Hanuang.com – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) membuka penjaringan untuk Bacalon Bupati dan wakil Bupati Lamsel dalam Pilkada Tahun 2020.
Dilokasi Jati, Jalan Trans Sumatera, Kecamatan Kalianda itu, Tampak terlihat pendaftar pertama yakni H. Antoni Imam, SE, yang mengambil berkas formulir pendaftaran dan langsung mengembalikannya, Senin, (07/10/19).
“Insya Allah saya siap bekerja sama dengan semua elemen termasuk dengan siapa nantinya, berkaitan dengan PKS ini, saya berharap dan Insya Allah optimis diusung oleh partai PKS” ungkapnya.
“Saya sebagai legislatif yang sudah empat periode, jadi semua dan segalanya kedepannya sudah saya pertimbangkan termasuk strategi” tambahnya.
Bukan hanya di Partai PKS, dirinya juga mendaftar selaku bacalon Bupati Lamsel dibeberapa partai yang ada. Pihaknya berharap program yang selama ini tetap dapat dijadikan prioritas untuk kedepannya, dan merupakan program lanjutan atas yang selama ini dijalankan.
“Banyak hal-hal yang kita mulai secara sederhana, baik dibidang kesehatan dan lainnya, mulailah kita tunjukkan kecintaan terhadap masyarakat, karena bagi saya masyarakat merupakan kekuatan terbesar” pungkasnya.
“Selama ini saya sering turun ke masyarakat dan menyerap aspirasi tanpa mengenal strata maupun ekonomi, dan hal itu akan tetap saya jalankan” tutupnya.
Diketahui bahwa DPD PKS Lamsel membuka penjaringan bacalon Bupati dan wakil Bupati Lamsel mulai dari tanggal 7 hingga 14 Oktober 2019.
Hal senada diungkapkan Ketua Penjaringan DPD PKS Lamsel, Andi Apriyanto, menjelaskan bahwa calon pemimpin pilihan PKS memiliki beberapa kriteria.
“Saya ditunjuk sebagai ketua penjaringan, harus menjaga independensi, jadi saya jamin bahwa kita tidak akan kocok bekem, siapapun yang terbaik akan kita ajukan. Ya seorang pemimpin itu harus menguasai daerah, dikenal luas, serta dicintai, karena akan menyelesaikan program-program dimasyarakat yang mana seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan” bebernya.
“Karena Lamsel ini banyak problem, mulai dari pendidikan, Infrastruktur, dan sedemikian kompleknya, yang harus diselesaikan oleh seorang pemimpin” tutup Andi. (Arya)