Connect with us

Lampung Selatan

Gelar Briefing Hadapi Banjir, Inilah Daftar Tim Yang Dibentuk Nanang

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto,  didampingi Sekdakab, Fredy,  memberikan arahan kepada para Kepala OPD terkait penanganan pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamsel, Sabtu, (01/12/18).

Briefing yang dilaksanakan di Balai Desa Rangai Tri Tunggal tersebut, membentuk 4 (empat) kelompok, yang masing-masing kelompok diberikan tugas untuk meninjau, mendata serta memberikan solusi bagaimana penanganan serta pencegahan banjir agar tidak terjadi lagi dimasa-masa yang akan datang.

Pada kesempatan itu, Nanang mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para kepala OPD, yang tetap kompak, semangat dan tak kenal lelah, meskipun dihari libur, dapat meluangkan waktunya untuk terus berkoordinasi membagi tugas bagaimana mengatasi banjir dengan segera.

Brifing dilakukan setelah melakukan peninjauan. Merupakan suatu kekompakan dihari libur karena tetap bisa hadir untuk berkoordinasi membagi tugas bagaimana mengatasi banjir dengan segera.

“Itulah gunanya pemimpin, ketika rakyatnya mendapat musibah, kita harus berada di tengah-tengah mereka untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir,” kata Nanang.

“Saya ucapkan terima kasih, saudara tetap kompak, dapat meluangkan waktunya hadir disini untuk berkoordinasi, meskipun ini hari libur” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Nanang meminta agar tim yang dibentuk ini dapat bekerja secara maksimal untuk mengatasi banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Lamsel akibat dari hujan deras yang mengguyur sejak jum’at dini hari. Bahkan untuk wilayah Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung, sempat membuat arus lalu lintas dari Bandar Lampung menuju Bakauheni atau sebaliknya macet.

“Saya meminta agar tim ini dapat mengidentifikasi terhadap warga yang terdampak banjir. Data kerusakan yang ada. Cari penyebabnya apa. Jika penyebab banjir di Rangai ini adalah sampah serta penyempitan gorong-gorong saluran air, daerah lain apa penyebabnya” tegasnya.

“Dapur umum pun perlu diperhatikan, termasuk stok beras, jangan sampai masyarakat kelaparan, juga tim kesehatan” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Fredy, mengatakan, pembentukan tim ini untuk menangani musibah secara cepat.

“Tim ini bersifat permanen, dan akan kita tambah dengan beberapa Kepala OPD yang belum masuk” ujarnya.

Adapun Tim yang dibentuk dalam arahan Bupati adalah :

Tim 1. Untuk wilayah Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung.

  • Supriyadi (Asisten Pemerintahan/koordinator)
  • Arsyad (Ka. Peternakan dan keswan)
  • Intji (Kepala BPKAD)
  • Martoni Sani (Kadis BPMPPT)
  • Thamrin (Kadis Lingkungan Hidup)
  • Hermansyah Hamidi (Ka. PUPR)

Tim 2. Wilayah Tarahan

  • Priyanto Putro (Staf Ahli)
  • Mulyadi Saleh (Asisten Ekobang)
  • Thomas Americo (Ka. Pendidikan)
  • Joko Sapta (Inspektur)
  • Badrus (BPPRD)
  • Jimmy Banggas Hutapea (Kadis Kesehatan)
  • Edy Firnandi (Kadisduk Capil)

Tim 3. Wilayah Kalianda dan Sidomulyo

  • Yansen Mulya (Kepala BKP)
  • Rini Ariasih (PP&PA)
  • Wahidin Amin (Kepala Bappeda)
  • Meizar (Kadis Kelautan dan Perikanan)
  • Yusri (Staf Ahli)
  • Heri Bastian (KasatPol PP)
  • Diah Anjarini (Direktur RSUD)
  • Setiawansyah (Kabag Protokol)

Tim 4. Wilayah Palas dan Penengahan

  • Ketut Sukerta (Kepala BPBD)
  • Akar Wibowo (Ka. BKD)
  • Sefri (Plt. Kadis Kominfo)
  • Sahidi (Kepala Litbang)
  • Qorinilwan (Kadis Perdagangan dan Perinduatrian)
  • Anasrullah (Kadis Perhubungan)
  • Zailani (Kadis Perkebunan). (Arya)

 2,104 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Winarni Siap Upayakan Kesembuhan Hendrik Si Penderita Tumor Otak Asal Palas

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto membesuk Hendrik Alzaini (12), warga Kecamatan Palas penderita tumor otak.

