Connect with us

Nasional

Kapolri Dorong Humas Polri Menjadi Sumber Informasi Cepat dan Terpercaya

Published

on

Hanuang.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menaruh harapan besar kepada Humas Polri diusianya yang ke-69 tahun menjadi sumber informasi yang cepat, terpecaya, mudah diakses dan objektif.

“Semoga Humas Polri menjadi sumber informasi yang cepat, mudah diakses, objektif dan terpercaya,” kata Idham melalui video ucapannya, Jumat (30/10/2020).

Selain itu, orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini meminta agar Humas Polri selalu mengambil peran alias partisipatif dalam setiap momentum guna mendukung terpeliharanya Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

“Sehingga masyarakat semakin produktif,” imbuh Idham.

Tonggak sejarah Humas Polri dimulai saat keluarnya Surat Keputusan (Skep) berdirinya Dispenpol (Dinas Penerangan Polisi) yang ditandatangani oleh Kapolri pertama Jenderal (Purn) Raden Soekanto Tjokrodoatmojo tanggal 30 Oktober 1951.

Saat itu Dispenpol melakukan tugas dan kegiatan publik relation atau disingkat Purel. Kini, Humas Polri terus berkembang melesat maju dari masa ke masa seiring dengan perkembangan media dan teknologi.

Perayaan puncak HUT Humas Polri ini rencananya bakal digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh Kabid Humas di seluruh Polda jajaran pada Senin 2 November 2020 yang akan datang. (*)

 1,948 total views,  3 views today

Nasional

Ini Rincian Beberapa Polda Yang Menjadi Prioritas Dalam Penanganan Karhutla

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta— Sebanyak enam kepolisian daerah (Polda) menjadi prioritas Polri dalam mencegah dan melakukan penindakan hukum tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ada 6 polda prioritas, seperti Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan juga Sumatera Selatan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono usai penandatanganan surat keputusan bersama tentang penegakan hukum Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/5).

Argo mengatakan ada koordinasi dan komunikasi di tingkat Mabes Polri dan keenam polda serta jajaran bagaimana upaya mencegah terjadinya karhutla.

Seperti di tahun 2019 dan 2020 jumlah kasus kebakaran hutan baik dari segi jumlah titik api dan luas area yang terbakar turun mencapai 81 persen.

“Tentunya di sana selain dari Mabes Polri ada komunikasi, koordinasi dengan instansi terkait, di tingkat polda juga ada koordinasi bagaimana pencegahan di sana,” tutur Argo.

Adanya penurunan titik api dari tahun 2019 dan 2020, lanjut Argo, yang pertama dilakukan adalah melengkapi peralatan untuk memantau percikan api, sehingga api dapat cepat dikendalikan.

Selain itu juga, ada kreasi berupa aplikasi yang dibuat oleh polda bersama instansi terkait dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Seperti aplikasi LembuSwarna di Polda Kalimantan Tengah atau Lancang Kuning di Polda Riau.

“Ada beberapa kreasi juga di polda bersama instansi terkait bagaimana memadamkan secepatnya titik api itu jangan sampai meluas,” ucap Argo.

Terkait penegakan hukum Karhutla, lanjut Argo, antara Polri dengan kejaksaan, setelah kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan, Polri akan berkoordinasi dengan kejaksaan, terkait dengan saksi ahli yang dilibatkan, terkait juga dengan petunjuk yang lain.

“Kami komunikasikan, kami koordinasikan dengan kejaksaan sehingga tidak ada bolak balik berkas perkara,” ujarnya.

Upaya pencegahan dan penegakan hukum secara terpadu ini, kata Argo, sesuai dengan instruksi presiden, dengan harapan tidak ada lagi komplain dari negara tetangga terkait asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

“Dengan adanya kegiatan bersama secara terpadu ini kita meminimalisasi, seperti saat ini kita ketahui bersama kejadian kathutla sangat minim, tidak ada komplain dari negara tetangga seperti waktu tahun 2015,” ujarnya.

Selain itu, harapan lainnya dalam keterpaduan antara Polri, Kejaksaan Agung dan KLHK dalam mencegah dan penegakkan hukum tindak pidana karhutla adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan demi masa depan generasi berikutnya.

