Connect with us

Lampung Selatan

Mantap…!!! Setiap Armada Satker Polres Lamsel Sudah Dilengkapi APD

Published

on

Hanuang.com – Langkah antisipasi Polres Lampung Selatan (Lamsel) ditengah pandemi Covid-19, sepertinya terus ditingkatkan. Salah satunya, yakni dengan melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) disetiap armada Satuan Kerja (Satker) Polres.

Sedikitnya, ada sekitar 73 box APD yang dibagikan kepada masing-masing Satker. Pembagian APD tersebut, dilakukan oleh Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM usai gelar apel rutin di halaman Mapolres Lamsel, pagi tadi (30/4/2020).

Rinciannya, 4 box APD untuk Polsek Natar, 5 box APD untuk KSKP Bakauheni, 20 box APD untuk 10 polsek lainnya dengan pembagian masing-masing polsek 2 box APD.

Selain itu, 4 box APD untuk Sat Reskrim, 4 box APD untuk Sat Narkoba, 3 box APD untuk Sat Intel, 5 box APD untuk Sat Lantas, 4 box APD untuk Sat Sabhara, 3 box APD untuk Sat Binmas, 2 box APD untuk Sat Pol air, 2 box APD untuk SPKT Polres Lamsel, 2 box APD untuk Sat Tahti dan 5 box APD untuk Klinik urkes Polres Lamsel.

Selain APD, sejumah Satker Polres Lamsel juga dilengkapi dengan Faceshield. Sedikitnya, ada sekitar 80 pcs Faceshield yang dibagikan, yaitu Polsek Natar 10 buah, 9 Polsek lainnya masing-masing 3 buah, Reskrim 10 buah, Lantas 10 buah, Intel 10 buah, Sabhara 5 buah, Binmas 5 buah, Penjagaan 5 buah dan Sat Pol air 3 buah.

Untuk diketahui, pada Sabtu (25/4/2020) sejumlah Satker juga telah dibagi Faceshield. Yakni KSKP Bakauheni 10 buah, Polsek Kalianda 3 buah, Sat Narkoba seaport 10 buah, Pos PAM Krakatau seaport 10 buah, Check poin Bakauheni 5 buah dan Check point VIP Bandara 11 buah.

Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo mengatakan, APD dibagikan kepada masing-masing Satker guna memaksimalkan langkah antisipasi dari pihak Polres.

“Ketika ditemukan kasus yang diduga Covid-19, maka polisi wajib langsung mengambil tindakan penanganan, tanpa menunggu piha kesehatan,”tegas Kapolres.

Ia juga menegaskan, jika melaukan penanganan pada kasus yang diduga Covid-19, maka polisi wajib mengenakan APD secara lengkap.

”Tidak boleh hanya ada yang menggunakan masker saja, ataupun faceshiled saja. APD harus lengkap digunakan saat melakukan penanganan,” sambungnya.

Dirinya berharap, penyerbaran virus corona ini dapat segara teratasi.

”Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT, sehingga dijauhkan dari segala penyakit. Untuk itu, ikhtiar kita sebagai manusia yaitu melakukan langkah-langkah pencegahan sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah,” harapnya. (Arya)

 3,127 total views,  3 views today

Lampung Selatan

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda APBD Lamsel TA. 2021

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran (TA) 2021 kepada DPRD setempat secara virtual.

Nanang menyampaikan Raperda tersebut dalam rapat paripurna DPRD Lampung Selatan melalui konferensi video dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Senin (20/9/2021).

Sementara, Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi memimpin jalannya rapat paripurna tersebut dari ruang rapat gedung DPRD setempat. Ia didampingi dua orang wakilnya yakni, Wakil Ketua II Agus Sutanto dan Wakil Ketua III Waris Basuki.

Sementara dari data yang disampaikan Plt Sekretaris DPRD, Yansen Mulia menyebut, rapat paripurna itu dihadiri 35 anggota dewan dari 50 orang anggota DPRD keseluruhan.

“Hadir secara fisik sebanyak 17 orang, hadir melalui aplikasi virtual meeting 28 orang, dan 1 orang sakit sisanya izin 14 orang,” tutur Sekretaris Dewan, Yansen Mulia.

Setelah rapat paripurna memenuhi persyaratan kehadiran jumlah minimal anggota dewan (kuorum), rapat kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Lampung Selatan.