Bunda Winarni menyambangi kediaman Hendrik, pada Selasa (21/9/2021). Dia turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan Yani Thamrin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Eka Riantinawati, serta Camat Palas Rika Wati. 

Setibanya disana, Bunda Winarni disambut hangat keluarga Hendrik. Selain menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan sehari-hari, Bunda Winarni juga memberikan dukungan kepada keluarga Hendrik. 

Berdiri tepat di hadapan Hendrik, Bunda Winarni hampir tak bisa berkata-kata, tatkala melihat seorang bocah yang harus berjuang melawan penyakit ganas itu. 

Namun, Bunda Winarni, yang datang sebagai istri Bupati Lampung Selatan, mencoba dan berusaha terlihat tegar di depan Hendrik. Ia mencoba memberikan sedikit asupan kekuatan untuk Hendrik.

“Hendrik harus sabar dan semangat ya, lekas sembuh. Semoga Allah memberikan kesehatan dan jalan yang terbaik untuk kita semua,” ujar Winarni menyemangati Hendrik.

Dihadapan keluarga Hendrik, Bunda Winarni yang juga sebagai Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan ini, berjanji mengupayakan kesembuhan warganya itu. 

“Saya minta Dinas Kesehatan untuk membantu menemukan solusi secepatnya agar penyakit adik Hendrik ini tidak semakin memburuk dan harus segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Sementara, disamping Hendrik, sang ibunda, Siti Amelia, juga terlihat berusaha tegar. Ia sesekali menjawab pertanyaan yang dilontarkan Bunda Winarni. Raut sedih tak bisa disembunyikannya. 

Kepada Winarni, Siti Amelia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan itu.

“Kami dari keluarga berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Dan juga bantuan Ibu Winarni yang membantu solusi dan jalan untuk mengupayakan kesembuhan Hendrik,” tutur Siti Amelia.

Seperti diketahui, Hendrik Alzaini, anak pertama dari dua bersaudara, putra dari pasangan Hendra Sudiro (44) dan Siti Amelia (38), warga RT/RW 006/003 Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, ini diketahui menderita tumor otak sejak berusia 3 tahun.

Berasal dari keluarga kurang mampu, Hendra Sudiro telah mengupayakan pengobatan anaknya. Bahkan, rumah dan tanah ladang miliknya habis terjual untuk biaya pengobatan.

Hendrik sendiri pernah melakukan operasi dan beberapa kali kemoterapi di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta. Ia juga pernah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Namun tumor itu kembali tumbuh. 

Kurun waktu 4 tahun terakhir, keluarga Hendrik berjuang mengupayakan pengobatan Hendrik. Namun karena kondisi ekonomi yang sulit, saat ini Hendrik hanya melakukan perawatan dirumah. (Kmf)

 436 total views,  186 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel dan Bank Lampung Gelar MoU

Published

on

By

Hanuang.com –  Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Kantor Cabang (KC) Kalianda.

MoU antara Pemkab Lampung Selatan dan PT Bank Lampung KC Kalianda terkait penggunaan jasa dan layanan perbankan dalam rangka penatausahaan dan pengelolaan kas daerah.

Penandatangan MoU berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, kantor bupati setempat, Selasa (21/9/2021). 

Penandangan MoU dilakukan Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Burhanudin dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Yani Thamrin dengan Kepala PT Bank Lampung KC Kalianda Mala Tisnoh. 

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, Supriyanto menjelaskan, penandatangan MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan PT Bank Lampung KC Kalianda. 

“Penandatanganan MoU yang dilakukan Dewan Pengurus KORPRI serta Dharma Wanita Persatuan terkait kerjasama mengenai pengelolaan kas daerah melalui PT Bank Lampung KC Kalianda,” ujar Supriyanto yang juga menyaksikan penandatanganan MoU itu.

Supriyanto menambahkan, untuk BPPRD Lampung Selatan dan PT Bank Lampung KC Kalianda, terkait dengan kelanjutan pemanfaatan team work yang sebelumnya telah terbentuk pada tahun 2019 lalu. 

