Connect with us

DPRD

Reses Di Way Lubuk, Hero Lamsel Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Published

on

Hanuang.com – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), H. Hendry Rosyadi, SH, MH, kembali menggelar reses tahap II di wilayah Dapil I (Kalianda-Rajabasa), Kamis, (20/08/20).

Bertepatan dengan Tahun Baru Islam (1 Muharram 1442 Hijriah), reses digelar di kediaman Plt. Lurah Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lamsel, Yan Fauzi, SH.

Hadir dalam giat tersebut, Camat Kalianda, Zaidan, SE, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Risma, TP PKK, Posyandu, beserta ratusan warga dari Kelurahan Way Lubuk dan Desa sekitar.

Yan Fauzi, SH, mengucapkan terima kasih atas reses Ketua DPRD Lamsel, dan dirinya menjelaskan dengan reses inilah waktunya masyarakat bertatap muka langsung dengan wakil rakyat dan menyampaikan keluh kesahnya.

“Way Lubuk ini merupakan Kelurahan paling muda, tapi tugas dan kewenangannya sama dengan desa yang lain, akan tetapi, meskipun begitu, tugas dan kinerja kami akan kami maksimalkan meskipun terkadang berbenturan dengan anggaran yang sangat minim” ujarnya.

“Dengan kedatangan pak Ketua DPRD disini, Inilah tempat kami curhat, Kedepan saya akan berbuat dengan semampu saya dan semaksimal mungkin. Kami mau berbuat banyak tidak bisa, karena keterbatasan anggaran, sedangkan masyarakat tidak tahu akan hal itu, dan tahunya disamakan dengan desa yang mempunyai anggaran besar dalam bidang fisik maupun pembangunan” tutupnya.

Camat Kalianda, Zaidan, SE, mengucapkan selamat datang di Kecamatan Kalianda, yang mana bahwa Kalianda mempunyai 25 Desa dan 4 Kelurahan.

“Beda desa dengan Kelurahan memang terlihat, desa itu ada ADD untuk aparatur, dan DD untuk pembangunan yang bersumber dari APBN, sedangkan untuk wilayah Kelurahan dari ADK yang mengandalkan dari APBD” bebernya.

“Pak Ketua ini pasti memahami, karena beliau memang asli putra daerah Kalianda, yang kami percaya memahami akan kondisi warganya, dan mana yang mesti didahulukan, dan kami do’akan agar sehat selalu…Amin” ujarnya.

Ketua DPRD Lamsel menjelaskan bahwa agenda reses yakni menyerap langsung aspirasi dari masyarakat dengan cara terjun langsung dan bertatap muka.

“Saya lihat Way Lubuk ini Kelurahan baru yang harus mengejar dari kelurahan lainnya atau yang sudah ada. Karena sejatinya sistem masyarakat untuk desa dan Kelurahan tak ada bedanya, namun dalam sistem pemerintahannya berbeda” ucapnya.

Kemarin kita sahkan PP terbaru tentang Insentif aparatur desa, saya juga disitu sudah berfikir keras agar wilayah kelurahan disamakan, saat itu kita defisit. Tak berselang dari itu, Indonesia tertimpa Covid-19, yang mana anggaran harus dialokasikan sebagai cadangan dan tertahan yang tertuang dalam SKB tiga Menteri” bebernya.

“Dengan terjun langsung ini, saya akan menyerap aspirasi masyarakat, yang mudah-mudahan nantinya dapat kita masukkan dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dengan harapan bisa terealisasi” bebernya.

“Saat ini Pemerintahan telah memakai Sistem E-planning dan E-Budgeting dengan mencari skala prioritas yang penting dari berbagai sisi dikalangan masyarakat. Karena kelurahan ini jika tidak dibantu maka tidak bisa berjalan, jadi disinilah kita harus bersinergi, karena 4 kelurahan yang ada di Kalianda menjadi tolak ukur Kabupaten Lamsel sebagai Ibukota” jelasnya.