“Maka dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan masa persidangan ketiga, rapat ke-19, tahun sidang 2021, dalam rangka penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 secara resmi dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ucap Hendry Rosyadi seraya mengetuk palu 3 kali.

Setelah dibuka, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 oleh Bupati Lampung Selatan.

Nanang menyampaikan, seiring perubahan dampak Covid-19 yang semakin meluas, diperlukan upaya penanganan bersama antara pemerintah dan pemerintah daerah melalui realokasi dan refocusing anggaran belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2021.

Oleh karena itu kata Nanang, untuk penanganan pandemi dan dampak Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2021 sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021.

Hal itu terkait aturan Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan Pandemi Covid-19 dan dampaknya.

Selain itu lanjut Nanang, juga berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Nomor SE-2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

“Kemudian dengan memperhatikan hasil capaian kinerja pelaksanaan kegiatan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 sampai dengan bulan Juni 2021, dan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi-asumsi dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021, maka perlu dilakukan penyesuaian terhadap APBD Kabupaten Lampung Selatan,” kata Nanang.

Selanjutnya, Nanang Ermanto menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 yang terdiri dari Perubahan Kebijakan Pendapatan Daerah, Perubahan Kebijakan Belanja Daerah, dan Perubahan Kebijakan Pembiayaan Daerah.

Nanang memaparkan, perubahan proyeksi pendapatan daerah meliputi kebijakan pendapatan daerah antara lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah sebesar 1,46%.

“Pendapatan Asli Daerah bertambah sebesar Rp.4.234.100.823. Dari sebelumnya sebesar Rp.289.838.306.000 menjadi sebesar Rp.294.072.406.823,” tutur Nanang.

Nanang merinci, Pendapatan Asli Daerah tersebut meliputi, peningkatan pada Pendapatan Pajak Daerah sebesar Rp.441.800.000 atau sebesar 0,31%.

Kemudian, penurunan pada Pendapatan Retribusi Daerah sebesar Rp.313.900.000 atau sebesar 1,27 %. Peningkatan pada Pendapatan Hasil Pengelolaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp.1.887.200.823 atau sebesar 21,94% dan peningkatan pada lain-lain PAD yang Sah sebesar Rp.2.219.000.000 atau sebesar 1,91%.

Selanjutnya, Dana Perimbangan mengalami penurunan sebesar Rp.11.732.441.000 atau sebesar 0,69 % yang meliputi, Penurunan Pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp.32.950.366.000 atau sebesar 2,07% dan Peningkatan Pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp.21.217.925.000 atau sebesar 18,98%.

“Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah tidak mengalami perubahan dari anggaran sebelumnya,” kata Nanang.

Dalam kesempatan itu, Nanang juga memaparkan perubahan proyeksi belanja daerah yang meliputi kebijakan belanja daerah meliputi, belanja operasi dan belanja modal.

Selanjutnya, Nanang Ermanto juga menyampaikan Perubahan Kebijakan Pembiayaan Daerah, yakni perubahan pembiayaan daerah dari Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp.72,5 miliar dari sebelumnya Rp.87,9 miliar menjadi Rp.160 miliar.

“Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut, maka akan ditetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD dan Rancangan Peraturan Bupati Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,” kata Nanang Ermanto.

Diakhir penyampaiannya, Nanang berharap, dari data-data keuangan yang telah disampaikan tersebut dapat dibahas bersama-sama pihak eksekutif dan legislatif.

“Dan pada akhirnya Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini dapat disepakati bersama antara Bupati dan DPRD dalam suatu nota kesepakatan Raperda Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021,” pungkasnya. (Aziz)

 1,669 total views,  715 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Nanang Ermanto Tinjau Pembelajaran Tatap Muka di Kecamatan Natar

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto Sambangi SD N 2 Candimas dan SMP N 1 Natar untuk meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah berlangsung, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, Selasa (21/9/2021).

Turut mendampingi, Tim Satgas Covid-19 Lamsel yang diantaranya : Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman, S.Sos, M.M. , Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Drs. Wahidin Amin, M.Si. , Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Yansen Mulia, M.P. , Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Yusri, SE, MM , Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Yespi Cory, SH , Camat Natar Rendy Eko Supriyanto,S.STP. , dan Camat Jati Agung Eko Irawan, S.STP., M.M. serta UPT Puskesmas Kec. Natar.