“Kita berharap masyarakat sadar akan hutan, bahwa hutan merupakan sumber air yang kita dijaga bersama, jangan sampai dibuat untuk hal-hal yang merusak lingkungan walau motif ekonomi atau apapun, ini harus kita jaga jangan sampai nanti anak cucu kita yang menanggung,” ujar Argo. (*)

 199 total views,  64 views today

Continue Reading

Nasional

Panglima TNI : ‘Indonesia Maju Dapat Diraih Dengan Menyiapkan Generasi Unggulan’

Published

on

By

Hanuang.com – Sejalan dengan visi untuk mewujudkan Indonesia Maju, SMA Pradita Dirgantara didirikan dengan semangat yang sama. Indonesia Maju hanya dapat diraih dengan menyiapkan generasi yang unggul, cerdas, terampil, memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama serta memegang teguh jati diri sebagai Bangsa Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Siswa SMA Pradita Dirgantara Angkatan ke-1 di gedung Auditorium SMA Pradita Dirgantara, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (4/5/2021).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa SMA Pradita Dirgantara menjadi kontribusi bersama untuk mewujudkan visi yang mulia. “Saya merasa bangga dan mengucapkan selamat atas kelulusan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara. Selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa para mantan siswa SMA Pradita Dirgantara harus melangkah menatap masa depan dan berjuang dijenjang berikutnya. Semua bekal yang diterima selama melaksanakan pendidikan baik akademik, keterampilan dan berbagai pengalaman dalam berorganisasi dan berkompetisi adalah modal dasar untuk terus mengukir prestasi.

“Berbagai prestasi nasional maupun internasional yang telah diraih selama di SMA Pradita Dirgantara adalah jerih payah dan kerja keras menjadi yang terbaik dalam kompetisi bukanlah hal yang mudah,” ucapnya.

Menurut Panglima TNI, menjadi yang terbaik adalah buah ketekunan, pengorbanan, dan komitmen para siswa dan siswi, bimbingan para guru dan pengajar serta dukungan dari orang tua siswa semua. Pendidikan adalah kunci bagi kemajuan bangsa dan bahtera yang akan membawa keunggulan bangsa Indonesia di tengah samudera perubahan dan kompetisi global, bersyukurlah atas anugerah berupa pendidikan yang baik di SMA Pradita Dirgantara. “Rasa syukur tersebut bisa ditunjukan dengan mengukir prestasi terbaik dimanapun berada dan jaga nama baik pribadi, keluarga serta almamater,” pesannya.

“Tetaplah menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat, santun dan berbudi luhur. Karena kecerdasan saja tidak cukup untuk menjadi bekal pemimpin masa depan. “Knowledge is powerbut character is more,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tesebut Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.,  Ketua Umum Yasarini, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S., beserta para pejabat utama TNI. (Puspen TNI)

 350 total views,  56 views today

Continue Reading

Nasional

Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2021, Kakorlantas : ‘Kedepankan Humanis dan Preventif’

Published

on

By

Hanuang.com, JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat 2021 di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021). Kakorlantas menyampaikan operasi ketupat 2021 ini adalah operasi kemanusiaan.

Kakorlantas selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopus) Operasi Ketupat 2021 mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kakorlantas menyebut operasi ketupat 2021 ini berbeda karena kebijakan pemerintah terkait keputusan peniadaan mudik mulai 6-17 Mei 2021.

“Hari ini kita melihat kesiapan Ops ini kita gelar, dengan langkah preventif yang tepat. Ops ketupat ini kemanusiaan dengan tindakan preventif dan humanis,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono.

Kakorlantas mengatakan untuk mendukung operasi ketupat 2021 dalam rangka peniadaan mudik ini, sebanyak 381 titik penyekatan disiapkan jajaran Polri yang tersebar dari Sumatera hingga Bali. Tujuan penyekatan ini guna melakukan pengendalian mobilisasi masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19.

“Dengan menyiapkan 381 titik. Dari sumatera hingga Bali,” ucapnya.

Kakorlantas menyampaikan kesiapan personel, prasarananya untuk mendukung kebijakan peniadaan mudik. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan mudik demi memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Hadir dalam apel gelar pasukan ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo serta jajaran instansi terkait yakni TNI, Jasa Marga, Jasa Raharja dan Kementerian Perhubungan. (*)

 370 total views,  60 views today

Continue Reading

Trending Topic