Dalam penjelasannya, Hero sapaan akrabnya, berharap masyarakat juga tidak terjebak dengan apa yang sedang terjadi saat Pandemi Covid-19 ini, namun harus bisa berkreasi dan berinovasi dengan meningkatkan ekonomi kreatif, dan dirinya siap membantu mengupayakan itu semua.

Berlanjut ke sesi dialog dan tanya jawab, Kepala Lingkungan 02, Joko, menjelaskan bahwa secara garis besar masyarakat menginginkan infrastruktur peningkatan jalan lingkungan dan jalan produksi.

Selain itu dari kaum Hawa, Rosiatun, juga berharap pengajian ataupun majelis taklim, terus dapat ditingkatkan dan disejahterakan sehingga dapat berjalan dengan lancar.

Dan yang terakhir, yakni perwakilan Pemuda Karang Taruna, Jaya Rahmat, meminta agar peningkatan lapangan dan sarana dan prasarana olahraga.

Dari semua segmen pertanyaan, Hero menerima dan mengatakan bahwa nantinya semua usulan dan permintaan masyarakat akan dimasukkan dalam Pokir.

“Semua usulan ini akan kita tampung dan coba masukkan di Pokir, nanti kita lihat Berdasarkan skala prioritasnya, nantinya juga itu ada yang bisa diatasi dengan ADK” tutupnya. (Arya)

 3,661 total views,  3 views today

DPRD

DPRD dan Pemkab Lamsel Setujui KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2021

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD setempat menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD 2021.

Penandatanganan berlangsung dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan, yang dilaksanakan secara virtual dari ruang DPRD setempat, Rabu (8/9/2021).

Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi yang didampingi wakilnya yakni, Wakil Ketua I Agus Sartono, Wakil Ketua II Agus Sutanto dan Wakil Ketua III Waris Basuki menandatangani berita acara Nota Kesepakatan tersebut dari gedung DPRD setempat.

Sementara, mewakili Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa menandatangani Nota Kesepakatan itu dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat disaksikan 37 anggota DPRD dari jumlah 50 anggota secara keseluruhan.

Hadir juga anggota Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, beserta Staf Ahli Bupati, Asisten, dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi mengatakan, rapat paripurna itu merupakan tindak lanjut dari rapat paripurna tanggal 23 Agustus 2021 dalam rangka Penyampaian Nota Pengantar KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

“Sesuai dengan tahapannya, KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 telah dibahas di Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sehingga hari ini Badan Anggaran DPRD menyampaikan laporan atas pembahasan tersebut,” ujar Hendry Rosyadi mengawali rapat paripruna tersebut.

Hendry menyebut, dalam pendapat akhirnya, delapan Fraksi di DPRD Lampung Selatan menyatakan sepakat menerima dan menyetujui KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021.

Delapan Fraksi itu yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB, dan Fraksi Nasdem Hanura Perindo.

“Maka kesimpulan rapat paripurna DPRD hari ini adalah menyetujui rancangan tentang KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 untuk disepakati menjadi Kebijakan Umum Perubahan APBD TA 2021 serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara TA 2021,” ucap Hendry Rosyadi.

Sementara, melalui forum rapat paripurna itu, Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran serta jajaran Sekretariat DPRD yang telah melaksanakan seluruh rangkaian pembahasan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2021.

“Nota Kesepakatan Perubahan KUPA-PPAS APBD ini adalah rangkuman persetujuan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam proses awal penyusunan dokumen penganggaran rancangan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021,” ujar Pandu.

Lebih lanjut Pandu menyampaikan, dengan adanya kesepakatan atau persetujuan itu, menggambarkan pentingnya menyamakan persepsi tentang prioritas pembangunan.

