Connect with us

Lampung Selatan

Inilah Data 103 Korban Di RSU Kalianda Termasuk 8 Orang Yang Meninggal Akibat Gelombang Tinggi Air Laut

Published

on

Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi, Anggota Komisi D DPRD Lamsel, Akbar Gemilang, Asisten Pemkab Lamsel Supriyanto

Hanuang.com – Hingga pagi ini, Korban Gelombang tinggi air laut terus berdatangan dari berbagai daerah Kecamatan Rajabasa & Kecamatan Kalianda, di RSUD dr Bob Bazar SKM, Kalianda Lampung Selatan (Lamsel), Minggu, (23/12/18).

Tampak terlihat dari malam sejak dini hari tadi, Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi, Akbar Gemilang selaku Anggota Komisi D DPRD Lamsel, bersama Asisten Pemkab Lamsel, Supriyanto, sedang memantau bersama-sama kondisi korban di RSU yang dikawal langsung oleh Direktur RSUD, dr. Diah Anjarini.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari RSUD Bob Bazar, sebanyak 103 orang korban telah terdata dan 8 diantaranya meninggal dunia.

Berikut data keseluruhan korban di RSUD hingga Pagi ini

Meninggal Dunia :

  • Rindu (5), alamat, Karet, Kalianda.
  • Muhammad Rayan Haidar (1,5), alamat, Lamteng.
  • Tirta (60), Alamat, Kalianda Bawah.
  • No Name (Tanpa Identitas), alamat masih belum diketahui.
  • Uul, Warga Sinar Laut.
  • Magdalena (41), alamat Bandar Lampung.
  • Nasirah (80), Alamat Desa Maja, Kalianda Lamsel.
  • Didit, alamat belum diketahui.

Sedangkan korban luka-luka yang terdaftar di RSUD Kalianda, dengan rincian luka Berat, Sedang, dan Ringan, yakni ada yang dirujuk ke Bandar Lampung, dirawat di RSUD, dan Lainnya rawat jalan.

Berikut 95 nama korban luka yang menjalani tindakan medis RSUD Kalianda:

