Connect with us

Lampung Selatan

Nanang : “Gak Usah Pikirkan Biaya, Nanti Pemerintah Semua Yang Tanggung”

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto meninjau korban terdampak gelombang tinggi tsunami, di RSUD Bob Bazar Kalianda, Minggu (23/12/2018).

Dalam kunjungannya, Nanang meminta keluarga korban untuk bersabar dengan musibah yang dialaminya.

Nanang juga menyatakan, keluarga korban tidak perlu memikirkan biaya perawatan selama ditangani di RSUD Bob Bazar.

FB_IMG_1545548822010 Nanang : "Gak Usah Pikirkan Biaya, Nanti Pemerintah Semua Yang Tanggung"

“Nggak usah dipikirkan, yang penting keluarga bisa kembali sehat semua. Nanti biar pemerintah yang membiayai perawatanya,” ujar Nanang kepada salah seorang keluarga korban.

Sedangkan, kepada petugas medis, Nanang meminta agar dapat bertindak dengan cepat dan tepat.

“Ini luka-lukanya dibersihkan dan diobati. Yang terpenting semua korban didata dan tertangani dengan baik,” imbuh Nanang.

FB_IMG_1545548817899 Nanang : "Gak Usah Pikirkan Biaya, Nanti Pemerintah Semua Yang Tanggung"

Sementara, Nanang juga memerintahkan Kepala BPBD Lamsel, Ketut Sukerta, untuk menata Rumah Dinasnya agar bisa dipergunakan sebagai posko bencana.

“Rumput-rumput di helipad dipangkas, dibersihkan. Sehingga bisa difungsikan untuk mendarat helikopter Basarnas jika diperlukan,” katanya.

“Korban yang masih berada di Puskesmas juga segera dibawa ke rumah sakit, agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Arya/Kmf)

 3,040 total views,  4 views today

Lampung Selatan

Di Bakauheni, Duta Swasembada Gizi Lamsel Tandatangani Komitmen Bersama

Published

on

By

Hanuang.com – Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan lakukan Road Show Program Swasembada Gizi di Kecamatan Bakauheni, Selasa (11/8/2020).

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan lakukan Sosialisasi Program Swasembada Gizi dan kunjungan ke Posyandu-posyandu di Kecamatan Bakauheni.

Dalam kunjungan tersebut, Winarni didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA), Korwil Pendidikan Ahmadin, Kepala Bidang Kesehatan Gizi Keluarga Dinas Kesehatan Lampung Selatan Devi Arminanto, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bakauheni, para Kepala Desa se-Kecamatan Bakauheni, para Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Bakauheni.

Selain memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang hadir, Winarni juga memberiku Vitamin dan makanan tambahan kepada Bayi-bayi di Posyandu-posyandu yang dikunjunginya.

Sosialisasi Swasembada Gizi yang dilakukan Winarni mempunyai sasaran para Ibu-ibu Muda yang sedang hamil dan menyusui serta pada bayi yang berusia dibawah 2 (dua) Tahun.

“Tujuan saya mensosialisasikan Program Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan ini untuk mengentaskan Stunting/Gagal Tumbuh di Kabupaten Lampung Selatan, terutama di Kecamatan Bakauheni” ujar Winarni saat mensosialisasikan Program Swasembada Gizi di Posyandu-posyandu di Desa Semana, Totoharjo dan Ponyandu Desa Belebu.

“Untuk itu saya mengharapkan kepada para Ibu Hamil dan Ibu-ibu yang mempunyai Bayi, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke Posyandu-posyandu terdekat di Desanya. Agar mendapatkan perhatian sedini mungkin apabila diketahui terindikasi bayi Stunting”, kata Winarni.

“1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan hal penting yang perlu diperhatikan bagi Ibu-ibu Hamil, karena pada 1.000 HPK tersebut bayi membutuhkan perhatian khusus agar terhindar dari Stunting/Gagal Tumbuh”, lanjut Winarni.

“Itulah sebabnya saya, selaku Duta Swasembada Gizi terus mensosialisasikan Program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ini agar Lampung Selatan Bebas Stunting”, papar Winarni.

Selain itu Winarni bersama para Ketua TP PKK se-Kecamatan Bakauheni, para Kepala Desa se-Kecamatan Bakauheni, para Ka. UPT Kesehatan Kecamatan Bakauheni, Forkopimcam, Korwil Pendidikan dan Kadis PP dan PA menandatangani Komitmen Bersama Penyelenggaraan Program Swasembada Gizi di Kecamatan Bakauheni.

