Connect with us

Lampung Selatan

Lamsel Jadi Tuan Rumah Pekan Daerah KTNA Ke – XVI Tingkat Provinsi

Published

on

Hanuang.com – Kabupaten Lampung Selatan dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) ke-XVI tingkat Provinsi Lampung tahun 2019.

Informasi itu terungkap dalam rapat persiapan dan ekspose pelaksanaan kegiatan Peda KTNA antara tim dari Provinsi Lampung bersama tim dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat, pada Kamis (27/6/2019).

Rapat yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Kabupaten Lampung Selatan, Mulyadi Saleh, dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtilkutura Pemerintah Provinsi Lampung Achmad Crisna Putra, dan Kepala KTNA Provinsi Lampung H. Kaslan.

Turut hadir, Ketua KTNA Lampung Selatan M. Amin Syamsudin, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtilkutura dan Perkebunan Pemkab Lampung Selatan Zailani Bura, serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam penyampaiannya, Mulyadi menyatakan, Kabupaten Lampung Selatan siap menyukseskan pelaksanaan Peda KTNA ke-XVI. “Intinya kami siap sebagai tuan rumah, masalah tempat acara, home stay semuanya sudah kami siapakan,” kata Mulyadi.

Untuk itu, dirinya berharap, agar semua pihak yang terkait dapat bekerjasama guna susksesnya pelaksanaan Peda KTNA tersebut.

“Saya harap semua pihak yang terlibat saling bahu membahu demi kelancaran acara ini. Nanti secepatnya, kita juga akan laksanakan rapat teknis untuk membahas lebih detail tugas masing-masing panitia yang telah dibentuk,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Achmad Crisna Putra mengatakan, Peda KTNA ke-XVI tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan program kerja KTNA Provinsi Lampung tahun 2016-2021.

“Dari kesepakatan Rembug Utama KTNA Provinsi Lampung pada saat Peda KTNA tingkat provinsi di Tulang Bawang tahun 2016, menetapkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai tuan rumah Peda KTNA selanjutnya,” ungkap Crisna Putra.

Lebih lanjut Crisna Putra menerangkan, acara yang akan dihadiri sekitar seribu kontingen petani-nelayan dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung itu, akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli hinga 18 Juli 2019 di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

“Rencananya acara ini akan langsung dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Junaidi di Lapangan Cipta Karya Kalianda tanggal 15 Juli 2019,” ujar mantan Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung ini.

Sedangkan, tujuan pelaksanaan Peda KTNA itu, adalah untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan, dan masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, dan berkelanjutan.

“Secara khusus, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepemimpinan dan kemandirian KTNA, menguatkan kelembagaan KTNA, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KTNA, meningkatkan jiwa wirausaha dan kesadaran terhadap lingkungan, serta persiapan untuk mengikuti Penas di Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 mendatang,” tuturnya. (Arya/Kmf)

 2,312 total views,  5 views today

Lampung Selatan

Vicon Dengan Gubernur, Nanang : “Bakauheni Masih Kurang Tenaga Medis”

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyampaikan perkembangan penanganan wabah Corona Virus Disease (COVID-19) di Lampung Selatan kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melalui teknologi Video Conference, Kamis, (09/04/20).

Didampingi Ketua DPRD, H. Hendry Rosyadi, Wakil Ketua DPRD, Darul Kutni, Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Edi Purnomo, S.Ik, Dandim 0421 Lamsel, Letkol. Kav. Robinson Oktovianus Bassie, Sekretaris Daerah, Thamrin serta beberapa Kepala OPD.

Nanang Ermanto mengawali laporannya dengan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur beserta rombongan yang melakukan peninjauan pelabuhan penyeberangan Bakauheni, mengecek secara langsung kesiapan ASDP dan KKP dalam pencegahan penyebaran virus corona covid-19 di Propinsi Lampung, pada Selasa (7-4-2020).

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Gubernur, hal ini tentunya menambah motivasi bagi kami untuk bekerja keras dalam memutus penyebaran corona, sebab kami berada di jalur terdepan, pintu gerbangnya pulau Sumatera,”ujar Nanang.

Pada kesempatan video konference yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut, Nanang Ermanto juga menyampaikan laporan kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh para petugas medis baik itu APD untuk rumah sakit maupun APD untuk petugas medis di Puskesmas.

Nanang juga menyampaikan laporan terkait Dana Desa (DD) di Lampung Selatan telah terealisasi 240 Desa dari 256 Desa yang ada di Lampung Selatan dengan total anggaran yang terserap sebesar Rp. 42 Miliar.

Selain itu, dalam penanganan kesehatan, khususnya untuk pencegahan virus covid-19 di pelabuhan Bakauheni, tak lupa Nanang meminta kepada Gubernur untuk dapat mengirimkan tenaga medis, baik dokter maupun perawat dari Propinsi Lampung, mengingat KKP yang bertanggung jawab terhadap kesehatan di area pelabuhan kekurangan tenaga medis.

“Tolong lampung selatan diutamakan pak gubernur untuk bantuan APD-nya, saya juga berharap agar permintaan tenaga medis dari KKP bakauheni dapat segera di tanggapi mengingat pelabuhan bakauheni masih kurangnya tenaga medis,” ujar Nanang.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi yang didampingi Forkopimda Provinsi Lampung, dalam arahannya meminta kepada Bupati/Walikota se-Propinsi Lampung mengamati realisasi Dana Desa (DD) serta tenaga kerja yang telah kembali dari luar negeri maupun dalam negeri untuk dilakukan penanganan yang serius.

