Connect with us

Lampung Selatan

Pindah Tugas Ke MABES AD, Robinson Bessie Berikan Cinderamata Ke Bupati Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Tongkat Komando Komandan Kodim (Dandim) 0421/LS resmi berpindah tangan. Setelah 20 bulan sejak Desember 2018 bertugas sebagai Dandim 0421/LS, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie berpindah tugas ke Mabes AD sebagai Staf Perencanaan Angkatan Darat.

Ia digantikan oleh Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho, S.Sos, M.Tr (Han) yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Secaba Rindam II/Sriwijaya.

Dengan pergantian tampuk pimpinan ini, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie bersama Dandim 0421/LS yang baru Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho melakukan silaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di ruang kerja bupati setempat, pada Selasa pagi (4/8/2020).

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM beserta sejumlah pejabat utama dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie beserta keluarga atas dedikasinya selama mengabdi di Lampung Selatan.

Dirinya sangat mengapresiasi atas kinerja dan kerjasama yang sangat baik selama ini, terutama dalam mendukung pembangunan maupun penanganan bencana di Lampung Selatan.

“Selamat bertugas di tempat baru. Kami dan seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan akan senantiasa mendoakan semoga sukses selalu di tempat tugas baru,” kata Nanang.

Usai pertemuan itu, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie atau yang biasa disapa Robinson ini mengaku sangat terkesan selama bertugas sebagai Komandan Kodim 0421/LS.

Ia menilai, Pemkab Lampung Selatan sangat terbuka dan pejabatnya khususnya bupati sangat mendukung setiap kegiatan Kodim 0421/LS terutama untuk kesejahteraan masyarakat.

“Yang jelas bagi saya sesuatu yang luar biasa bekerjasama dengan pemerintah daerah selama saya berdinas sebagai Komandan Kodim disini. Karena kita benar-benar bersinergi, terjalin komunikasi yang baik dan saling membantu. Intinya kita seiring sejalan selama ini,” ujar Robinson.

Robinson juga menceritakan, banyak persoalan yang ia hadapi selama bertugas di Lampung Selatan. Mulai dari musibah tsunami akhir 2018 lalu sampai dengan pandemi COVID-19 yang mewabah diseluruh negeri.

Namun berkat kekompakan seluruh jajaran Forkopimda bersama bupati dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung, semua persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

“Sangat terkesan sekali, karena kita sangat guyub. Forkopimda bersama-sama Pak Bupati saling mendukung satu sama lain. Tidak ada yang berjalan sendiri-sendiri, sehingga semua program dapat berjalan dengan baik. Terutama ketika terjadi bencana, banyak program yang kita lakukan bersama-sama,” kenangnya.

Sementara, Dandim 0421/LS yang baru, Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Bupati Lampung Selatan serta jajaran Forkopimda Lampung Selatan.

Dia menyatakan siap bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga negara lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Untuk kedepan kita sama-sama membangun membantu pemerintah daerah dalam rangka mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat Lampung Selatan,” ucapnya. (Arya)

 1,059 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Dua ABG Spesialis Pencuri Ratusan Ekor Ayam Dibekuk Polsek Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Kalianda berhasil mengungkap 2 (dua) orang Anak Baru Gede (ABG) pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib di desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kedua pelaku yang masih ABG ini yakni, SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lamsel ini ditangkap karena sebelnya diduga telah melakukan pencurian 153 ekor ayam, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib di Dusun Kubu Panglima Desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakup, SPd mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Selasa (3/8/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua remaja yakni SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib didesa Merak. Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Keduanya ditangkap lantaran sebelumnya, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib telah melakukan pencurian 153 ekor ayam didusun Kubu Panglima desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.”Tuturnya.

Dalam menjalankan aksinya keduanya bermula pada, Senin 19 Juli 2021, sekitar pukul 01.00 wib, di kandang Ayam Usaha Jaya Dusun Sukamampir desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan ayam petelur sebanyak 153 ekor warna coklat yang dilakukan oleh pelaku.” ungkapnya.

