Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: kepala Pelaksana BPBD Lamsel Apresiasi Kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Kontigensi Yang Digelar BNPB Di Lampung Selatan 2021
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

kepala Pelaksana BPBD Lamsel Apresiasi Kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Kontigensi Yang Digelar BNPB Di Lampung Selatan 2021

Redaksi
Last updated: 9 November 2021 00:16
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Workshop Penyusunan Rencana Kontigensi Menghadapi Ancaman Bencana Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021.

Kegiatan yang digelar di Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort, Kalianda, pada Senin (8/11/2021), dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, Drs. M. Darmawan, MM.

Kegiatan itu turut dihadiri, Agus Sardiyarso selaku Praktisi Kebencanaan BNPB, Antonius Agus Haryanta Praktisi Kebencanaan sekaligus Wakil Komite Tetap Sosial dan Penanggulangan Bencana Kadin Pusat dan Ardhy Abetriawan selaku Analis Ahli Muda Kebijakan BNPB.

Menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Kepala Pelaksana BPBD M. Darmawan sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan workshop tersebut.

Mengingat kata Darmawan, Penyusunan Rencana Kontigensi Menghadapi Ancaman Bencana Tsunami sangat urgent dan penting untuk segera dilakukan.

“Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan salah satu daerah yang rawan bencana alam, seperti bencana tsunami dan letusan Gunung Anak Krakatau,” kata Darmawan.

Oleh karena itu lanjut Darmawan, melalui workshop tersebut, dirinya berharap dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana cara melakukan Penyusunan Rencana Kontigensi Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Tsunami.

“Karena kesigapan tidak hanya dibutuhkan pada saat terjadi bencana. Tapi juga penanganan yang cepat dan tepat saat  pemulihan paska bencana,” kata Darmawan lebih lanjut.

Darmawan menambahkan, penyusunan kontigensi tersebut merupakan Rencana Terintegrasi yang berisi upaya-upaya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan yang melibatkan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana Tsunami.

Menurut Darmawan, penyusunan rencana kontigensi itu telah disusun dan diuji oleh semua unsur, dan rencana kontigensi itu telah dilakukan melalui simulasi kesiapsiagaan bencana.

Untuk itu, dengan workshop ini, diharapkan penyusunan rencana kontigensi dapat dilakukan dengan metode partisipatif yang disepakati bersama dan dilakukan secara terbuka.

Workshop itu juga, harus dapat menghasilkan poin-poin kesepakatan atau keputusan konkrit yang dapat memberikan solusi yang tepat dalam mengurangi resiko dan dampak bencana.

“Sehingga kedepannya kita lebih siap dalam menghadapi potensi terjadinya suatu kondisi darurat bencana khususnya ancaman bencana tsunami yang bisa datang kapan saja. Karena kita tahu, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah yang wilayahnya dikelilingi oleh laut, sehingga memiliki tingkat kerawanan bencana tsunami yang besar,” ujar Darmawan.

Selain itu lanjut Darmawan, dalam menanggulangi bencana dan dampak dari bencana tsunami, pemerintah harus mempunyai strategi yang tepat. Apalagi kata dia, Kabupaten Lampung Selatan pernah merasakan bencana tsunami pada 22 desember 2018 lalu.

Sebab kata Darmawan, dengan kejadian tsunami 4 tahun silam, Kabupaten Lampung Selatan harus lebih waspada dan siap dalam menghadapi bencana alam khususnya tsunami.

“Oleh sebab itu, workshop ini sangat penting untuk diikuti. Dan bagi para peserta workshop, saya minta untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikutinya. Agar paska mengikuti workshop ini, seluruh peserta dapat dengan mudah menyusun rencana kontigensi penanggulangan bencana tsunami. (KMF)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Ketua PDBI Lamsel Raih Penghargaan Pelaksanaan Kegiatan Drum Band Tergiat Se-Provinsi Lampung
Next Article Personel Kodim Lamsel Gelar Doa dan Bersih-Bersih di Makam Pahlawan Raden Intan II
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dandim Lamsel Tinjau Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancoran
Mengenal Wisata Dengan Adventure Trail Di Bumi Andan Jejama
Berikan Keterangan dan Sumpah Palsu, Dua Orang Ini Diamankan Polisi
Bupati Lamsel Serahkan Bantuan Tali Asih Kepada Korban Kebakaran di Desa Bakti Rasa Kecamatan Sragi
Ribuan Warga Kecamatan Penengahan Antusias Ikuti Musrenbang
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?