Arinal juga meminta kepada Bupati/Walikota agar dalam menghadapi situasi saat ini, langkah yang harus diutamakan adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas, disamping juga memperhatikan dampak ekonomi tentang kebutuhan pangan yang bisa dimanfaat oleh masyarakat.

“Kepada para bupati/walikota saya ingin menyampaikan terkait Dana Desa (DD) untuk penangan covid-19 saat ini belum terealisasi semua, baru 1304 Desa dari 2435 Desa. Tolong untuk para bupati/walikota membuat kebijakan dengan memanfaatkan dana talangan jika DD belum bisa dicairkan. saya juga meminta agar para bupati/walikota tetap memperhatikan tenaga kerja yang telah masuk dari luar negeri maupun dalam negeri agar segera dilakukan lokalisir di masing-masing desa dengan penanganan yang serius agar tidak terjadi hal-hal yang kita inginkan,” ucapnya.

“Tadi juga kita telah mendengarkan arahan dari beberapa menteri dalam menghadapi situasi saat ini. Maka langkah yang harus dilakukan ialah kesehatan dan keselamatan masyarakat, itu yang utama. Juga memperhatikan dampak ekonomi dalam kegiatan stok pangan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, tentu membutuhkan kebijakan dari kita agar kebutuhan pokok dapat mampu berdaya beli oleh masyarakat. Tentunya yang tidak kalah penting ialah menjaga dunia usaha baik usaha kecil dan menengah harus tetap beroperasi,” lanjutnya.

“Bupati/Walikota diharapkan dapat menyiapkan lahan pemda untuk menjaga kemungkinan pasien covid-19 mungkin tidak berumur panjang, maka semua kabupaten/kota harus menyiapkan jangan sampai terjadi seperti kemarin ditolak penguburannya oleh warga,”ujar Arinal.

Sebelum menutup Rapat Koordinasi melalui Teknologi Video Conference, Arinal Djunaidi memberikan apresiasi kepada Bupati/Walikota yang telah bersedia mengikuti kegiatan rakor yang diselenggarakan secara mendadak.

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Bupati/Walikota untuk berkoordinasi, sehingga ketika saya ditanya oleh pemerintah pusat, saya dapat menjawab mewakili Bupati,”pungkas Arinal. (Arya/Riko)

 913 total views,  238 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ribuan Sabun Antiseptik DPD Perindo, Dibagikan Di Dua Kecamatan Di Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Aksi kemanusiaan DPD Partai Perindo Lampung Selatan (Lamsel) di Kecamatan Sragi, berlanjut ke dua desa. Yakni Desa Sumber Agung dan Sumber Sari.

Usai membagikan sekitar 3 ribu sabun antiseptik, aksi yang dipimpin Ketua DPD Perindo Lamsel, Aribun Sayunis melanjutkan misi ke dua desa di Kecamatan Palas. Yakni Desa Bumi Restu dan Tanjung Jaya. Disana, Aribun juga membagikan sekitar 3 ribuan sabun antiseptik, Kamis (9/4/2020).

Masih seperti sebelumnya,kegiatan itu dalam rangka membantu masyarakat untuk menanamkan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat. Tentu, ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Lamsel.

Ketua DPD Perindo Lamsel, H Aribun Sayunis mengatakan, tim sahabat Aribun yang membagikan sabun antiseptik kali ini di bagi dalam 4 tim. Yakni, tim Kartini DPD Perindo, Grin Perindo, Rescue Perindo dan Pemuda Perindo.

“Tim terbagi menjadi 4 kelompok. Yakni Tim Kartini, Tim Pemuda, Tim Grin dan Tim Rescue Partai Perindo Lamsel. Mereka terus menyisir seluruh desa untuk membagikan sabun antiseptik hingga merata kesetiap rumah warga,” kata Aribun kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sabun antiseptik yang dibagikan tersebut merupakan produksi UMKM Partai Perindo Lamsel sejak tahun 2017 lalu. “Melihat situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kami mengalokasikan ratusan ribu sabun untuk dibagikan kepada masyarakat,” tukasnya. (Arya)

 738 total views,  174 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Alhamdulillah…!!! Ribuan APD Tenaga Medis Akhirnya Tiba Di Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Ratusan Alat Pelindung Diri (APD) yang dipesan oleh Dinas Kesehatan Lampung Selatan (Lamsel) untuk Tenaga Medis akhirnya tiba, Kamis, (09/04/20). 

Sebanyak 900 APD itu akan Iangsung disebar ke Puskesmas yang ada di 17 Kecamatan Lamsel.

“Sudah sampai 900 APD dari 1000 APD yang dipesan oleh Dinkes Lamsel, APD tersebut Iangsung disebar sore ini ke masing-masing Puskesmas yang ada di Lamsel,jum|ahnya disesuikan dengan type Puskes,” ujar Juru Bicara Ketua Gugus Tugas Covid 19 Lamsel, Akar Wibowo yang dikutip dari laman www.lnews.co.

Selain itu, 200 APD yang dipesan oleh RSUD dr. Bob Bazar, SKM, Kalianda juga telah tiba secara bersamaan.

“Untuk rumah sakit Kalianda, sudah 200 APD yang datang dan siap digunakan oleh para Tenaga Medis (Gadis_red),” imbuhnya.

“Besok kita kumpulkan para Camat membahas soal teknis, yang jelas jumlah masker kain yang dipesan ke penjahit sesuai dengan jumlah penduduk desa tersebut dan mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini sudah diterima oleh warga.” Tukasnya. (Arya/Aka)

Sumber : Lnews.co

 1,617 total views,  182 views today

Continue Reading

Trending Topic