Adapun modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara merusak pagar kawat, kemudian memanjat pagar kandang dan masuk selanjutnya para pelaku mengambil ayam petelur sebanyak 153 ekor, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.240.000,- (dua belas juta dua ratus empat puluh ribu rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda dan langsung ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim dan melakukan penangkapan kedua pelaku, Senin (20/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib, didesa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini kedua pelaku yang akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa ayam petelur warna coklat sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ” Pungkasnya. (humas)

 605 total views,  605 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pasca Kebakaran Pasar Bakauheni, Pemkab Lamsel Siapkan Relokasi Kios Bagi Pedagang

Published

on

By

Hanuang.com – Pasar Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan terbakar hebat, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Akibatnya, seluruh bangunan dan 263 kios pedagang ludes dilahap si jago merah.

Atas kejadian tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta jajaran bergerak cepat memikirkan nasib pedagang Pasar Bakauheni yang kehilangan kiosnya.

Nanang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menyiapkan tempat relokasi kios pedagang Pasar Bakauheni yang terkabar. Upaya itu dilakukan agar para pedagang bisa kembali berjualan setelah kios mereka ludes terbakar.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyediakan tempat relokasi di Pasar Siring Itik untuk para pedagang yang tertimpa musibah kebakaran,” ujar Nanang Ermanto disela meninjau lokasi Pasar Bakauheni pasca kebakaran, Selasa pagi (3/8/2021).

Usai meninjau lokasi kebakaran Pasar Bakauheni, Nanang beserta jajaran langsung menuju Pasar Siring Itik yang akan dijadikan tempat relokasi pedagang Pasar Bakauheni.

Nanang menyatakan, selain lokasi kedua pasar tersebut masih berada di satu desa, lokasi Pasar Itik lebih nyaman untuk pedagang dan pembeli, karena ada tempat parkirnya. Sehingga tidak menggangu pengguna jalan raya, dan tidak rawan kecelakaan.

“Jarak antara Pasar Bakauheni dan Pasar Siring Itik juga hanya 2 kilometer dan masih dalam satu desa, di Desa Bakauheni. Jadi Pak Yusri (Kadis Perdagangan) dan pak camat beritahu pedagang kalau pemerintah daerah menyediakan tempat untuk mereka kembali berusaha,” kata Nanang. (kmf)

 612 total views,  612 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kemendagri Minta Pemda Cek Pemetaan Alokasi Bansos

Published

on

By

Hanuang.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta agar pemerintah daerah (Pemda) kembali mengecek pemetaan alokasi bantuan sosial (bansos) di wilayah masing-masing. Hal itu guna mencegah terjadinya kerentanan sosial akibat pandemi Covid-19.

Instruksi tersebut terungkap dalam rapat sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait penerapan PPKM Level 1, 2, 3 dan 4 pada beberapa wilayah kabupaten/kota di Indonesia yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (3/8/2021).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang mengikuti kegiatan itu secara virtual dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat.

Nampak mengikuti kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, Staf Ahli Bidang Keuangan Lampung Selatan, Akar Wibowo beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto, mengatakan, pemerintah daerah dapat mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menangani dampak dari pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Hal tersebut tertuang dalam Permendagri Nomor 39 Tahun 2020 tentang Pengutamaan Penggunaan Alokasi Anggaran Untuk Kegiatan Tertentu, Perubahan Alokasi dan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

“Dalam Inmendagri telah disebutkan bagaimana tata cara pemerintah daerah bisa memberikan bansos. Jadi tidak lagi berbasis pada aturan tertulis,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ardian, Dinas Sosial beserta stakeholder terkait harus melakukan pemetaan alokasi bansos, guna mencegah munculnya potensi-potensi kerentanan sosial akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi.

“Mengenai bansos ini kacamata kita jangan hanya terbatas pada data DTKS, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Lakukan pemetaan sosial, bansos ini yang paling penting dari kacamata kami adalah tepat sasaran,” ungkapnya lebih lanjut.

Ardian berharap, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Jajaran Pemerintahan terkait dapat saling bersinergi dan berkoordinasi dengan baik, guna mencegah kemungkinan munculnya masyarakat yang terdampak dari Covid-19. (ptm)

 617 total views,  617 views today

Continue Reading

Trending Topic