Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi Dirasakan Disejumlah Wilayah, Termasuk Pulau Sebesi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi Dirasakan Disejumlah Wilayah, Termasuk Pulau Sebesi

Redaksi
Last updated: 7 September 2022 15:14
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE
Hanuang.com – Dampak kenaikan BBM mulai dirasakan masyarakat yang tinggal di pelosok negeri, salah satunya di Kabupaten Gerbang Sumatera.
Tepatnya di Desa Tejang Pulau Sebesi kenaikan BBM eceran mulai drastis, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh karena harus melintasi perairan laut.
Kades Tejang Pulau Sebesi, Sarmani menjelaskan bahwa kenaikan BBM jenis Pertalite di pulau Sebesi mencapai kisaran Rp. 3.000 hingga 4.000 rupiah.
“Ya bang, di pulau Sebesi kenaikan BBM dieceran seperti kios ataupun Pertamini mencapai 3.000 keatas, jadi sekitar Rp. 13.000 per liternya untuk jenis pertalite” ujarnya, Rabu, (07/09/22).
Namun terkait masalah BBM jenis Pertamax dan solar, Sarmani menjelaskan diwilayahnya tidak ada yang menjual BBM jenis itu.
Untuk ongkos kendaraan transportasi perahu atau kapal laut pun sedang dalam tahap musyawarah dan ada kemungkinan besar mengalami kenaikan.
“Sedang dibahas dan dirapatkan” bebernya.
Terpisah, Candra selaku salah seorang Nahkoda perahu dari Pulau Sebesi ke dermaga Canti membenarkan atas musyawarah tersebut.
“Iya bang, itu sedang dimusyawarahkan, ada kemungkinan naik yang mana sebelumnya ongkos Rp. 25.000 berikut tiket menjadi Rp. 30.000 dari pulau Sebesi tujuan dermaga Canti” bebernya.
Dirinya menjelaskan bahwa, harga solar untuk kapal penumpang pun sudah naik menjadi Rp. 8000/liternya.
Hingga saat ini, hampir di semua wilayah menggelar aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM bersubsidi. (Arya)
TAGGED:Lampung Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Berantas Peredaran Pil Hexymer, Satnarkoba Polres Lamtim Amankan Satu Orang Pelaku
Next Article Bupati Lamsel Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2022, PAD Bertambah Sebesar Rp 57 Miliar
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bupati Lamsel Buka Workshop Penguatan Inovasi Daerah
Jelang New Normal, Pemkab Lamsel Gencarkan Sosialisasi Ke Masyarakat
Tiga OPD Di Lamsel Terima Penghargaan Dari Kementerian PAN RB
Datangi Pos Pantau, Nanang Cek Aktivitas GAK Pasca Erupsi
Audiensi Dengan IBI Lamsel, Nanang Janji Hibahkan Bangunan Sekretariat
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?