  • Kasir (62), warga Kalianda Bawah, Lamsel, kondisi luka-luka.
  • Dira (15), warga Way Urang, Lamsel, kondisi luka-luka.
  • Rino (22), Candi Girang, Lamsel, kondisi luka-luka.
  • Ali (84), Sukajadi, kondisi luka-luka.Robi (12), Way Urang, Kondisi luka-luka.
  • Rizki (17), Sukaraja, Palas, kondisi luka-luka.
  • Arif (21), Karet, Kalianda, kondisi luka-luka.
  • Randi Oktavian (17), Kedaton, kondisi luka-luka.
  • Apriyadi (33), Way Urang, kondisi luka-luka.
  • Fatir (2), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Puspa Sari, (32), Karet Kalianda, Kondisi luka-luka.
  • Sahyani (43), Perum Korpri, kondisi luka-luka.Sindi (14), Kalianda Bawah, Kondisi luka-luka.
  • Rayani, (42), Way Urang, kondisi luka-luka.Robiati (35), Kalianda, kondisi luka-luka.
  • Kasim (43), Perum Korpri, kondisi luka-luka.
  • Riski (15), Kalianda Bawah, kondisi luka-luka.
  • Rido (10), Kalianda, kondisi luka-luka.
  • Helen (15), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Sarifudin (42), Kalianda Bawah, kondisi luka-luka.
  • Sulistiani (37), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Sunayo (60), Kalianda Bawah, kondisi luka-luka.
  • Arif (19), Kalianda Bawah, Kondisi luka-luka.
  • Kholilan (42), Kalianda Bawah, Kondisi luka-luka.
  • Nurmalasari (27), Kalianda Bawah, kondisi luka-luka.
  • Muhaimi (32), Lamteng, Kondisi luka-luka.
  • Mufid (6), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Kusuma Nandayani (46), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Mardianto (30), Perum Korpri, Kondisi luka-luka.
  • Salsabila (9), Lamteng, Kondisi luka-luka.
  • Mustama Tanjung, (30), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Mifita (20), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Arif (17), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.Septiana (30), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Reski (19), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • M. Lutfi (31), Lamteng, kondisi luka-luka.Rina Wiarti (24), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Rabut (24), Lamteng, Kondisi luka-luka.
  • Titi (3), Lamteng, kondisi luka-luka.Asiah Fentri (45), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Suratu (46), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Rudi Harianto (38), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Rustam (35), Merak Belantung, Kondisi luka-luka.
  • Tutut (29), Tulang Bawang Barat, Kondisi luka-luka.
  • Aurel (8), Tulang Bawang Barat, kondisi luka-luka.
  • Zafarnur (18), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Nimas Sarif (17), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Andi (17), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Wildani (17), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Alam (18), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Deni Damar (22), Metro, kondisi luka-luka.
  • Amin (28), Palembang, Kondisi luka-luka.
  • Anjar (23), Palembang, kondisi luka-luka.
  • Zaky Alamsyah (18), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Firzoun (18), Liwa, Kondisi luka-luka.Steven, Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Okta Sanjaya (29), alamat belum diketahui, kondisi luka-luka.
  • Rifki (24), Palembang, kondisi luka-luka.Jafri (25), Palembang, kondisi luka-luka.
  • Berlian (18), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Vildani (17), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Pasya Pratama (18), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Rio Pratama (17), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Muhammad Lutfi (17), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Tubagus Rio (17), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Iqbal Sanjaya (17), alamat belum diketahui, Kondisi luka-luka.
  • Iqbal Perdana (17), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Al – Saputra (17), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Tri Yulianti (40), Gunung Madu, Lamteng, Kondisi luka-luka.Khamsa (9), Gunung Madu, Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Hari (41), Gunung Madu, Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Khamsah (11), alamat belum diketahui, kondisi luka-luka.
  • Zaidan (13), Gunung Madu, Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Rendra (10), Gunung Madu, Lamteng, Kondisi luka-luka.
  • Rere (7), Gunung Madu, Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Yopi Irawan (18), Palembang, kondisi luka-luka.
  • Melani (30), Gunung Madu, Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Fajar (26), Bandar Lampung, Kondisi luka-luka.
  • Bram (30), Lamteng, kondisi luka-luka.Emi Rusial (31), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Cempaka Puri (29), alamat belum diketahui, kondisi luka-luka.
  • Moliando (29), Lamteng, kondisi luka-luka.
  • Hanif (3), alamat Belum Diketahui, kondisi luka-luka.
  • Gama (18), Bandar Lampung, kondisi luka-luka.
  • Sarifudin (53), Way Urang, Kondisi luka-luka.
  • Erwana (60), alamat belum diketahui, Kondisi luka-luka.
  • Hasri (19), Batu Balak, Pesisir Rajabasa, Kondisi luka-luka.
  • Amanto (60), Banding, Rajabasa, kondisi luka-luka.
  • Nasirah (80), Maja, kondisi meninggal dunia.
  • Rohila (72), Maja, Kondisi luka-luka.
  • Rafiudin (65), Kunjir, Rajabasa, kondisi luka-luka.
  • Tasri (60), Kalianda Bawah, Kondisi luka-luka.
  • Sartika (29), Desa Kunjir, Rajabasa, kondisi luka-luka.
  • Rizki (8), Desa Kunjir, Rajabasa, kondisi luka-luka.
  • Lita (11), Desa Kunjir, kondisi luka-luka.
  • Nuryati (42), Desa Kunjir, Kondisi luka-luka.

Diketahui korban dari daerah Pesisir Rajabasa masih banyak yang belum bisa diakses oleh kendaraan dikarenakan jalanan yang tak bisa dilalui akibat tergenang air laut serta rusak parahnya fasilitas umum yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, masih banyak juga korban yang belum ditemukan, dan diperkirakan masih terbawa arus laut. (Arya)

 47,104 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Sigap…!!! Babinsa Benahi Lapak Ikan Warga di Desa Kagungan Ratu

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa melakukan Pembersihan lapak ikan milik Yoyos Suwondo yang dikelola oleh Suparno bertempat di Dusun Jatirejo, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Pembersihan tersebut akibat Hujan yang disertai angin mengakibatkan Lapak ikan dan genteng rumah warga rontok terbawa angin dan salah satu rumah warga desa tertimpa pohon tumbang.

