Hanuang.com – Warga di Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan (Lamsel) tersambar petir saat sedang berteduh di gubuk tengah sawah ketika hujan mengguyur, satu diantaranya meninggal dunia.
Insiden itu terjadi pada Jum’at (6/9/2024) sekitar pukul 8.30 WIB. Dimana Holidun (36) yang kesehariannya sebagai petani tengah mengairi sawah menggunakan mesin.
Akan tetapi, usai Holidun mengisi Bahan Bakar Miyak (BBM) pada mesin yang ia gunakan, tiba-tiba langit dalam keadaan mendung dan turun hujan dan iapun bergegas mencari tempat berteduh.
“Ya, benar telah terjadi musibah korban meninggal dunia akibat tersambar petir,” kata Benjo selaku tetangga korban.
Peristiwa itu terjadi di wilayah area persawahan Desa Bumi Jaya. Ketiga korban pagi tadi tengah menyedot air menggunakan mesin untuk mengairi sawah yang kering akibat musim kemarau.
“Dan pada saat tengah berteduh di gubuk, kebetulan bertemu petani bernama Mardi warga Desa Rawa Selapan. Saat itu hujan deras disertai petir terjadi di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya
Pada saat hujan deras disertai petir kata
Benjo kemudian menyambar para korban, hingga akhirnya Holidun meninggal dunia.
“Sementara Mardi terpental dan berbaring dalam keadaan baju robek seperti habis terbakar, dengan dada menggosong,” ungkap nya
Dijelaskan Benjo, dalam keadaan luka bakar korban Mardi langsung menyampaikan peristiwa itu kepada warga lainnya. Selanjutnya warga menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
“Warga dan para kerabat korban mengevakuasi para korban dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” tandasnya.





