Connect with us

Lampung Selatan

Tekab 308 Polres Lamsel Berhasil Ungkap Kasus Begal Di Penengahan

Published

on

Hanuang.com – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan (Lamsel) berhasil mengamankan pelaku begal yang terjadi di jalan lama tanjakan Temiang, Desa Tanjung Heran, Kecamatan Penengahan, Lamsel, Rabu, (06/03/19).

Press release yang digelar di Mapolres Lamsel tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Lamsel, AKBP. Mohamad Syarhan yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP. Try Maradona.

Adapun pelaku yakni berinisial IR (18), warga Desa Gedong Harta Kecamatan Penengahan, RM (15) warga Desa Sukabaru Penengahan, yang masih berstatus pelajar disalah satu sekolahan di Lamsel.

Kronologis yakni pada hari Minggu, (03/02/19) sekitar pukul19.00 WIB di Jalan Lama Tanjakan Temiang Desa Tanjung Heran Kec. Penengahan Kab. Lamsel telah terjadi tindak pidana curas R2 berawal dari korban di Bakauheni diminta tolong oleh pelaku IR dan pelaku LDW (DPO) dan kedua pelaku lainya untuk diantarkan ke Wilayah Penengahan Lamsel.

Kemudian korban dan ketiga orang peIaku naik keatas motor korban (bonceng empat_red) dan menuju lokasi yang dimaksud.

Sesampainya dilokasi Jalan Lama Tanjakan Temiang Desa Tanjung Heran Kec. Penengahan Kab. Lamsel, pelaku IRP menyuruh korban mengehntikan sepeda motornya, kemudian mengeluarkan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis golok yang sebelumnya telah dibawa oleh pelaku IR yang disembunyikan dibalik jaket yang dikenakannya kemudian menempelkan senjata tajam tersebut ke leher korban dan berkata kepada korban “CEPAT TURUN KALAU GAK MAU SAYA BACOK” selanjutnya korban turun dari sepeda motor kemudian lari dan meninggalkan sepeda motor miliknya yang kemudian sepeda motor tersebut dibawa oleh pelaku RM kerumah pelaku IR.

Kapolres Lamsel, AKBP. Mohamad Syarhan, menjelaskan bahwa ungkap kasus tersebut yakni hasil penyelidikan dari Tekab 308 Polres Lamsel dan berhasil menemukan barang bukti milik korban.

“Pada hari Rabu, (27/02/19), Anggota Tekab 308 dipimpin kanit Jatanras melakukan penyelidikan terhadap keberadaan barang bukti sepeda motor hasil curas yg terjadi di Desa Tanjung Heran Kec. Penengahan Kab. Lampung Selatan, hasil Iidik Ran sepeda motor tersebut berada di Desa Cintamulya Kec. Candipuro Lamsel, selanjutnya team bergerak dan mengamankan 1 unit sepeda motor Jenis BEAT tersebut ditempat teman pelaku 480” jelasnya.

Berdasarkan informasi dan hal Iidik dari pelaku 480, sekitar pukul 15.00 WIB, dirumah pelaku IR yang berlokasi di Desa Gedong Harta Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan dilakukan penangkapan terhadap pelaku IR dan pelaku RM dan 1 orang pelaku atas nama LDW berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam proses pengejaran anggota Tekab 308.

Hal senada diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP. Try Maradona menjelaskan ada tindakan dan penanganan khusus bagi pelaku yang masih dibawah umur.

“Bagi pelaku dibawah umur, Ancaman dibawah 7 tahun kita upayakan diversi, yakni nantinya ada bimbingan khusus bagi para pelaku dibawah umur yang akan dilalukan pembinaan langsung dari bapas, sidangnya pun nantinya akan diupayakan masuk ke peradilan anak” tutupnya.

Kini kedua pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolres Lamsel guna penyelidikan lebih lanjut. (Arya)

 3,818 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Secara Virtual, Pemkab Lamsel Ikuti Rakor Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang digelar secara virtual.

Rapat dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Hadir juga dalam Rakor itu, sejumlah Menteri Kabinet Indonsia Maju, Jaksa Agung, Kasatgas Covid-19 Nasional, serta kepala daerah mulai dari gubernur, bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM, bersama sejumlah pejabat utama serta Kepala OPD terkait, mengikuti Rakor tersebut melalui zoom meeting dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Senin malam (14/6/2021).

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto telah mengumumkan perpanjangan PPKM Mikro dari tanggal 1 sampai 14 Juni 2021.

PPKM merupakan kebijakan baru pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia. Istilah ini berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mekanisme PPKM dan PSBB berbeda. Kebijakan penerapan PSBB merupakan inisiatif awal berupa pengajuan pembatasan ada di Pemerintah Daerah. Sementara, pembatasan PPKM ada di tangan Pemerintah Pusat.