Sementara itu, Sekda Kabupaten sekaligus Ketua Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin mengatakan, perjanjian kerjasama yang telah disepakati harus dapat mengentungkan kedua belah pihak. 

Dirinya berharap, kerjasama tersebut dapat memaksimalkan pengumpulan kas daerah dari anggota KORPRI dan DWP Lampung Selatan. 

“Karena iuran KORPRI itu kecil sama dengan DWP. Jadi hanya Rp.1000 sampai Rp.10.000. Hanya saja beberapa bulan terakhir ini saya periksa di Bendahara KORPRI tidak maksimal,” katanya. 

Thamrin juga berharap, Pemkab Lampung Selatan dan PT Bank Lampung KC Kalianda dapat selalu menjalin koordinasi dan komunukasi untuk terciptanya transparansi yang akuntabel dan efisien serta dalam hal optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (ptm)

 430 total views,  180 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPD IMM Provinsi Lampung Bersama PC IMM Lamsel Gelar Audiensi Dengan Nanang Ermanto

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima Audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Rabu (22/9/2021). 

Rombongan DPD IMM Provinsi Lampung dipimpin langsung Ketua Umum, Sahru Romadon serta didampingi Kabid SPM Heru Diansyah, Ketua Umum PC IMM Lampung Selatan Yazid Bahru Hady dan Kabid Kader PC IMM Lampung Selatan Kabul Ainur Rohim. 

Hadir mendampingi Bupati Lampung Selatan dalam audiensi itu, Asisten Bidang Administrasi dan Umum Badruzzaman, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Thomas Amrico serta beberapa Kepala OPD terkait lainnya. 

Mengawali pertemuan itu, Ketua DPD IMM Provinsi Lampung Sahru Romadon mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan atas kesediaannya menerima rombongan DPD IMM Provinsi Lampung. 

“Ditengah kesibukan pak bupati untuk memajukan dan membahagiakan masyarakat Lampung Selatan, kami masih diberikan kesempatan untuk bertemu,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, maksud kedatangannya yaitu ingin melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait dengan pelaksanaan kegiatan kaderisasi anggota IMM tingkat nasional.

“Kami ada agenda kaderisasi, namanya Darul Arqom Madya (DAM). Kebetulan ini agendanya adalah agenda tingkat nasional,” jelasnya.

Sahru Romadon menambahkan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 30 september 2021 hingga 5 Oktober 2021 dan akan diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri dari 15 peserta dari Kabupaten Lampung Selatan, 10 peserta dari luar Kabupaten Lampung Selatan dan 15 peserta dari luar Provinsi Lampung. 

Dimana nantinya dalam pelaksanaan kegiatan DAM tersebut akan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga tidak menciptakan klaster baru dalam situasi pandemi Covid-19. 

“Awal kita sudah coba prepare agendanya sesuai dengan koordinasi panitia di provinsi. Tapi 2 minggu yang lalu setelah kita cek tempat dan sebagainya karena ini kegiatannya pengkaderan. Insya Allah pesertanya 40 orang. Kita batasi,” ungkapnya. 

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto akan mendukung dan turut memfasilitasi kegiatan tersebut. Apalagi hal tersebut berkenaan dengan kegiatan pengkaderan yang bertujuan untuk menciptakan jiwa kepemimpinan. 

“Kami dari pemerintah daerah mendukung dan menyambut baik maksud dari kedatangan DPD IMM Provinsi dan PC IMM Kabupaten,” kata Nanang.

Bahkan, Nanang juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan turut membantu memfasilitasi kegiatan tersebut. 

Baik itu mengenai penginapan, tempat kegiatan pengkaderan atau hal lainnya yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan. 

“Apa yang menjadi kendala harus disampaikan. Supaya kami pemerintah daerah bisa membantu teman-teman IMM,” ujarnya.

Namun demikian, Nanang Ermanto tetap menegaskan agar dalam kegiatan tersebut harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat Kabupaten Lampung Selatan baru saja turun ke PPKM level 2 dan masih berada pada zona kuning. 

“Ini yang harus kita patuhi protokol kesehatan juga. Jangan sampai nanti adik-adik mahasiswa ini tidak memberikan contoh yang baik ditengah masyarakat. Jangan sampai jadi bumerang buat diri sendiri,” tandasnya. (ptm)

 436 total views,  180 views today

Continue Reading

Trending Topic