Connect with us

Lampung Selatan

Komisi X DPR RI Gelar Kungker Spesifik Bidang Pariwisata Di Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Sejumlah anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (17/1/2019).

Dari informasi yang dihimpun, rombongan yang dipimpin Dr. Ir. Djoko Udjianto, MM tersebut, diikuti 15 anggota legislatif dari berbagai fraksi yang ada di Komisi X DPR RI, 6 orang dari Sekretariat Komisi X DPR RI, dan 2 orang dari Kementerian Pariwisata.

Tiba Lamsel, rombongan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto, Sekretaris Daerah Ir. Fredy SM, MM beserta sejumlah Kepala OPD dilingkup Pemkab Lamsel, di Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat.

Djoko mengatakan, kunjungannya itu dalam rangka kunker spesifik bidang pariwisata di Kabupaten Lamsel. Pihaknya mengaku prihatin atas musibah tsunami yang melanda sejumlah wilayah di Lamsel beberapa waktu lalu.

“Kami datang kesini (Lamsel), untuk mendapatkan data-data dan fakta secara langsung, khususnya kerusakan di sektor pariwisata. Serta upaya penanganan apa saja yang telah dilakukan dengan maksud untuk mendapatkan data empiris sebagai rujukan dalam pengambilan dan penentuan kebijakan,” kata Politikus Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut Djoko menyatakan, bila pantai di Lampung Selatan memiliki potensi yang cukup besar karena memiliki garis bibir pantai sepanjang 182 Kilometer. Untuk itu dia mendorong daerah tersebut untuk bisa dikembangkan menjadi wisata pinggir laut.

Terlebih kata dia, sektor pariwisata termasuk dalam prioritas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019, guna peningkatan nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang salah satunya melalui pariwisata dan jasa produktif lainnya.

“Dengan kondisi ini, tentunya saya pasti akan berbicara kepada Kementerian Pariwisata dan kementerian terkait, agar daerah-daerah pesisir itu diberi alat early warning sistem, untuk mengantisipasi bencana tsunami maupun gempa bumi,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto berharap dukungan Komisi X dalam upaya pemulihan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata. Terutama dalam pengembangan dan membangkitakan kembali dunia pariwisata, khususnya di Lamsel.

“Mudah-mudahan setelah Komisi X DPR RI nanti melihat langsung lokasi pariwisata yang terdampak tsunami, dapat mendorong percepatan pemulihan melalui Kementerian Pariwisatatu,” harap Nanang.

Pantauan tim ini, usai pertemuan itu, rombongan Komisi X DPRI RI yang dipimpin Djoko Udjianto meninjau langsung destinasi wisata yang terdampak tsunami, diantaranya Pantai Kedu, Pantai Kedu Warna dan Alau-Alau Resort. (Arya/Kmf)

 1,213 total views,  6 views today

Lampung Selatan

Ajak Para ASN Berolahraga, Nanang : “Sepakbola Baik Untuk Menjaga Stamina”

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengikuti pertandingan sepak bola laga persahabatan gabungan antar Aparat Sipil Negara (ASN), Jum’at (15/1/2021).

Pertandingan sepak bola yang dilakukan di lapangan desa way galih tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama ASN pemkab lampung selatan.

Pertandingan tersebut turut pula diikut beberapa pejabat pemkab lamsel seperti, Kadis Perizinan, Martoni Sani, Kadis Perkebunan, Bibit Purwanto, Kabag BMS, Kholil, Kabag Umum, Cahyadi, Kabag TUK, Muhadi, Kabid Informasi Publik, Heri Wiono.

Bupati Nanang Ermanto menyampaikan disela pertandingan akan menjadikan pertandingan sepak bola tersebut sebagai rutinitas kegiatan pemerintah daerah yang akan dilakukan setiap jum’at.

“Pertandingan bola ini sudah beberapa kali dilakukan, kali ini kita bertanding dengan ASN dari Lingkup Sekretariat Pemkab Lamsel. Olahraga seperti ini membuat badan kita sehat stamina kita tetap terjaga di tengah pandemi covid-19 ini,” Ujarnya.

