Connect with us

Lampung Selatan

Diduga Jadi Tempat Mesum, Homestay Green Way Lubuk Di Gruduk Warga

Published

on

Foto : Saat Aksi Masyarakat Sekitar Menggeruduk Homestay Way Lubuk

Hanuang.com – Puluhan Warga Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Datangi Homestay Green, Jum’at, (09/11/18).

Warga Saat Beraksi Menutup Homestay Green Way Lubuk

Kedatangan aksi masa tersebut yakni melakukan Penutupan terhadap homestay tersebut.

Puncak kekesalan warga karena Homestay Green Way Lubuk diduga milik salah satu Anggota Polri ini kerap dijadikan tempat mesum oleh pelanggan.

Bahkan lokasi yang berada dijalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut pernah digrebek adanya penyalahgunaan narkoba oleh pihak BNN.

Anggota Sat Pol PP Lamsel, Saat Berada Di Lokasi Homestay Green Way Lubuk

Menurut salah seorang warga dilokasi mengatakan, pihak pengelolah Homestay terkesan acuh dan mengabaikan norma kesusilaan karena warga menduga banyak pasangan bukan suami istri menginap di tempat tersebut.

“Pemilik Home Stay pernah membuat kesepakatan dengan warga akan lebih selektif lagi dalam menerima tamu yang akan menginap di tempat tersebut,” ujarnya.

Dia menambahkan, penutupan ini buntut peristiwa dari penggerebekan pengunjung Hotel Homestay yang tertangkap oleh BNN tahun lalu.

Mediasi Yang Dilaksanakan Di Polsek Kalianda Terkait Penutupan Homestay Green Way Lubuk

Selain itu kata dia, permasalah jalan yang berada di samping Hotel Homestay merupakan milik umum, namun selama ini digunakan untuk tempat parkir oleh pihak Hotel Home stay.

“Disisi jalan sebelah kiri yang berbatasan dengan gudang matrial milik PP dibangun taman dan gubuk oleh pihak Hotel Homestay bahkan di bagian belakang Hotel Homestay tersebut terdapat 2 ekor anjing yang di tempat kan oleh pengelolah, sehingga banyak warga takut untuk saat akan melintasi dijalan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Way Lubuk Hamim Fadil mengatakan, Penutupan jalan yang berada di samping Home Stay sebagai bentuk protes warga terkait pelanggaran perjanjian yang di ingkari oleh pihak Homestay.

“Warga menyadari tidak punya kewenangan untuk menutup lokasi tersebut namun perlu diketahui bahwa jalan yang berada di samping Home Stay adalah hasil dari wakaf dari Bpk Jum,an dan bukan milik Home Stay,” terangnya.

Terpisah Camat Kalianda, Erdianayah, ketika dikonfirmasi membenarkan penutupan homestay oleh warga Way Lubuk. Dalam hal ini pihak Kecamatan segera menutup, namun sebelumnya akan dikordinasikan terlebih dahulu.

“Akan kita kordinasikan dulu dengan pihak terkait. Kita Kordinasikan dulu,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Kasat Pol PP Lamsel, Heri Bastian yang menjelaskan penghentian kegiatan homestay.

“Kita hentikan sementara kegiatan homestay untuk menerima tamu, sedang di mediasi di Polsek setempat” ungkapnya. (Arya)

 6,703 total views,  6 views today

Lampung Selatan

Sigap…!!! Babinsa Benahi Lapak Ikan Warga di Desa Kagungan Ratu

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa melakukan Pembersihan lapak ikan milik Yoyos Suwondo yang dikelola oleh Suparno bertempat di Dusun Jatirejo, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Pembersihan tersebut akibat Hujan yang disertai angin mengakibatkan Lapak ikan dan genteng rumah warga rontok terbawa angin dan salah satu rumah warga desa tertimpa pohon tumbang.

Melihat kondisi bangunan rumah warga dan lapak ikan yang hancur Koramil 421-02/Gedong Tataan langsung mengerahkan 4 orang Babinsa bersama pihak Polsek, Sekcam Negeri Katon, Kadus Jatirejo, Ketua RT, dan warga masyarakat sekitar, Jum’at, (16/04/21).

