Connect with us

Lampung Selatan

Kepolisian Usut Video Viral Remaja Yang Doakan Kalianda Kembali Dilanda Bencana

Published

on

Hanuang.com – Ditengah bencana tsunami yang melanda Lampung Selatan, warga Lampung Selatan malah dibuat tidak nyaman dengan video dua orang remaja yang mendo’akan Kota Kalianda, Lamsel, kembali terkena musibah tsunami.

Video berdurasi 36 detik didalam mobil berlatar belakang Kota Lungsir, Bandar Lampung, memperlihatkan dua orang remaja, wanita dan laki laki yang sedang melakukan live di akun media sosialnya.

Dalam video tersebut, remaja pria meneriakan kata kata yang dianggap menyakiti perasaan warga Kalianda, Lampung Selatan.

“Masih peduli Kalianda?, gua gak mau!!, Pokoknya Kalianda harus kena tsunami,” teriak pria tersebut dalam video yang tersebar secara berantai di aplikasi pesan WhatsApp.

Dalam video itu juga, remaja laki laki tersebut menyerukan ajakan untuk tidak memberikan donasi untuk para korban tsunami di Kalianda.

“Buat kawan kawan jangan pernah donasi ke Kalianda, biarin aja diaorang rata,” katanya dengan nada tinggi.

Terkait video itu, Subdit II Ditreskrimsus Polda Lampung mengaku sudah melakukan penyelidikan. Hal itu dikatakan oleh Kasubdit II Ditreskrimsus Kompol Ketut Suriana.

“Lagi dilidik mas, sudah kita terima. Belum ada laporan resmi baru saya dapat kiriman,” katan Ketut. (Arya)

 8,285 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Aparat Gabungan di Pos Screening Tugu Garuda Terus Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pemudik

Published

on

By

Hanuang.com – POS SCREENING Tugu Pengantin/Tugu Garuda, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, sebagai tempat dilakukannya kegiatan pemeriksaan penyekatan kendaraan bagi para pemudik lebaran 1442 H.

Adapun personil gabungan tersebut yakni dari satuan Koramil 421-02/Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Dinas perhubungan Pesawaran, Satuan Pol PP Pesawaran, Dinas Kesehatan, serta Dinas BPBD Pesawaran, Senin, (10/05/21).

Sebelumnya semua personil yang terlibat pada kegiatan itu melakukan apel kesiapan personil maupun materil yang digunakan di lapangan.

Usai melakukan apel kesiapan, selanjutnya para personil gabungan tersebut melakukan pemeriksaan dan penyekatan secara selektif bagi kendaraan pemudik yang melintas di Tugu Pengantin/Tugu Garuda gedong tataan pesawaran dan petugas gabungan melakukan penjagaan disekitar lokasi.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi pemudik dari luar pulau yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Covid-19 diwilayah kabupaten pesawaran Provinsi Lampung.

“Selama melakukan kegiatan ini didapati ada beberapa orang pemudik dari luar lampung, yang melintas di pos pantau atau pos penyekatan Tugu Pengantin/pos Tugu Garuda menuju Pringsewu yang kedapatan tidak bisa menunjukan surat Rapid kepada petugas yang bertugas di Pos SCREENING, dan kami memberikan teguran secara lisan, agar para pemudik tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Pelda Yunisman.

“Kita semua para petugas memberikan tindakan disiplin berupa push up, diharapkan nantinya bagi para pemudik yang tidak membawa rapid dan tidak memakai masker untuk tidak melanggar dalam mematuhi protokol kesehatan” ujarnya.

“Titik penyekatan terdapat juga di dua kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama antara lain Kecamatan tegineneng dan Kecamatan teluk pandan dan untuk pos penyekatan yang ada di tugu pengantin Gedong Tataan Pesawaran mulai beroperasi sejak hari Senin tanggal 26 April 2021 hingga selesai” tutupnya. (*)

 493 total views,  493 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pengamanan Pos Penyekatan Check Point Itera Terus Diperketat

Published

on

By

Hanuang.com – Pengamanan pos penyekatan chek poin ITERA Kota Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sebagai tempat dilakukannya kegiatan pemeriksaan penyekatan kendaraan bagi para pemudik lebaran 1442 H.

Aparat gabungan yang bertugas yakni diantaranya satuan Koramil 421-09-TB, Polsek Tanjung Bintang, Polsek Jati Agung, Dinas perhubungan, Satuan Pol PP, BPBD, Senkom, serta Dinas Kesehatan, Minggu, (09/05/2021). Sekitar Pukul 21.00 WIB.

Usai dilaksanakan Apel gabungan dalam rangka kegiatan pemeriksaan penyekatan kendaraan pemudik menjelang Libur Hari Raya Idul Fitri 1442-H dilanjutkan para personil gabungan tersebut melakukan pemeriksaan dan penyekatan secara selektif bagi kendaraan yang keluar masuk exit toll Itera dengan melakukan penjagaan disekitar lokasi.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi pemudik dari luar Provinsi Lampung yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Covid-19 diwilayah kabupaten Lampung Selatan.

