Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Komisi IV DPRD Lampung Minta Harga Jual Hasil Bumi Distabilkan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
AdvertorialBandar Lampung

Komisi IV DPRD Lampung Minta Harga Jual Hasil Bumi Distabilkan

redaksi
Last updated: 11 Juni 2020 17:33
redaksi
6 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Memasuki musim panen khususnya di Provinsi Lampung dan sekitarnya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Lampung, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memberikan atensi lebih kepada para petani.

“Bulan Juni ini kan memasuki musim panen, nah kami dari Fraksi PKB meminta Pemprov agar melakukan terobosan dan langkah-langkah cepat supaya harga jual hasil bumi ini tidak anjlok,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, Okta Rijaya, Kamis (04/06/2020).

Anggota Komisi IV ini juga menyarankan agar Pemprov dapat melakukan intervensi pasar. Ini dilakukan agar hasil panen dari para petani di Lampung dapat segera terserap, serta untuk menjaga harga jual tidak turun.

“Kesejahteraan para petani harus diprioritaskan, jangan sampai harga anjlok di pasaran. Sehingga yang menjadi korban adalah para petani, makanya kami mendorong Pemprov melakukan terobosan, agar nilai jual dari hasil bumi ini dapat bersaing dipasaran,” ucapnya.

Selaras dengan Program Lampung Berjaya yang menjadi visi dan misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, sambung Okta, maka sudah seyogyanya Pemprov memberikan atensi khusus untuk para petani.

“Pak Gub dan Bu Wagub kan sudah menginsiasi kartu Petani Berjaya. Kita apresiasi itu, tapi harus ada langkah konkret lainnya, agar nilai jual dari hasil panen ini dapat menguntungkan bagi para petani, serta juga tidak memberatkan untuk masyarakat Lampung khususnya,” pungkasnya. (*)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Ini Harapan Komisi V DPRD Lampung Bagi BPIH Oleh BPKH Kemenag
Next Article Jaga Kearifan Lokal, Satgas 411 Kostrad Bantu Warga Buat Perahu Tradisional
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Naik 13 Persen, Sektor Logistik Topang Kinerja ASDP Selama Pandemi Covid-19
Berita Duka, Ibunda Wakapolda Sumsel Tutup Usia
Terbukti Langgar UU ITE, Bareskrim Polri Tangkap Youtuber Muhammad Kece
Bersama Kadis PUPR Lamsel, Nanang Tinjau Jembatan Ambrol Dekat Gedung Dakwah Muhammadiyah
Usai Digeruduk Warga, Homestay Green Lubuk Ditutup Sementara Oleh Pemkab Lamsel
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?