Dirinya berharap, apa yang telah disepakati adalah hasil yang terbaik dan akan menjadi salah satu persembahan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Untuk itu, seluruh catatan, koreksi, rekomendasi, kritik dan saran dari Badan Anggaran DPRD telah kami catat dan terima. Dan akan menjadi materi bagi kami dalam penyusunan rancangan APBD Tahun Anggaran 2021,” kata Pandu.

Pandu menambahkan, berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang mengatur bahwa dengan telah ditanda tanganinya Nota Kesepakatan Perubahan KUPA-PPAS tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan segera menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari masing-masing perangkat daerah dengan berpedoman pada pagu dan plafon anggaran sementara yang telah disepakati bersama.

“Selanjutnya berdasarkan pada RKA tersebut, kami akan menyusun dan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021,” pungkasnya. (Az)

 2,016 total views,  18 views today

Continue Reading

DPRD

Serap Aspirasi Masyarakat, Deden Alindo Reses di Desa Margasari

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Deden Alindo, menggelar Reses di Desa Margasari, Kecamatan Sragi, Lamsel, Senin, (19/04/21).

Hadir dalam giat tersebut, Pjs. Kades Margasari, Suhadi, Babinsa Koramil Palas, Serda Kisnoto, Ketua LPM, aparatur pemerintah dan juga masyarakat.

Suhadi mengatakan mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada anggota DPRD Lamsel dalam rangka reses tersebut.

“Tentunya kami bisa menyampaikan beberapa aspirasi kepada bapak” ungkapnya.

“Pada kesempatan kali ini, kami meminta serta memohon kepada bapak Komisi III bidang Pembangunan, agar dapat memperjuangkan pembangunan didesa Margasari ini, terutama akses jalan/infrastruktur, agar desa ini bisa berkembang lebih cepat lagi” tutupnya.

Hal senada diungkapkan Deden Alindo, bahwa kehadirannya dalam rangka terjun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi serta keluh-kesah yang ada.

“Kedatangan saya kesini adalah dalam rangka reses menyerap aspirasi masyarakat, dan untuk selanjutnya mohon doanya apa yang dinginkan oleh pemerintahan desa dan masyarakat desa Margasari akan saya perjuangkan tentang usulan untuk pembangunan infrastruktur, sebagai jalan penghubung desa Margasari dengan Mandalasari yang belum sama sekali tersentuh pembangunannya” bebernya. (*)

 4,859 total views,  20 views today

Continue Reading

DPRD

Pembahasan Pansus LKPJ Bupati Lamsel, DPRD Semprot Direktur RSUD Bob Bazar

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota pansus LKPj Bupati Lampung Selatan, Jenghis Khan Khaikal tersulut emosi dengan menggebrak meja saat pembahasan bersama RSUD Bob Bazaar (RSBB). Jenggis Khan Haikal terlihat emosional saat berbantahan dengan direktur RSBB dr Media Apriliana, di Aula rumah Dinas Ketua DPRD, Selasa sore 6 April 2021.

Anggota fraksi Demokrat itu sebelumnya sempat bertanya mengenai penanganan pasien suspek Covid-19 oleh pihak RSBB. Dimana, ada warga dalam proses perawatan kesehatannya karena diduga tergejala ditangani dengan protokol kesehatan.

Namun, dengan berakhir pasien meninggal dengan prosesi pemusalaran Invictus. Namun hasil akhir swab negatif.

“Tidak usah berbantahan. Kami hanya memberikan rekomendasi untuk rumah sakit, bagaimana kedepannya dapat menjadi lebih baik. Coba ibu bayangkan, sedihnya pihak keluarga, dari prosesi perawatan hingga pemakaman dengan prokes. Namun hasil tes akhir menunjukkan negatif Covid. Bahkan untuk prosesi takziah saja tetangga takut untuk datang ke rumah duka,” sergah Jenghis sembari menggebrak meja. (row)

 4,419 total views,  18 views today

Continue Reading

Trending Topic