“Selama melakukan kegiatan penyekatan pemudik dari luar Lampung yang melintas di Toll ITERA Kota Baru berjalan Lancar dan aman, apa bila ada yang kedapatan dan tidak bisa menunjukan surat Rapid kepada petugas yang bertugas di Pos, kami langsung arahkan untuk balik kanan dan kami memberikan teguran secara lisan terhadap warga apabila tidak mematuhi protokol kesehatan berupa Push Up” ujar Serda Sukamto.

“Diharapkan nantinya bagi para pemudik yang tidak membawa rapid dan tidak memakai masker untuk tidak melanggar dalam mematuhi protokol kesehatan, Pos ini mulai beroperasi sejak hari senin tanggal 26 April 2021 hingga selesai” tutupnya. (*)

 480 total views,  480 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Hingga H-5, Trafik Truk Logistik dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Published

on

By

Hanuang.com, Merak, 9 Mei 2021 — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan terus meningkatkan koordinasi dan sinergitas yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan, khususnya di Merak-Bakauheni dalam rangka menekan pergerakan orang selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei, demi menekan penyebaran Covid-19 di masa Angkutan Lebaran.

Selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi saat menerima kunjungan kerja pemantauan arus mudik dan jalur transportasi di Merak – Bakauheni oleh Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, Kapolda Banten Rudy Heriyanto, dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Terminal Eksekutif Sosoro-Merak, Banten pada Minggu (9/5) siang.

“Dalam rangka pengendalian transportasi selama masa Angkutan Lebaran kami telah melakukan kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Kesehatan Pelabuhan, dan seluruh stakeholder agar kebijakan pelarangan mudik ini dapat berjalan efektif.  Dan sesuai dengan pesan top leader, bahwa upaya pengendalian transportasi serta meminimalisir pergerakan masyarakat untuk mudik, harus dilakukan secara tegas dan manusiawi,” tutur Ira.

Berdasarkan data Posko Merak-Bakauheni terlihat bahwa aktifitas pergerakan kendaraan dan penumpang mengalami penurunan signifikan terhitung mulai berlakunya larangan mudik pada 6 Mei 2021 atau H-7, dan diperkirakan akan berlangsung hingga 17 Mei 2021.

“Untuk layanan angkutan truk logistik tetap berjalan normal, khususnya untuk pendistribusian bahan pokok dan logostik lainnya. Sejak awal pandemi Covid-19 kami konsisten tetap melayani angkutan barang. Selain itu juga layanan bagi penumpang kriteria khusus yang dikecualikan dalam larangan mudik ini,” kata Ira lagi.

Data logistik berdasarkan Posko Merak, terhitung mulai 28 April 2021 (H-15) hingga 8 Mei 2021 (H-5) jumlah truk yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni berjumlah 31.271 unit atau naik 24 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 25.299 unit truk. Kenaikan trafik truk dikarenakan pergerakan angkutan logistik yang diberi kebebasan penuh dimana tahun ini tidak diterapkan aturan pembatasan kendaraan truk melintas di jalan tol, yang biasanya diterapkan pada H-4 sampai dengan H+4 Lebaran.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan agar seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Merak-Bakauheni agar lebih meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan agar selama periode Angkutan Lebaran ini aspek keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat dapat terjaga dengan baik.

“Ini menyangkut keselamatan bersama, maka sinergi dan koordinasi yang kuat sangat penting. Protokol kesehatan harus benar-benar diperhatikan dan dijaga,” ujarnya lagi.

Ketua DPR RI Puan Maharani turut mengapresiasi  telah terjalinnya koordinasi dan sinergitas antara seluruh instansi yang berjalan dengan baik, khususnya di Pelabuhan Merak – Bakauheni ini, hal ini terlihat dengan adanya penurunan pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan tersibuk ini.

“Kami memahami, keinginan masyarakat untuk tetap mudik masih cukup tinggi. Karena itu perlu ditingkatkan mitigasi dan antisipasi, bagaimana jaga diri kita agar tidak menulari orang terdekat, mulai dari keluarga kita. Penyekatan harus dilakukan dengan pendekatan humanis, dan yang terpenting protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat, khususnya di titik-titik lokasi wisata,” ujarnya.

Menurutnya, penyekatan berlapis harus dilakukan supaya tidal terjadi antrian di jalan.

“Antisipasi pengetatan dengan lebih kuat juga harus dilakukan pada H-1 atau pada saat takbiran, karena keinginan masyarakat untuk tetap keluar mudik masih relatif tinggi. Pastikan tidak ada perbedaan implementasi kebijakan pengetatan di lapangan, dan jangan sampai menimbulkan kebingungan masyarakat di lapangan,” ujar Puan menjelaskan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan agar dilakukan penguatan-penguatan dalam koordinasi dan sinergi antar instansi agar dipastikan tidak ada pergerakan pemudik, baik dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya.

“Sudah kita lihat trennya, arus keberangkatan tertinggi sebelum tanggal 6 Mei kemarin. Mereka ini akan kembali, sehingga akan terjadi pergerakan setelah Lebaran. Arus balik ini yang harus kita jaga, perhatikan agar pelaksanaan screening test Antigen/Genose bisa lebih ditingkatkan, sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19,” ujarnya. (*)

 1,644 total views,  1,073 views today

Continue Reading

Trending Topic