Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Manfaatkan Burung Hantu (tyto Alba), Camat Way Panji Luncurkan Program Tibani
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Manfaatkan Burung Hantu (tyto Alba), Camat Way Panji Luncurkan Program Tibani

Redaksi
Last updated: 2 Februari 2022 19:46
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Kecamatan Way Panji merupakan salah satu Kecamatan yang berada di Kabupaten Lampung Selatan dengan jumlah desa sebanyak 4 desa. Keempat desa tersebut yakni Desa Sidoharjo, Sidomakmur, Sidoreno dan Balinuraga.

Memiliki area yang cukup potensial dalam bidang pertanian, membuat masyarakat di Kecamatan Way Panji mayoritas bekerja sebagai petani.

Namun, area yang potensial tentunya juga memiliki tantangan dalam pengelolaannya termasuk terkait dengan pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Hama tikus sering dijumpai oleh para petani padi di Kecamatan Way Panji.

Serangan hama tikus pada persawahan dapat menimbulkan kerusakan fatal hingga menyebabkan gagal panen.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh para petani beserta Pemerintah Daerah dalam pengendalian hama tikus ini.

Termasuk melalui program Tibani “Tyto Sahabat Petani” yang diinisiasi oleh Camat Way Panji dan petani desa setempat.

Camat Way Panji Luthfi mengatakan, Tibani (Tyto Sahabat Petani) adalah pemanfaatan burung hantu (tyto alba) sebagai pengendali hama tikus di persawahan masyarakat.

“Burung hantu tyto alba ini termasuk hewan nokturnal yang memiliki kemampuan memangsa 2 hingga 5 ekor tikus dalam semalam,” kata Luthfi.

Pelepasan burung hantu beserta pemasangan kandang burung hantu direncanakan akan ditempatkan dibeberapa titik pada Desa Sidomakmur.

“Untuk sementara rencana ada 6 ekor burung hantu yang akan kita lepas di area persawahan bersama kandangnya yang nantinya bisa mengcover 2 hektar lebih sawah,” tambah Luthfi.

Pemanfaatan burung hantu Tyto sebagai pengendali hama tikus di persawahan juga dirasa tergolong efektif, murah dan ramah lingkungan.

“Jika dibandingkan dengan pengendalian hama tikus secara setrum maupun bahan kimia, burung hantu ini lebih efektif dan murah.” tambahnya saat ditemui di Lokasi Musrenbang Kec. Way Panji (2/2/2022).

Luthfi menambahkan pengendalian melalui Tibani bertujuan agar hasil produksi pertanian baik dari segi kualitas maupun kuantitas dapat tetap terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Nanang Ermanto juga menanggapi program Tibani menjadi suatu inovasi yang baik yang harus kita lakukan secara konsisten agar mendapatkan hasil bersama.

“Nah ini tugas pak kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, tugas kita masyarakat menjaganya,” ujar Nanang.

Jika dilepas jangan ditembak menggunakan senapan angin, bikin peraturan desanya beri sanksi yang tegas bagi masyarakat yang melanggar.

Banyak masyarakat yang mencoba untuk menembak maupun memburu burung hantu tanpa memikirkan efek keberlanjutan khususunya pada ekosistem persawahan.

“Dengan demikian, diperlukan dukungan masyarakat banyak agar dapat menjaga kelestarian lingkungan di persawahan,” pungkas Nanang. (HY)

COVID-19, Kapolres Lamsel Himbau Masyarakat Untuk Mengkarantina Diri
Babinsa Koramil Palas Dampingi Baksos Dari Tim Dinkes Lamsel
Babinsa Bantu Warga Tebang Pohon Kelapa di Desa Lestari
Warga Palas Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Desa Sumur Kumbang
Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Padang Cermin Dampingi Petani Cabe
TAGGED:Lampung SelatanPemkab LamselPeternakanSatwa alam
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Winarni Lantik 5 Orang Bunda PAUD dan Literasi Desa Kecamatan Way Panji
Next Article Silaturahmi Ke Ormas GML, Carateker Katar Lamsel Jalin Sinergitas Antar Elemen Pemuda
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?