Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Nanang Pinta Semua Gotong-Royong Perangi Corona, Nelayan Dari Luar Daerah Harus Dipantau
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Nanang Pinta Semua Gotong-Royong Perangi Corona, Nelayan Dari Luar Daerah Harus Dipantau

Redaksi
Last updated: 26 Maret 2020 22:55
Redaksi
6 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi sebagai tindaklanjut dari hasil Rapat Koordinasi Pemerintah Propinsi dengan Sekda se-Kabupaten/Kota yang digelar pagi tadi (kamis, 26-3-2020) melalui video conference.

Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto tersebut, dilaksanakan di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati pada Kamis malam (26-3-2020).

Dalam arahannya, Nanang Ermanto menekankan kepada seluruh OPD untuk bekerja bersama-sama, bergotong royong memerangi corona virus disease (COVID-19) yang hingga kamis (26-3-2020), sudah tercatat sebanyak 893 kasus positif corona di Indonesia.

“Ini bencana non alam. Musibah nasional. Jika kita, Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berdiam diri, namanya kita tidak bertanggung jawab kepada masyarakat,” tegas Nanang.

“Lampung Selatan ini sebagai daerah perlintasan baik orang maupun barang. Kita ini pintu gerbangnya pulau Sumatera, memiliki resiko yang tinggi terhadap penyebaran COVID-19. Oleh karenanya kita harus bersatu padu, bergotong-royong secara bersama-sama untuk memerangi wabah virus corona yang semakin hari semakin banyak orang yang terinfeksi,” tegas Nanang lagi.

“Alhamdulillah juga, sejak kita sidak ke ASDP, pihak ASDP kini juga sudah lebih siap dalam upaya mencegahan wabah virus corona.Tadi mereka kirim foto ke saya. ASDP sudah bagus, kita juga jangan kendor,”kata Nanang menerangkan.

Pada kesempatan itu, Nanang juga menyoroti kedatangan nelayan dari luar daerah yang jumlahnya mencapai 230 orang. Nanang meminta kepada Camat serta instansi terkait untuk bersama-sama memantau kedatangan para nelayan tersebut yang menginap diwilayah Lampung Selatan sekaligus mengecek kondisi kesehatannya.

“Mereka itu pendatang dari pulau jawa. Kita tidak tau kondisi kesehatannya seperti apa. Tolong bener-benar dipantau dan diperiksa kesehatannya. Saya tidak mau masyarakat saya resah, apalagi sampai tertular, meskipun dari hasil pemeriksaan sementara, mereka semua dalam keadaan sehat,” kata Nanang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy Banggas Hutapea meminta bantuan kepada para Camat agar dapat memberikan pengertian kepada masyarakat agar tidak resah jika ada petugas kesehatan yang mendatangani masyarakat dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Lebih lanjut jimmy menjelaskan, kedatangan petugas kesehatan dengan menggunakan pakaian Alat Pelindung Diri (ADP) merupakan prosedur standar yang harus dijalankan untuk melakukan pemeriksaan, dan bukan berarti daerah tersebut sudah terkena wabah.

“Kita mau mengecek kesehatan terutama masyarakat yang datang dari luar daerah. Petugas kami menggunakan baju seperti astronot itu, bukan berarti di daerah itu ada yang positif corona. Ini perlu diberikan pemahaman agar masyarakat tidak menjadi heboh,” tutup jimmy. (Arya)

Siap Bersaing di Kancah Provinsi, Desa Srikaton Mulai Jalani Pembinaan Dari Dinas PMD Lamsel
Musrenbang Kecamatan Palas, Bupati Lamsel Dorong Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Kini Di GWH Sudah Ada Musholla Tempat Beribadah
Danramil dan Kapolsek Palas Hadiri Musrenbang Desa Pulau Tengah
Musrenbang Tanjung Bintang, Pemkab Lamsel Kucurkan Anggaran Pembangunan Sebesar 30 Milyar Rupiah
TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Hadapi Corona, Pemerintah Se-Provinsi Lampung Satukan Persepsi
Next Article Pasien Positif Covid-19 Di Lampung Bertambah Jadi 3 Orang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?