Komitmen bersama tersebut berisikan :

  1. Memastikan Tidak terjadinya Stunting di Kecamatan Bakauheni,
  2. Memastikan Sumber Daya Manusia Sehat, Cerdas dan Berdaya Saing,
  3. Memastikan Tidak Terjadi Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Penandatanganan Komitmen Bersama Penyelenggaraan Program Swasembada Gizi di Kecamatan Bakauheni tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Totoharjo Kecamatan Bakauheni. (Au)

 401 total views,  401 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ketua TP PKK Lamsel Resmikan GSG Desa Kenyayan Bakauheni

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan resmikan Gedung Serba Guna (GSG) Desa Kenyayan Kecamatan Bakauheni, Selasa (11/8/2020).

Peresmian GSG dilakukan oleh Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin dan Camat Bakauheni.

Dalam kesempatan tersebut Winarni mengucapkan selamat kepada masyarakat Desa Kenyayan yang telah memiliki Gedung Serba Guna sendiri, “selamat kepada masyarakat Desa Kenyayan yang telah memiliki Gedung Serba Guna sendiri, karena tidak semua Desa memiliki GSG”, katanya.

“Hal ini tidaklah mudah, dibutuhkan Perencanaan dan biaya yang tidak sedikit untuk membangun sebuah GSG, untuk itu sudah seharusnya kita berterima kasih kepada Pemerintah. Dan saya berharap Pemerintahan Desa dapat mensinergikan Program-program Kerjanya dengan Program-program Kerja Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat”, ujar Winarni.

Winarni juga berpesan kepada seluruh elemen masyarakat Desa Kenyayan untuk dapat merawat GSG tersebut dengan baik.

“Saya meminta kepada Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan seluruh jajarannya serta masyarakat dapat merawat dan menjaga GSG ini dengan baik”, pinta Winarni.

“Dengan dibangunnya GSG ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Desa Kenyayan, saya harap agar dapat digunakan untuk kegiatan yang positif bagi Pembangunan dan Kesejahteraan masyarakat Desa Kenyayan”, papar Winarni.

“Mudah-mudahan dengan telah diresmikannya Pengunaan GSG ini dapat berimbas meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kenyayan khusunya dan masyarakat Bakauheni pada umumnya”, tandas Winarni. (Au)

 411 total views,  411 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Winarni Resmikan Sanggar Seni Jaha Budaya

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan resmikan Sanggar Seni Jaha Budaya, Senin (10/8/2020).

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Lampung Hj. Winarni Nanang Ermanto meresmikan Sanggar Seni Jaha Budaya di Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Sidomulyo Rendi Eko, Kepala Bidang Kesenian Dinas Pariwisata Lampung Selatan Ponimin, para tokoh Masyarakat, tokoh Pemuda dan tokoh Agama setempat.

Sanggar Seni Jaha Budaya yang dibangun dengan Dana Desa (DD) Tahun 2020, dikelola oleh Esti Widodo yang juga Ketua BPD Desa Siring Jaha.

Rendi Irawan Camat Sidomulyo mengatakan, “alhamdulillah, sanggar seni budaya ini dapat diresmikan oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami terutama warga Desa Siring Jaha”, kata Rendi.

“Ini salah satu dukungan dan support dari Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan”, ujar Rendi.

Dalam arahannya Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan mengatakan, “saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Desa Siring Jaha, ini merupakan suatu terobosan dan dapat menjadi contoh bagi Desa-desa yang lainnya”, katanya.

“Saya optimis Sanggar Jaha Budaya ini, akan berkembang dan memberikan dampak positif bagi para penggiat seni yang ada di Lampung Selatan khususnya di Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo. Karena selain sebagai wadah kreativitas para penggiat seni, sanggar budaya juga merupakan wahana tempat berkumpulnya generasi muda untuk berkarya dan menghidupkan kembali sekaligus melestarikan kesenian tradisional lokal yang akhir-akhir ini eksistensinya semakin memudar tergerus oleh seni budaya asing”, ujar Winarni.

“Kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, saya meminta agar dapat melakukan pembinaan kepada sanggar-sanggar budaya yang ada di Kabupaten yang kita cintai ini. Karena dengan pembinaan yang berkelanjutan, ke depannya sanggar budaya ini akan dapat melahirkan para seniman dan generasi yang mumpuni dalam bidang Seni dan Budaya. Sehingga seni budaya yang ada Lampung Selatan dapat berkembang dan terjaga kelestariannya”, tandas Winarni.

“Dengan berdirinya sanggar budaya di Desa Siring Jaha ini, diharapkan akan menjadi model percontohan bagi desa lainnya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan untuk dapat membentuk dan mendirikan sanggar-sanggar seni lainnya. Semakin banyak bermunculan sanggar seni budaya, maka akan berdampak positif bagi masyarakat terutama para generasi mudanya. Dengan adanya sanggar seni di desanya para pemuda- pemudai dapat belajar berbagai macam kesenian, baik tari maupun seni lainnya”, pungkas Winarni.

Selain itu Winarni juga menyempatkan diri mengunjungi Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Mandiri Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo. (Arya)

 435 total views,  435 views today

Continue Reading

Trending Topic