Connect with us

DPRD

Pemkab & DPRD Lamsel Gelar Vicon Bersama MENDAGRI

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, 3 (tiga) Wakil Ketua DPRD, Darol Kutni, Agus Sutanto, Agus Hartono, Pj. Sekdakab. Thamrin, serta Tim TAPD mengikuti Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat bersama Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia melalui Teknologi Video Conference (Vicon), di ruang Video Congference, Rumah Dinas, Jum’at (17-4-2020).

Rapat koordinasi yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian tersebut, diawali dengan pemberitahuan beberapa daerah yang telah merealokasikan APBD TA. 2020 untuk Percepatan Penanganan Covid-19, baik itu untuk klaster kesehatan, klaster ekonomi maupun klaster sosial.

Mantan Kapolri itu meminta pemerintah daerah untuk responsif melaporkan refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan Instruksi Kemendagri Nomor 1 Tahun 2020 tanggal 2 April 2020, pemerintah daerah diminta selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah instruksi itu diterbitkan harus sudah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan covid-19.

Namun, hingga Rakor yang diselenggarakan melalui Video Conference tersebut, tercatat masih ada 138 daerah (7 Propinsi, 131 Kab/Kota) yang belum menganggarkan penanganan dampak ekonomi. Selanjutnya, yang belum menganggarkan penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebanyak 93 daerah (4 Propinsi, 89 Kab/Kota). Sedangkan yang belum menyampaikan informasi refocusing APBD TA 2020 sebanyak 7 daerah.

“Kami ingin pemerintah daerah responsif untuk melakukan penanganan dan penyesuaian APBD. Sedangkan yang belum menyampaikan informasinya, semoga memang tidak ada Covid-19,” ujar Tito Karnavian.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, usai mengikuti Rakor mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sudah melaksanakan refocusing anggaran sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh pemerintah pusat, baik itu alokasi anggaran untuk penanganan kesehatan, alokasi anggaran untuk penanganan dampak ekonomi maupun anggaran untuk social safety net atau jaring pengaman sosial.

“Rakor melalui Video Conference kali ini, mendagri lebih menyoroti pada daerah yang belum me-refocusing APBD TA 2020 atau yang masih dianggap terlalu kecil dalam penyediaan anggaran untuk penanganan Cobid-19,” kata Nanang.

“Untuk Lampung Selatan, sudah mengganggarkan penanganan Covid-19, baik untuk klaster kesehatan, ekonomi, maupun sosial sebesar 67 milyar,” kata Nanang lagi.

“Untuk penanganan kesehatan kita anggarkan sebesar 29,43 milyar, penanganan dampak ekonomi sebesar 10,32 milyar dan untuk penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebesar 27,47 milyar Anggaran yang sudah terpakai sekitar 4,17 milyar,” tambah Nanang.

“Tidak hanya persoalan anggaran, upaya pencegahan penyebaran virus corona pun intensif kita lakukan dengan berkoordinasi bersama Forkopimda, Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Desa, para pelaku usaha maupun unsur lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Lampung Selatan mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menanggulangi wabah covid-19.

Lebih lanjut, Hendry Rosyadi menjelaskan, sesuai arahan Mendagri, Menkeu, Mensos, serta menteri PDT bahwa pemerintah daerah harus merelokasi dan merefokusing anggaran untuk pengadaan APD untuk Rumah Sakit Rujukan Covid19 sampai ke Puskesmas. Kemudian menyiapkan anggaran untuk jaring pengaman sosial serta menyiapkan anggaran untuk membantu pelaku ekonomi dan UMKM yang terdampak Covid-19.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan pihak eksekutif dalam menanggulangi wabah Covid-19 di Lampung Selatan,” ujar Hendry Rosyadi. (Arya)

 8,523 total views,  11 views today

DPRD

Di Paripurna DPRD Lamsel, Nanang Sampaikan Rancangan APBD TA 2022, Pendapatan Diproyeksi Sebesar Rp. 2.166 Triliun

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2022.

Nanang Ermanto menyampaikan nota keuangan Rancangan APBD TA 2022 tersebut tersebut kepada DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam dalam rapat paripurna secara virtual melalui konferensi video dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Jumat (19/11/2021).

Sementara, rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi didampingi tiga orang wakilnya dari ruang sidang gedung DPRD setempat. Dari pantauan tim ini, rapat paripurna itu dihadiri 46 anggota dewan dari 50 anggota dewan yang ada.

Hadir juga Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa, perwakilan anggota Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Thamrin beserta para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Nanang mengatakan, bahwa Rancangan APBD TA 2022 telah menerapkan secara penuh Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Selain itu kata Nanang, Rancangan APBD TA 2022 juga telah menerapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah beserta Pemutakhirannya.

“Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 ini juga telah menerapkan dan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022,” ujar Nanang.

Untuk itu lanjut Nanang, dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 berdasarkan pada prinsip yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah.

“Juga tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS,” kata Nanang.

Sedangkan, dari sisi tahapan penyusunan, Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 juga telah sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Kemudian, dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis,  efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan dasar bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan penerimaan dan pengeluaran daerah,” tutur Nanang.

Dalam nota keuangnnya, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto juga menyampaikan ringkasan proyeksi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2022.

Dimana dalam laporannya Nanang mengungkapkan, jika Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp.2.166.427.940.000,00.