Dalam kunjungannya Bupati Nanang Ermanto berpesan agar para siswa, guru dan tenaga pendidikan lainnya harus lebih serius dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat selama PTM Berlangsung.

“Kuncinya ada di diri kita semua, dengan niat untuk menghilangkan virus corona ini saya yakin lampung selatan bisa, sekarang kita masuk zona kuning, saya harap Prokes tidak cuma berlaku di sekolahan saja tetapi dimana pun kita berada sehingga target kita untuk lampung selatan zona hijau tercapai,” Ucapnya.

Bupati Nanang Ermanto menjelaskan pembelajaran yang telah dilakukan melalui daring yang telah berlangsung hampir selama dua tahun, sudah dipastikan menghadirkan titik jenuh bagi siswa maupun guru pendidik.

“Pelaksanaan PTM ini harus dimanfaatkan dengan baik, saya yakin semua baik murid maupun gurunya ingin melakukan belajar tatap muka seperti ini, oleh karena itu saya minta para guru pengajar tidak usah membawa ponsel ketika sedang mengajar agar bisa fokus dalam mendidik muridnya,” Tuturnya.

Pada kunjungannya Bupati Nanang Ermanto juga sempat bercengkrama dengan para murid untuk mengetahui wawasan umum tentang kebangsaan dan kenegaraan yang mereka miliki, dengan memberikan pertanyaan penghapalan pancasila dan lagu-lagu kebangsaan indonesia. Terlihat para siswa mampu menghapal pengucapan pancasila dengan baik sehingga membuat para guru dan yang lainnya merasa bangga.

Sementara, Kepala Sekolah SDN 2 Candimas Sriyani mengaku telah melakukan persiapan PTM sejak jauh hari.

“Persiapan kami untuk pelaksanaan PTM ini sejak jauh hari dan sebaik mungkin, saat ini kita masih melakukan percobaan selama 10 hari, Jadi kita diberi kesempatan sebanya 25 persen siswa yang bersekolah dari total keseluruhan,” Ucapnya.

“Insya Allah, jika ini membaik dan tidak ada halangan kita akan meningkat terus sampai 100 persen siswa mengikuti pembelajaran tatap muka,” Ujarnya.

Diketahui saat ini pemerintah kabupaten Lampung Selatan telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka selama 10 hari. Dimana setiap kecamatan diizinkan sebanyak dua sekolah negeri baik dari SD maupun SMP untuk melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka tersebut. (Riko)

 1,608 total views,  686 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ini Pesan Bupati Lamsel Untuk Camat Natar

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto hadiri Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Natar di Aula Kantor Kecamatan Natar, Selasa (21/9/2021).

Serah terima jabat tersebut dilakukan antara Eko Irawan, S.STP., M.M. (saat ini menjabat sebagai Camat Jati Agung) dengan Rendy Eko Supriyanto,S.STP. (Camat Natar Saat Ini).

Usai melakukan peninjauan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah SD dan SMP setempat, Bupati Nanang Ermanto menyempatkan diri untuk menyaksikan sertijab antar camat tersebut.

“Ini suatu berkah saya hadir ada sertijab antar camat. Saya hadir disini tanpa sengaja, karena kebetulan jadwal saya ada di kecamatan natar yakni meninjau pelaksanaan PTM di Sekolahan SD, SPM,” Ucapnya.

Bupati Nanang Ermanto juga berkata dalam sambutannya agar camat yang baru dapat membuat kecamatan natar lebih maju lagi.

“Pergeseran suatu jabatan itu biasa diantara ASN, Pak eko telah melakukan banyak perubahan di kecamatan natar pada masa jabatannya selama dua tahun ini. saya harapkan pak rendy yang telah punya pengalaman dapat membuat kecamatan natar lebih maju lagi,” Tuturnya.

“Saya berpesan pak camat dan seluruh jajaran untuk tingkatkan kebersamaan dan gotong-royongnya. saat ini kita harus berupaya bagaimana lamsel bisa masuk zona hijau. ini Alhamdulillah kita level 2 sudah bisa melakukan kegiatan meski dibatasi,” ujarnya,

Dalam sambutannya Bupati Nanang Ermanto mengatakan agar pemerintah daerah melalui kecamatan natar untuk membangun perekonomian dan ketahanan pangan desa melalui pertumbahan pasar-pasar desa. (Riko)

 1,612 total views,  686 views today

Continue Reading

Trending Topic