Connect with us

Pemerintahan

Gelar Rakor, Kementerian PUPR RI Terkait Upaya Pembangunan Infrastruktur Diwilayah Terdampak Tsunami

Published

on

Hanuang.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan kementerian/lembaga terkait di Gedung G Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (25/1/2019) kemarin.

Rakor tersebut dilakukan, agar sinergitas aksi ditingkat pemerintah pusat semakin kuat dalam upaya pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung.

Rakor yang dipimpin Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR DR. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, M.Sc, MM, juga untuk percepatan dalam mewujudkan hunian tetap (huntap) relokasi pasca bencana tsunami.

Rapat koordinasi kali ini dihadiri unsur pemerintah daerah seperti Bupati Pandegelang, Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Bupati Tanggamus, Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Banten dan Lampung, serta Kabupaten Pandegelang dan Kabupaten Lamsel.

Sementara untuk kementerian/lembaga diantaranya Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan Perumahan, serta instansi terkait di Kementerian PUPR lainnya.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto memaparkan situasi dan kondisi terkini pasca bencana tsunami yang melanda wilayah Pesisir Pantai Lamsel pada 22 Desember akhir tahun lalu.

Nanang mengatakan, saat ini Kabupaten Lamsel telah masuk ke tahap rekonstruksi dan rehabilitasi pasca berakhirnya status tanggap darurat.

“Sebagian masyarakat yang terdampak tsunami telah memasuki hunian sementara di Wisma Atlet Kalianda. Yakni 40 KK atau sebanyak 162 jiwa,” ungkap Nanang dihadapan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR.

Nanang menambahkan, selain Wisma Atlet pihaknya juga menyiapkan hunian sementara di eks Hotel 56 Kalianda yang dapat menampung sebanyak 120 KK.

Selain itu, Nanang menyebut, saat ini juga tengah dibangun hunian sementara untuk korban tsunami yang pembangunannya dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0421 Lamsel, PCNU Lamsel, dan PD Muhammdiyah Lamsel dibantu warga setempat.

Rinciannya, Desa Banding jumlah 40 unit, alokasi anggaran Muhammadiyah 20 unit dan NU 20 unit.

Desa Rajabasa jumlah 40 unit, alokasi anggaran Kodim 20 unit dan Muhammadiyah 20 unit. Serta Desa Sukaraja alokasi anggaran NU sebanyak 27 unit.

“Mereka (pengungsi) sebagian masih ada di tenda-tenda pengungsian, sambil menunggu selesainya hunian sementara,” kata Nanang.

Adapun, dari informasi yang dihimpun, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, Ditjen Sumber Daya Air, sebagai satgas pembangunan infrastruktur dan hunian bagi pengungsi, untuk selanjutnya akan melaksanakan rapat teknis lanjutan yang dipusatkan di Kalianda, Lamsel. (Arya/Kmf)

 7,106 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Hadiri Peringatan ‘HANI’ 2020 Secara Virtual

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020 secara Virtual, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Setempat, Jum’at (26/6/2020).

Acara yang disiarkan secara live TVRI dari Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) itu, dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin, Kepala BNN, KOMJEN POL. Drs. Heru Winarko serta beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam acara tersebut, BNN juga meluncurkan Inovasi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Inovasi itu berupa website pengaduan penyalahgunaan narkoba yang baru saja diluncurkan oleh BNN.

Pada Kesempatan itu, mengawali sambutannya, KOMJEN POL.Drs Heru Winarko mengatakan dalam rangka memperingati hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN mengusung tema nasional Hidup 100% di era New Normal, sadar sehat, produktif bahagia tanpa narkoba.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa pada ancaman Narkoba merupakan salah satu ancaman yang memprihatinkan, Untuk itu, pada peringatan HANI Tahun 2020, dirinya mengajak seluruh elemen untuk menghantarkan generasi muda Indonesia menjadi pemuda yang diharapkan.

“Situasi yang memprihatinkan ini, bukan hanya Indonsia bahkan seluruh Dunia, narkoba menjadi ancaman yang berbahaya untuk pemuda, untuk itu pada kesempatan ini, mari kita hantarkan pemuda Indonesia menjadi pemuda yang baik dalam segala hal,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya memaparkan, berdasarkan hasil penelitian BNN bersama pusat penelitian masyarakat dan kebudayaan Lipi pada tahun 2019, prevelensi penggunaan narkotika dalam setahun terakhir sebesar 1,80%.

“Angka penggunaan narkoba di tahun 2019 berdasarkan data BNN dan Lipi yaitu sebesar 1,80%,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara, Ma’ruf Amin mengucapkan selamat atas peringatan HANI Tahun 2020, dan menjelaskan bahwa peringatan itu sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Narkotika.

