Connect with us

Lampung Selatan

Di Kecamatan Ketapang, Nanang Gelar Bersih-Bersih Bersama Warga

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kepada masyarakat desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang untuk menggeliatkan budaya gotong royong yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

Kegiatan gotong royong harus dilaksanakan secara berkelanjutan dalam setiap minggunya. Budaya gotong royong yang dulu begitu kental dengan kehidupan masyarakat desa harus tetap dilestarikan. Budaya gotong royong juga diyakini dapat menjadi perekat kehidupan dimasyarakat.

Pada kegiatan Jum’at bersih yang dilaksanakan di Kecamatan Ketapang kali ini, Nanang Ermanto menekankan pada kebersihan lingkungan, terutama kebersihan parit dan gorong-gorong.

Dalam kunjungannya, tepatnya di Dusun 3 (tiga) RT. 11 desa Sripendowo Kecamatan Ketapang, Nanang melihat sepanjang jalan desa setempat banyak gorong-gorong sudah mampet/tidak berfungsi dan bahkan ada rumah warga yang tidak memiliki parit, tentunya ini akan menyebabkan banjir ketika musim hujan.

“Disini Gorong-gorong pada mampet, parit juga sudah tidak ada. Nanti ketika turun hujan air bisa masuk ke perumahan warga. Ini juga jalan yang sudah dibangun bisa rusak terkikis air”,Ujarnya.

“Nanti menyalahi Pemerintah Daerah, karena dianggap tidak ada perhatian. Masyarakat disini harus peduli dengan lingkungan, jangan hanya ada Camat datang, Pemda datang baru gotong royong. Tidak mungkin warga dari kalianda atau warga tanjung bintang sana yang akan datang membersihkan di ketapang ini, Ini Lingkungan Bapak/ibu sendiri, jadi harus diperhatikan dan dijaga kebersihannya”,Tegas Nanang.

Staf KUPT PUPR Kec. Ketapang, Parman mengatakan ketika itu, akan segera memperbaiki dan membersihkan gorong-gorong/parit di rumah warga yang mampet.

“Untuk perbaikan gorong-gorong dan parit warga dusun 3 ini, akan kami kerjakan minggu ini. Nanti akan kami turunkan alat berat dan gotong-royong warga disini untuk membantu”,Ujarnya.

Tak hanya Desa Sripendowo, Kunjungan Pemerintah Daerah pada kegiatan jum’at bersih kali ini, juga mengunjungi Desa Taman Sari, Desa Lebungnala dan Desa Kemus seperti yang telah diagendakan sebelumnya.

Nanang juga menjelaskan pada kunjungannya kali ini, yakni untuk mengetahui pembangunan di kecamatan dan desa dengan adanya Anggaran Dana Desa & Alokasi Dana Desa (DD & ADD).

“Selain kami ingin melihat kepedulian masyarakat disini terhadap lingkungan, kami juga ingin mengetahui secara langsung sejauh mana pembangunan di kecamatan dan desa dengan adanya Anggaran DD dan ADD”, Ucapnya.

Untuk diketahui kegiatan jum’at bersih ini juga diikuti dengan agenda pelayanan-pelayanan seperti, Capil, Kesehatan, KB, Perizinan dan Dispenda. (Arya/Riko)

 2,622 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Penguatan Tusi Pengamanan, Kalapas Kalianda : ‘Petugas Harus Memiliki Integritas dan Komitmen’

Published

on

By

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Penguatan Tusi kepada Petugas Pengamanan Lapas Kalianda di Aula Lapas Kalianda, Rabu (16/6).

Kegiatan digelar secara Interna dengan tetap memperhatikan Prosedur Protokol Kesehatan Pencegahan Covid – 19, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan.

Dalam kegiatan, Pemaparan Penguatan Tusi Pengamanan dilakukan oleh Kepala Lapas, Dr. Tetra Destorie, Ka. KPLP, dan Kasi. Kamtib Lapas Kalianda.

Dr. Tetra Destorie memaparkan bahwa Petugas Pengamanan harus memiliki integritas dan komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Petugas Pengamanan harus memiliki Integritas dan Komitmen, supaya bisa berhasil dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemeliharaan tata tertib di Lapas,” papar Kalapas.

“Karena dengan Integritas dan Komitmen menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin, serta membuat lahirnya kepercayaan, sehingga tujuan kita di bidanh Pengamanan bisa berhasil,” tambahnya.

Dengan Penguatan Tusi Pengamanan, dirinya percaya bahwa Gangguan Keamanan dan Ketertiban bisa diantisipasi sedini mungkin oleh Petugas Pengamanan.

“Sekecil apapun bentuk Gangguan Kamtib harus diantisipasi sedini mungkin, sehingga Lapas kita jadi aman dan kondusif. Saya yakin dan percaya kepada Petugas Pengamanan kita untuk bisa menanggulangi hal tersebut,” tutup Dr. Tetra Destorie. (*)

 148 total views,  148 views today

Continue Reading

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 277 total views,  277 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Sragi, Babinsa Palas Gotong-Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil Palas, menggelar gotong-royong dalam membangun dan melakukan pengecatan fasilitas Umum di desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (16/06/21).

Hal itu dilakukan oleh Serda Anwar dan 4 Personil anggota Koramil 421-08/Palas yang melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong-royong adalah salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan/persatuan, guyup, dan penuh kekeluargaan” beber Serda Anwar.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini saya bersama warga masyarakat ds Baktirasa Kecamatan Sragi melakukan pembangunan dan pengecetan fasilitas umum supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas umum dengan nyaman” tutupnya. (*)

 272 total views,  272 views today

Continue Reading

Trending Topic