“Pendapatan Daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp.311.732.833.000, Pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp.1.721.261.507.000, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp.133.433.600.000,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nanang memaparkan, untuk Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, diproyeksikan sebesar Rp. 2.224.088.232.638,00 yang terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer.

“Belanja Operasi direncanakan sebesar Rp.1.506.869.833.973, Belanja Modal direncakan sebesar Rp.286.744.020.965, Belanja Tidak Terduga direncanakan sebesar Rp.9.639.207.000, dan Belanja Transfer direncanakan sebesar Rp.420.835.170.700,” tutur Nanang.

Nanang melanjutkan, untuk Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp.59.660.292.638 yang bersumber dari perkiraan SiLPA Tahun Anggaran sebelumnya.

“Penerimaan pembiayaan tersebut merupakan proyeksi terhadap SiLPA Tahun Anggaran 2021. Untuk mengetahui SiLPA secara pasti harus menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021,” katanya.

Sedangkan lanjut Nanang, dari sisi pengeluaran pada Tahun Anggaran 2022 Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diproyeksikan akan mengalokasikan sebesar Rp.2.000.000.000 untuk penyertaan modal pada Perusahaan Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju.

“Dengan demikian maka diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp.57.660.292.638 yang dipergunakan untuk menutupi defisit anggaran untuk Tahun Anggaran 2022,” ucapnya.

Selanjutnya, Nanang berharap kepada anggota DPRD agar dapat membahas lebih lanjut dan dapat menyetujui Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 yang telah disampaikan tersebut.

“Besar harapan kami bahwa pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 dapat dilakukan secara konstruktif sehingga mampu menghasilkan rancangan APBD yang berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” tandasnya. (AZ)

Penulis : Mhr Aziz

 2,361 total views,  22 views today

Continue Reading

DPRD

Tim Banggar Harap TAPD Pelajari Turunnya Belanja Modal TA 2020

Published

on

By

Hanuang.com – Usai menggelar Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, tentang penyampaian nota pengantar KUA PPAS APBD TA 2022 oleh Bupati Lampung Selatan, H Nanang Ermanto, kepada DPRD yang dilakukan secara virtual meeting dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Jumat 5 November 2021 lalu.

Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Selatan, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat tentang pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2022. yang dipusatkan di Aula rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Senin (8/11/2021).

Rapat dipimpin Ketua Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan, H Hendry Rosyadi didampingi tiga orang wakilnya yakni Agus Sartono, Agus Susanto dan Waris Basuki yang dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurut salah seorang anggota Badan Anggaran (DPRD) Lampung Selatan, Sesuai dengan Tema Pembangunan Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022 Adalah Peningkatan Kualitas Pembangunan Infrastruktur Untuk Pengembangan Potensi Wilayah dan Peningkatan Kualitas SDM’.

“Jika kita merujuk dengan tema tersebut, artinya anggaran belanja modal kita harus di tingkatkan supaya pembangunan bisa optimal. Karena Pembangunan tahun 2022, salah satu prioritas pembangunan adalah pemulihan ekonomi” ujarnya.

Dikatakan kondisi perekonomian Lampung Selatan di era pandemi sangat kontraksi, sehingga arah kebijakan belanja dan strategi tahun 2022 perlu di tekankan.

“Dengan begitu dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, kedua, pengembangan sektor pariwisata sebagai pemicu atau trigger aktivitas sektor Riil seperti usaha mikro, dan industri kecil, menengah sektor informal, dan subsektor ekonomi kreatif. Namun bagaimana itu bisa terwujud jika angka anggaran belanja modal untuk tahun 2022 ini angkanya saja menurun sebesar 20,56 persen jika bandingkan dengan belanja modal tahun 2021” kata praktisi hukum itu.

Dijelaskan, anggaran belanja modal di tahun 2021 sebesar Rp.276.124.905.938,00, sedangkan untuk belanja modal tahun 2022 di proyeksikan sebesar Rp. 219.349.772,000.

“Dengan penurunan belanja modal kita di tahun 2022 ini apa mampu kita mewujudkan tema tersebut, sedangkan pembangunan tahun 2022, salah satu prioritas dan pembangunan adalah pemulihan ekonomi, oleh karena itu kami minta TAPD untuk mempelajari kembali terkait turunnya anggaran belanja modal” pungkasnya. (Ari)

 1,457 total views,  16 views today

Continue Reading

DPRD

Rosdiana Pantau Vaksinasi Covid-19 di Desa Marga Karya

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Rosdiana memantau jalannya pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Desa Karang Sari dan Desa Margakaya, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten setempat, Minggu, (17/10/2021).

Legislatif Dapil V Kecamatan Jatiagung dari Fraksi PDI-Perjuangan itu mengatakan, pelaksanaan suntik Vaksin dengan sasaran bagi masyarakat di dua Desa dengan target 1.200 Dosis.

“Kegiatan ini merupakan intruksi dari Ketua DPC PDI-Perjuangan dan kegotong royongan sayap partai dan Srikandi PDI Perjuangan bersama Badan Penanggulangan Bencana.”katanya

Dijelaskan kegiatan tersebut merupakan percepatan Herd Immunity di kabupaten Lampung Selatan.

“Mudah-mudahan dengan gebrakan-gebrakan suntik Vaksin Lampung Selatan segera tercapai dan bebas Covid-19” pungkasnya. (Ari)

 868 total views,  18 views today

Continue Reading

Trending Topic