Dengan berakhirnya pemberlakuan PPKM Mikro pada hari ini, 14 Juni 2021, pemerintah melaksanakan evaluasi dengan seluruh kementerian, lembaga, serta daerah yang ditetapkan melaksanakan PPKM.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, M. Darmawan mengatakan, dari hasil Rakor tersebut pemerintah kembali akan memperpanjang penerapan PPKM Mikro.

Adapun lanjut Darmawan, kebijakan PPKM Mikro diterapkan untuk menekan kasus positif serta melandaikan kurva penyebaran Covid-19.

“Intinya, pemerintah meminta untuk lebih meningkatkan lagi pelaksanaan PPKM di daerah. Dan ini (PPKM) akan terus diperpanjang lagi,” ujarnya ditemui usai Rakor. (Az)

 356 total views,  229 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pasuruan Wakili Lamsel Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, meminta seluruh masyarakat Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan proaktif dalam berbagai program pembangunan maupun kegiatan di desa.

Menurut Nanang, semua program desa yang telah dibangun akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh masyarakat.

Demikian disampaikan Nanang Ermanto pada rapat koordinasi (Rakor) jelang penilaian lomba desa tingkat Provinsi Lampung tahun 2021 di Aula Balai Desa Pasuruan, Senin (14/6/2021).

“Partisipasi masyarakat yang mempunyai kemauan, memiliki nilai tinggi dalam penilaian. Dengan adanya lomba desa ini, ambil positifnya. Saya harap Desa Pasuruan menjadi lebih mandiri,” katan Nanang dalam arahannya.

Dengan telah dilakukannya berbagai persiapan dan inovasi menjelang penilaian lomba desa, Nanang juga berharap Desa Pasuruan mampu menjadi pemenang dalam ajang lomba tingkat provinsi tersebut.

“Kalau kita hanya mengikuti lomba ini untuk seremoni, untuk apa kita berbulan-bulan memperbaiki. Apapun semua sudah kita benahi. Pemerintah daerah memfasilitasi desa supaya ada suatu perubahan,” tukasnya.

Nanang juga mengungkapkan beberapa inovasi yang akan menjadi fokus tim penilai terhadap Desa Pasuruan. Diantaranya, kegiatan kampung tangguh, kegiatan bumdes dengan berbagai turunannya, kampung literasi, lumbung gizi desa (Bugisa), smart village, jurnalis desa, dan lainnya.

Untuk itu, Nanang meminta agar seluruh inovasi tersebut dapat benar-benar dipersiapkan dengan baik. Sehingga nantinya tim penilai provinsi tidak mempunyai celah untuk meruntuhkan inovasi yang telah dilakukan.

“Ini (inovasi) yang akan dinilai oleh provinsi. Pada hari ini harus benar siap-siap sampai besok penilaian. Jangan apa yang akan dinilai ini, ada beberapa yang mampu merontokkan 10 inovasi yang ada,” imbuh Nanang.

Nanang juga berharap kepada seluruh pendamping di enam dinas, agar dapat benar-benar mempersiapkan tim. 

Hal itu dilakukan agar pendamping dapat lebih fokus dalam menjelang penilaian lomba desa yang akan berlangsung pada hari Rabu, 16 Juni 2021 mendatang.

“Dua hari ini tidak ada main-main. Kita konsentrasi mempersiapkan semaksimal mungkin. Saya yakin dan percaya kalau Lampung Selatan ini sudah cukup berpengalaman dalam lomba desa ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, Nanang juga berpesan agar seluruh aparatur desa beserta masyarakat dapat terus menjaga nilai kreatifitas, inovasi dan juga kebersihan di desa tersebut. Meski nantinya penilaian lomba telah berakhir.

“Jangan nanti setelah lomba, udah blukar lagi, bukan desa tangguh lagi. Nah ini saya sudah senang melihat desa bersih, terus dijaga desanya,” pesan Nanang. (ptm)

 974 total views,  229 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Dinas Damkar dan Penyelamatan Lamsel, Evakuasi Ular Sanca di SDN 1 Way Urang

Published

on

By

Hanuang.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) melakukan evakuasi terhadap hewan melata jenis Pyton (Sanca) di SDN 1 Way Urang, Senin, (14/06/21).

Ular yang sudah cukup besar dan panjang tersebut diketahui berada di garasi yang filihat oleh salah satu dewan guru.

Hal itu dibenarkan oleh Rully Fikriansyah selaku Kabid Damkar dan Penyelamatan Pemkab Lamsel, yang menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 1 regu untuk melakukan evakuasi.

“Kita dapat telpon langsung dari salah seorang dewan guru bahwa ada ular di dalam lingkungan sekolahnya, kita langsung terjunkan 1 regu dari pokso Kalianda menuju lokasi” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, saat ini hewan melata tersebut sudah dipastikan aman dan jauh dari pemukiman warga. (*)

 1,299 total views,  229 views today

Continue Reading

Trending Topic