“Saya mengucapkan selamat HANI Tahun 2020, dan saya mengucapkan terimakasih kepada BNN yang telah menyelenggarakan acara ini,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kinerja BNN yang telah meluncurkan terobosan baru ditengah pandemi ini, untuk memenuhi produktifitas kinerja terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi kinerja BNN dan instansi lainnya yang telah bekerja keras dalam memberantas Narkotika,” jelas Ma’ruf Amin. (*)

 1,573 total views,  2 views today

Continue Reading

DPRD

Pemkab & DPRD Lamsel Gelar Vicon Bersama MENDAGRI

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, 3 (tiga) Wakil Ketua DPRD, Darol Kutni, Agus Sutanto, Agus Hartono, Pj. Sekdakab. Thamrin, serta Tim TAPD mengikuti Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat bersama Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia melalui Teknologi Video Conference (Vicon), di ruang Video Congference, Rumah Dinas, Jum’at (17-4-2020).

Rapat koordinasi yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian tersebut, diawali dengan pemberitahuan beberapa daerah yang telah merealokasikan APBD TA. 2020 untuk Percepatan Penanganan Covid-19, baik itu untuk klaster kesehatan, klaster ekonomi maupun klaster sosial.

Mantan Kapolri itu meminta pemerintah daerah untuk responsif melaporkan refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan Instruksi Kemendagri Nomor 1 Tahun 2020 tanggal 2 April 2020, pemerintah daerah diminta selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah instruksi itu diterbitkan harus sudah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan covid-19.

Namun, hingga Rakor yang diselenggarakan melalui Video Conference tersebut, tercatat masih ada 138 daerah (7 Propinsi, 131 Kab/Kota) yang belum menganggarkan penanganan dampak ekonomi. Selanjutnya, yang belum menganggarkan penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebanyak 93 daerah (4 Propinsi, 89 Kab/Kota). Sedangkan yang belum menyampaikan informasi refocusing APBD TA 2020 sebanyak 7 daerah.

“Kami ingin pemerintah daerah responsif untuk melakukan penanganan dan penyesuaian APBD. Sedangkan yang belum menyampaikan informasinya, semoga memang tidak ada Covid-19,” ujar Tito Karnavian.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, usai mengikuti Rakor mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sudah melaksanakan refocusing anggaran sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh pemerintah pusat, baik itu alokasi anggaran untuk penanganan kesehatan, alokasi anggaran untuk penanganan dampak ekonomi maupun anggaran untuk social safety net atau jaring pengaman sosial.

“Rakor melalui Video Conference kali ini, mendagri lebih menyoroti pada daerah yang belum me-refocusing APBD TA 2020 atau yang masih dianggap terlalu kecil dalam penyediaan anggaran untuk penanganan Cobid-19,” kata Nanang.

“Untuk Lampung Selatan, sudah mengganggarkan penanganan Covid-19, baik untuk klaster kesehatan, ekonomi, maupun sosial sebesar 67 milyar,” kata Nanang lagi.

“Untuk penanganan kesehatan kita anggarkan sebesar 29,43 milyar, penanganan dampak ekonomi sebesar 10,32 milyar dan untuk penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebesar 27,47 milyar Anggaran yang sudah terpakai sekitar 4,17 milyar,” tambah Nanang.

“Tidak hanya persoalan anggaran, upaya pencegahan penyebaran virus corona pun intensif kita lakukan dengan berkoordinasi bersama Forkopimda, Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Desa, para pelaku usaha maupun unsur lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Lampung Selatan mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menanggulangi wabah covid-19.

Lebih lanjut, Hendry Rosyadi menjelaskan, sesuai arahan Mendagri, Menkeu, Mensos, serta menteri PDT bahwa pemerintah daerah harus merelokasi dan merefokusing anggaran untuk pengadaan APD untuk Rumah Sakit Rujukan Covid19 sampai ke Puskesmas. Kemudian menyiapkan anggaran untuk jaring pengaman sosial serta menyiapkan anggaran untuk membantu pelaku ekonomi dan UMKM yang terdampak Covid-19.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan pihak eksekutif dalam menanggulangi wabah Covid-19 di Lampung Selatan,” ujar Hendry Rosyadi. (Arya)

 6,694 total views,  2 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Nunik & Jihan Hadiri Musrenbang RKPD Lamsel Tahun 2021

Published

on

By

Hanuang.com – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021.

Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Rimau Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung, Kamis (12/3/2020).

Hadir di Kalianda, Chusnunia Chalim, atau akrab disapa Nunik, turut didampingi anggota DPD RI asal Provinsi Lampung, Jihan Chalim yang tak lain adik kandungnya. Selain itu hadir juga Kepala Bapeda Provinsi Lampung, Fredy Sukirman.

Sementara, dipihak Pemkab Lampung Selatan, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Thamrin beserta seluruh pejabat struktural dilingkungan Pemkab setempat.

Dalam kata sambutannya, Nanang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Wagub Nunik.

“Ini luar biasa, pagi di Lampung Utara, siang di Kalianda. Dari empat tahun terakhir, baru kali ini dihadiri Wakil Gubernur. Dan yang luar biasa juga dihadiri anggota DPD RI,” ujar Nanang dalam sambutannya.

Nanang juga berharap kehadiran wakil gubernur kelahiran Desa Karang Anom, Kabupaten Lampung Timur, 37 tahun silam itu, dapat membawa keberkahan bagi kabupaten bumi Khagom Mufakat. (Arya)

 6,409 total views,  2 views today

Continue Reading

Trending Topic