Melihat kondisi bangunan rumah warga dan lapak ikan yang hancur Koramil 421-02/Gedong Tataan langsung mengerahkan 4 orang Babinsa bersama pihak Polsek, Sekcam Negeri Katon, Kadus Jatirejo, Ketua RT, dan warga masyarakat sekitar, Jum’at, (16/04/21).

Serma Muslim mengatakan, selaku Babinsa memang sudah menjadi kewajiban untuk membantu kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

“Dan kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang punya kepedulian untuk melaksanakan gotong-royong bersama hari ini di rumah saudara kita yang terkena musibah, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal baik bapak- bapak semuanya,” tutupnya.

Sedangkan Sekcam Negeri Katon, Data Trianda, usai kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa khususnya dan Koramil pada umumnya atas kerjasama yang baik ini.

“Semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk Saudara kita yang sedang terkena musibah ini,” tutupnya. (*)

 408 total views,  408 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Lamsel, Nanang : ‘Kita Optimis 2023 Bebas Dari Stunting’

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan agenda kegiatan Safari Gemarikan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE di Kantor Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (15/4/21).

Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto didampingi Duta Swasembada Gizi Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta jajaran Pemkab Lamsel turut hadir pada kegiatan tersebut untuk ikut serta mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk seluruh Masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.

Pada kesempatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Permasalahan gizi sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktifitas masyarakat dan Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan inovasi melalui program Swasembada Gizi, menuju Lampung Selatan bebas Stunting tahun 2023.

Nanang juga menyampaikan, Lamsel memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah di 7 Kecamatan yang berbatasan dengan laut, dengan garis pantai sepanjang 247,76 KM yang diharapkan dengan potensi ikan yang berlimpah pmenuhan gizi masyarakat dapat sesuai dengan target konsumsi ikan nasional.

“Kita tahu Stunting merupakan kondisi terhambatnya tumbuh kembang anak, yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak sejak lahir. Oleh karenanya, Penanggulangan Stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua, karena hal ini terkait dengan kualitas generasi muda kita sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

“Dapat saya sampaikan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah, Dengan potensi ikan yang berlimpah ini harus dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sesuai dengan target konsumsi ikan Nasional Tahun 2021 yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE mengatakan dalam sambutannya agar program makan ikan dapat terus didukung oleh pemerintah kabupaten/kota dengan mengkampanyekan Gemarikan didaerahnya masing-masing.

“Manfaat ikan yang begitu banyak harus dipahami oleh masyarakat, saya berharap untuk kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat menggaungkan Gerakan Makan Ikan ini di daerahnya. Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus di kampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningkat,” terangnya. (*)

 1,339 total views,  713 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Bantu Petani Panen Raya Padi di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Luasan sawah seluas 1 ha milik Herman, warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), kini saatnya melakukan pemanen di musim tanam tahun ini.

Dalam pengerjaan pemanenan yang dilakukan saat ini, mesin combain turut diterjunkan ke lokasi areal persawahan, guna mempercepat proses panen.

Peltu Gatot Haryono, anggota babinsa Koramil 421-03/Penengahan juga turut membantu saat panen dilakukan, dengan ikut mendampingi operator mesin combain di lapangan, Kamis, (15/04/21).

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa, yang telah mau membantu saya saat panen ini, tentunya saya sangat merasa terbantu, dan Alhamdulillah musim panen saat ini menghasilkan padi yang cukup lumayan bisa untuk digunakan kebutuhan hidup keluarga kami” ujar Herman.

Sementara itu, Peltu Gatot Haryono juga mengatakan telah menjadi keharusan dalam tugas saya menjadi babinsa, untuk melihat langsung perkembangan dan kondisi sosial masyarakat disegala bidang.

“Karena TNI dalam mengabdi adalah untuk masyarakat, bila masyarakatnya kuat dan sejahtera tentunya TNI juga akan kuat” pungkasnya.

“Saya berpesan setelah musim panen ini, sesegera mungkin untuk melakukan pengolahan lahan kembali, sehingga akan mempercepat musim tanam dan tentunya bisa mempercepat musim panen berikutnya, namun jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi covid 19 ini” tutupnya. (*)

 1,380 total views,  702 views today

Continue Reading

Trending Topic