Hanuang.com

Home

Jembatan Penghubung Desa Karangrejo Akan Di Upgrade Oleh Kodim 0421 Lamsel

Hanuang.com, Lampung Selatan – Danramil 421 -09/Tanjung Bintang, Kapten Noris Tamin melaksanakan survei akhir rencana penimbunan tanah dan pemasangan gorong-gorong di Jembatan Desa Karangrejo Kecamatan Jati Agung, Lamsel, Sabtu, (04/01/20).

Jembatan Gantung berwarna merah merupakan salah satu jembatan di jalur jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur. Jembatan ini memiliki arti penting bagi kehidupan keseharian masyarakat Karangrejo.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat, Daniel, menjelaskan bahwa jembatan ini digunakan oleh masyarakat untuk menghantar hasil pertanian dan sebagai penghubung untuk anak-anak pergi sekolah.

Menurutnya hampir setiap tahun saat musim hujan air sungai akan meluap di sisi jembatan yang rendah sehingga warga tidak dapat menyebrang dan anak-anak tidak dapat bersekolah.

“Kadang-kadang luapan air bisa bertahan lebih dari seminggu, tergantung intensitas dan curah hujan. Masyarakat disini sudah berulangkali meminta agar jembatan ini diperpanjang, namun sampai dengan saat ini belum ada realisasi dari pemerintah” ungkapnya.

“Dandim 0421/LS saat berkunjung ke lokasi pada awal Bulan Desember 2019 telah bertemu dengan warga disana dan berjanji bahwa Kodim 0421/LS bersama-sama dengan warga akan membangun membangun jalan sementara di daerah luapan sungai sehingga tetap dapat dilalui masyarakat saat hujan” bebernya.

Danramil Kapten lnf Noris Tamin beserta Babinsa dan beberapa orang Mitra Desa Karangrejo Kecamatan Jati Agung, Lamsel, melaksanakan survei terakhir sesuai dengan petunjuk Komandan Kodim 042/LS, Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie.

Hadir pada pelaksanaan survei tersebut yaitu Kadus Dalimin, tokoh masyarakat, Daniel, dan puluhan orang masyarakat di Desa Karangrejo setempat.

Kapten Noris menyampaikan pesan bahwa Kodim 0421/LS akan melaksanakan kegiatan sosial bulan Januari Tahun 2020 berupa penimbunan badan jalan yang terendam air sepanjang 90 meter, juga memasang gorong-gorong dan menahan dengan talud kanan kiri agar timbunan tidak longsor, serta air bisa mengalir dengan normal.

“Pengerjaan penimbunan akan dilaksanakan secepatnya dengan melihat kondisi cuaca dan akan dikerjakan secepat mungkin agar kemanfaatan dapat dirasakan warga masyarakat juga anak-anak sekolah yang akan melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar dan aktifitas lain” tutupnya. (Arya)

Share

BERITA TERBARU