Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Patut Jadi Contoh, TPS 3R KSM Berkah Jaya Berhasil Olah Sampah Jadi Pupuk Kompos
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Patut Jadi Contoh, TPS 3R KSM Berkah Jaya Berhasil Olah Sampah Jadi Pupuk Kompos

redaksi
Last updated: 5 Agustus 2019 20:19
redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Camat Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Erdiyansyah, melakukan peninjauan ke tempat pengolahan sampah terpadu, TPS 3R (Reuse, Reduce, Recycling) Berkah Jaya, Senin, (05/08/19).

Lokasi yang terletak di Desa Pisang, Kecamatan setempat tersebut, yakni mengolah sampah organik dari sisa bahan tanaman menjadi pupuk kompos.

Erdiyansyah menjelaskan bahwa hal tersebut dapat menjadi percontohan dalam menangani masalah sampah ataupun limbah yang ada di wilayah lain.

“Ini bisa menjadi percontohan dalam mengatasi sampah dan cara pengelolaan sampah” ungkapnya.

Diketahui bahwa setiap harinya petugas berkeliling menjemput sampah ke tiap wilayah menggunakan kendaraan roda tiga dengan retribusi yang cukup terjangkau.

“Tempat ini sengaja dibangun oleh Pemerintah dalam hal penanganan limbah sampah organik untuk diolah lagi menjadi pupuk kompos yang berguna, serta dapat menciptakan kebersihan dan keindahan” bebernya.

“Perlu angkutan juga dari Dinas terkait (Disperkim_red), untuk mengangkut sampah non organik dan dibuang ke TPA, karena disini belum ada mesin pengolah limbah atau sampah non organik seperti plastik dan lainnya, karena mahal harga mesinnya” tambahnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, sampah yang didapat tersebut dilakukan pemilahan terlebih dahulu, mulai dari organik dan non organik untuk didaur ulang dan dijadikan pupuk kompos. (Arya)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Wakili Lampung Di Pra PON, KONI Lamsel Siap Kirimkan 18 Atlet Ke Jakarta
Next Article Jelang HUT RI, Anggota Paskibraka Mulai Ikuti Pelatihan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gelar Sosperda No 3 Tahun 2020, Dwi Riyanto : ”Ini Agar Masyarakat Mengerti Mengimplementasikan Perda, Terlebih Tahun Politik Saat Ini”
Yuk Kenali Pahlawan Kesehatan Indonesia, Prof. Sri Rezeki Hadinegoro
Percepat Penurunan Stunting, Hari Ke-3 Roadshow Swasembada Gizi di Kecamatan Ketapang
Pemkab Lamsel Kembali Perpanjang PTM Terbatas Sampai Januari 2022
DPRD Lamsel Gelar Sidang Paripurna Penyampaian LKPJ Kepala Daerah Anggaran 2021
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?