan.

Direktur Jembatan Nusantara, Rudi Susanto menyampaikan apresiasi kepada ASDP dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya penandatangan SPA hari ini.

“Proses akuisisi ini berjalan sangat dinamis hingga sampai hari ini dapat terwujud. Ini menjadi momentum yang sangat baik bahwa Jembatan Nusantara kini dapat membangun ekonomi bangsa melalui layanan penyeberangan bersama nakhoda baru, ASDP Group. Dengan diakuisisinya JN tentu akan menambah kekuatan alat produksi, sehingga semakin memperkuat pemerataan ekonomi masyarakat dengan terciptanya layanan angkutan penyeberangan dan logistik yang lancar dan semakin kuat melayani pengguna jasa di seluruh Indonesia,” ujarnya menandaskan. (Arya)

Penasehat DWP Lamsel Sambangi dan Berikan Bantuan Kepada Korban Pelecehan Seksual
Koramil Penengahan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan Sekitar
Musrenbang Bakauheni, Para Petani Dapatkan 1155 Sertifikat Redistribusi Tanah
Kapolri Instruksikan Jajarannya Bantu Program Pemerintah Turunkan Angka Stunting
Masuk Dalam Kuali Panas Rebusan Gula Merah, Sekujur Tubuh Fadilah Salma Melepuh
TAGGED:Lampung SelatanNasional
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Bantu Warga, Babinsa Penengahan Ikut Gotong-Royong Perbaikan Atap Mushola
Next Article Bertambah Lagi, Kali Ini JPKP Dukung Kepemimpinan Nanang Ermanto
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?