Hanuang.com

Home

Cerita Sedih Huntara Lamsel, Dari Makan Hingga Bayar Listrik Sendiri

Hanuang.com – Seperti dianaktirikan di tanah kelahiran yang subur nan makmur, Gerbang Sumatera, itulah julukan untuk Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Betapa tidak, karena nasib ratusan korban Tsunami Selat Sunda (Lamsel_red) yang terjadi pada Sabtu, (22/0/12/18) sekitar pukul 21.30 WIB lalu, belum ada kejelasan.

Saat ini mereka yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara_red) karena rumahnya tersapu gelombang pasang air laut, mulai mengeluh dengan janji manis Pemkab Lamsel.

Penerangan jenis listrik yang dulunya sempat dijanjikan secara gratis, kini harus ditanggung bebannya oleh para penghuni tersebut.

“Dulu Kami dijanjikan Huntara, dan kami juga di iming-imingi untuk fasilitas yang dibangunkan oleh Pemerintah, semuanya digratiskan,┬ánamun kenyataannya saat ini Kami disini merasa keberatan karena kami setiap bulannya harus membayar sejumlah tagihan listrik tersebut,” ungkap Syahroni, Selasa, (11/06/19).

Dirinya juga berharap ada belas kasih dari Pemerintah setempat untuk bisa membantu karena anak-anak di pengungsian tersebut akan memasuki masa sekolah tahun ajaran baru.

“Selama bulan Ramadhan sampai Lebaran ini, kami belum pernah diberikan bantuan oleh pihak instansi terkait, padahal kami disini sangat membutuhkan makan, bagaimana kami mau membayar tagihan listrik jika kami sudah tidak memiliki Lahan untuk bekerja, tiap dua minggu sekali kami selalu ditagih 20 ribu untuk tagihan listrik, bagi kami 20 ribu itu angka yang cukup besar, karna kami tidak memiliki pekerjaan tetap” tambahnya. (*)

Share

BERITA TERBARU