Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Sepuluh Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Nasional

Sepuluh Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Indonesia

redaksi
Last updated: 2 Februari 2021 14:46
redaksi
6 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Bahan baku bagi produksi vaksin Covid-19 kembali tiba di Indonesia pada Selasa, (02/02/21). Kali ini, pemerintah mendatangkan sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari perusahaan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 10.15 WIB.

“Alhamdulillah pada hari ini tanggal 2 Februari 2021 Indonesia telah menerima kembali bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis dengan tambahan overfill sebanyak 1 juta dosis,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto.

Untuk diketahui, tambahan berupa overfill sebanyak satu juta dosis tersebut merupakan ekstra volume yang diberikan oleh perusahaan Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi yang nantinya akan dilakukan Bio Farma.

Vaksin produksi Sinovac tersebut adalah vaksin yang saat ini digunakan Indonesia dalam tahapan awal vaksinasi dan merupakan salah satu vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis kepada 181,5 juta masyarakat Indonesia. Di tahap pertama ini, pemerintah memprioritaskan para tenaga kesehatan untuk pertama kali memperoleh vaksin tersebut.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menerima dua dosis suntikan vaksin tersebut masing-masing pada 13 dan 27 Januari 2021 lalu untuk membuktikan bahwa penggunaan vaksin tersebut telah melalui sejumlah uji klinis dan aman diberikan kepada masyarakat.

Vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebelumnya telah menerima izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin tersebut juga telah memperoleh fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Untuk selanjutnya, bahan baku vaksin tersebut akan diproduksi lebih lanjut oleh Bio Farma menjadi vaksin siap pakai yang juga akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara gratis bagi 181,5 juta masyarakat Indonesia.

“Semua bahan baku vaksin ini setelah diolah menjadi produk jadi, terlebih dahulu harus melalui sejumlah rangkaian uji mutu yang ketat yang dilakukan oleh laboratorium Bio Farma dan BPOM untuk memastikan vaksin yang kita hasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan,” tutur Bambang.

Kedatangan 10 juta dosis bahan baku vaksin ini merupakan kedatangan yang keempat setelah pada kedatangan-kedatangan sebelumnya pemerintah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dan 1,8 juta dosis vaksin siap pakai. Pada kedatangan ketiga, pemerintah juga memperoleh 15 juta dosis bahan baku vaksin yang selanjutnya akan diproses oleh BUMN farmasi Bio Farma.

Hadir menyaksikan ketibaan vaksin tersebut di antaranya ialah Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma Bambang Heriyanto. (BPMI Setpres)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Asops Panglima TNI Berangkatkan Ratusan Yonif Para Raider 501/BY Ke Papua
Next Article Dirnarkoba Polda Jateng Terima Pin Emas Dari Kapolri, Ini Alasannya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satreskoba Lamsel Kembali Tangkap Pelaku Pemilik Sabu di Natar
Jokowi Tinjau Vaksinasi Ulama dan Tokoh Lintas Agama
Malam Minggu Ini, Pentas Seni Malam Amal & Doa Bersama Tuk Korban Tsunami Di Gor Way Handak Digelar
Babinsa Tanjung Bintang Gelar Karya Bakti Pembangunan Masjid Bersama Warga
Lomba Pos Kamling, Babinsa & Bhabinkamtibmas Lamsel Jadi Juri Penilai
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?