Serma Muslim mengatakan, selaku Babinsa memang sudah menjadi kewajiban untuk membantu kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

“Dan kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang punya kepedulian untuk melaksanakan gotong-royong bersama hari ini di rumah saudara kita yang terkena musibah, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal baik bapak- bapak semuanya,” tutupnya.

Sedangkan Sekcam Negeri Katon, Data Trianda, usai kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa khususnya dan Koramil pada umumnya atas kerjasama yang baik ini.

“Semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk Saudara kita yang sedang terkena musibah ini,” tutupnya. (*)

 893 total views,  893 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Lamsel, Nanang : ‘Kita Optimis 2023 Bebas Dari Stunting’

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan agenda kegiatan Safari Gemarikan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE di Kantor Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (15/4/21).

Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto didampingi Duta Swasembada Gizi Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta jajaran Pemkab Lamsel turut hadir pada kegiatan tersebut untuk ikut serta mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk seluruh Masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.

Pada kesempatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Permasalahan gizi sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktifitas masyarakat dan Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan inovasi melalui program Swasembada Gizi, menuju Lampung Selatan bebas Stunting tahun 2023.

Nanang juga menyampaikan, Lamsel memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah di 7 Kecamatan yang berbatasan dengan laut, dengan garis pantai sepanjang 247,76 KM yang diharapkan dengan potensi ikan yang berlimpah pmenuhan gizi masyarakat dapat sesuai dengan target konsumsi ikan nasional.

“Kita tahu Stunting merupakan kondisi terhambatnya tumbuh kembang anak, yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak sejak lahir. Oleh karenanya, Penanggulangan Stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua, karena hal ini terkait dengan kualitas generasi muda kita sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

“Dapat saya sampaikan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah, Dengan potensi ikan yang berlimpah ini harus dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sesuai dengan target konsumsi ikan Nasional Tahun 2021 yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE mengatakan dalam sambutannya agar program makan ikan dapat terus didukung oleh pemerintah kabupaten/kota dengan mengkampanyekan Gemarikan didaerahnya masing-masing.

“Manfaat ikan yang begitu banyak harus dipahami oleh masyarakat, saya berharap untuk kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat menggaungkan Gerakan Makan Ikan ini di daerahnya. Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus di kampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningkat,” terangnya. (*)

 1,820 total views,  1,194 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Bantu Petani Panen Raya Padi di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Luasan sawah seluas 1 ha milik Herman, warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), kini saatnya melakukan pemanen di musim tanam tahun ini.

Dalam pengerjaan pemanenan yang dilakukan saat ini, mesin combain turut diterjunkan ke lokasi areal persawahan, guna mempercepat proses panen.

Peltu Gatot Haryono, anggota babinsa Koramil 421-03/Penengahan juga turut membantu saat panen dilakukan, dengan ikut mendampingi operator mesin combain di lapangan, Kamis, (15/04/21).

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa, yang telah mau membantu saya saat panen ini, tentunya saya sangat merasa terbantu, dan Alhamdulillah musim panen saat ini menghasilkan padi yang cukup lumayan bisa untuk digunakan kebutuhan hidup keluarga kami” ujar Herman.

Sementara itu, Peltu Gatot Haryono juga mengatakan telah menjadi keharusan dalam tugas saya menjadi babinsa, untuk melihat langsung perkembangan dan kondisi sosial masyarakat disegala bidang.

“Karena TNI dalam mengabdi adalah untuk masyarakat, bila masyarakatnya kuat dan sejahtera tentunya TNI juga akan kuat” pungkasnya.

“Saya berpesan setelah musim panen ini, sesegera mungkin untuk melakukan pengolahan lahan kembali, sehingga akan mempercepat musim tanam dan tentunya bisa mempercepat musim panen berikutnya, namun jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi covid 19 ini” tutupnya. (*)

 1,863 total views,  1,185 views today

Continue Reading

Trending Topic