“Insya allah kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap jum’at. Jadi pagi hari nya kita senam bersama kemudian sore hari kita bermain sepak bola. Tidak hanya lingkungan pemkab saja nanti kecamatan – kecamatan akan kita undang kemari,” Ucapnya.

Terlihat pula di lokasi, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM bersama Para Pejabat Struktural Pemkab Lamsel Lainnya menyaksikan pertandingan laga persahabatan tersebut. Di akhir laga pertandingan ditutup dengan Skor 4 – 1 yang di menangkan oleh Tim Bupati Lamsel. (Riko)

 744 total views,  744 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Gelapkan Uang Setoran Hampir Setengah Milyar, Karyawan Indomaret Dicomot Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – PT. Indomarco Adi Prima yang berada di Jalan Lintas Sumatera Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami kebobolan uang setoran senilai ratusan juta.

Berdasarkan release yang disampaikan ke media, uang setoran tersebut diduga digondol salah seorang karyawan perusahaan, yakni Haryadi (24) warga Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Pemuda berkulit sawo matang ini merupakan sales marketing di PT. Indomarco Adi Prima. Ia melakukan penggelapan uang perusahaan tersebut pada Kamis (3/1/2020) lalu.

Kasat Reskrim Iptu Edy Yulianto mengungkapkan, pelaku melakukan penggelapan uang perusahaan dengan cara menggunakan faktur fiktif.

“Setelah barang dikirim oleh driver, pelaku menyuruh untuk mengirimkan barang-barang sesuai orderan tersebut ke toko lain. Kemudian, barang milik Indomarco tersebut dijual secara tunai oleh pelaku. Terlebih, uang penjualan barang itu tidak di setorkan ke PT. Indomarco Adi Prima. Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 471.718.635,” Ungkap Iptu Edy Yulianto, Jum’at (15/1/2021).

Ia melanjutkan, atas kejadian tersebut pihak perusahaan kemudian melaporkan tindakan pelaku ke Polres Lamsel. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Tipidter Sstreskrim Polres Lamsel langsung bertindak cepat.

“Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mendapat informasi bahwa pelaku berada di kediamannya, yaitu di Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

“Pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021 sekira jam 00.30 Wib anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lamsel berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya,” Imbuh Kasat Reskrim.

Dikatakannya, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan beberapa alat bukti diamankan ke Mapolres Lamsel. Barang buktinya yaitu berupa copy data diri Haryadi serta pengangkatan kerja di PT. Indomarco, copy 151 faktur dari PT. Indomarco dan copy 16 Stock Loading and Delivery. (*)

 930 total views,  930 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Lukai Istri & Anak Menggunakan Sebilah Keris, Nurhidayat Ditangkap Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Sidomulyo Lampung Selatan (Lamsel), berhasil mengamankan satu orang tersangka tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pelaku Nurhidayat (44) bekerja sebagai buruh bertempat tinggal di Dusun II Rt/Rw 001/002 Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Lamsel.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Hengki Darmawan menjelaskan, sekira jam 08.00 WIB pada hari Selasa tanggal 12 Januari 2021, telah terjadi tindak pidana KDRT oleh pelaku Nurhidayat (44) terhadap korban Sunarmi (35) yakni istri pelaku. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) dirumah pelaku.

“Pelaku menusuk korban pada bagian lengan kanan, lengan kiri, dan pada bagian bawah ketiak sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam jenis keris. Tak berhenti hanya pada korban, pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap anak korban SNA (12) dengan melukai bagian telapak kanan bagian kiri menggunakan keris,” rinci Iptu Hengki, Kamis (14/1/2021).

Akibat kejadian tersebut, korban Sunarmi (35) mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Bob Bzar kalianda untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan medis. Kemudian, paman korban Suwandi (55) melaporkan kejadian itu ke Polsek Sidomulyo untuk ditindak lanjuti.

“Berdasarkan laporan itu, polisi kemudian mengamankan tersangka Nurhidayat (44) dan dibawa ke Mapolsek Sidomulyo,” urai Iptu Hengki.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti yakni satu bilah senjata tajam jenis keris bergagang kayu warna cokelat guna kepentingan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat Pasal 44 ayat 2 No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun,” pungkas Iptu Hengki. (*)

 3,101 total views,  1,530 views today

Continue Reading

Trending Topic