Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Non Aktif, Zainudin Hasan Divonis 12 Tahun Penjara, Ini Rinciannya

Published

on

Terdakwa Kasus Korupsi Kantor PUPR Lamsel, Zainudin Hasan (Bupati Lamsel Non Aktif)

Hanuang.com – Sidang Kasus Korupsi Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dengan terdakwa Zainudin Hasan selaku Bupati (nonaktif), memasuki babak akhir, yakni sidang pembacaan putusan, Kamis (25/04/19).

Majelis hakim Ketua, Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Mien Trisnawati, menjatuhi hukuman pidana penjara selama 12 tahun, serta denda Rp. 500 juta subsidair lima bulan kurungan penjara.

“Selain itu terdakwa juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp. 66 miliar, paling lama satu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap (Inkrah).

“Jika tidak memiliki uang tersebut, maka terdakwa terancam dimiskinkan. Sebab, harta bendanya akan disita dan dilelang oleh Jaksa” ujar Ketua Majelis Hakim.

Jika nantinya hasil penjualan harta benda tersebut masih belum mencukupi uang pengganti, maka terdakwa akan menjalani masa tahanan selama kurang lebih 1 Tahun 6 Bulan.

“Hak politik terdakwa juga dicabut selama tiga tahun, terhitung sejak terdakwa menjalani semua masa hukuman pidana pokoknya” tambahnya.

Menurut Majelis Hakim, Dari putusan itu, hal yang memberatkan karena terdakwa sebagai kepala daerah yang seharusnya mendukung program pemerintah dalam memeberantas korupsi.

“Justru terdakwa terlibat dalam praktek-praktek korupsi. Terdakwa tidak hanya melakukan satu tindakan akan tetapi terlibat dalam pencucian uang,” kata majelis hakim.

Mendengar putusan tersebut, terdakwa Zainudin Hasan, menyatakan pikir-pikir dalam kurun waktu satu pekan kedepan.

“Yang mulia yang terhormat, saya menyatakan pikir-pikir,” ucapnya.

Hingga batas waktu selama satu pekan kedepan putusan majelis hakim tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap.

“Baik kalau begitu, putusan ini belum memiliki kekuatan hukum tetap” timpal majelis.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Sebelumnya terdakwa diancam oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI, Subari Kurniawan dengan ancaman pidana selama 15 tahun, serta denda Rp. 500 juta.

“Atas putusan itu, kami nyatakan pikir-pikir juga. Kita akan sampaikan ke pimpinan terlebih dahulu. Apakah akan adanya upaya banding, atas hasil putusan Pengadilan,” tutupnya. (Arya/Iqbal)

 2,200 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Sigap…!!! Babinsa Benahi Lapak Ikan Warga di Desa Kagungan Ratu

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa melakukan Pembersihan lapak ikan milik Yoyos Suwondo yang dikelola oleh Suparno bertempat di Dusun Jatirejo, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Pembersihan tersebut akibat Hujan yang disertai angin mengakibatkan Lapak ikan dan genteng rumah warga rontok terbawa angin dan salah satu rumah warga desa tertimpa pohon tumbang.

Melihat kondisi bangunan rumah warga dan lapak ikan yang hancur Koramil 421-02/Gedong Tataan langsung mengerahkan 4 orang Babinsa bersama pihak Polsek, Sekcam Negeri Katon, Kadus Jatirejo, Ketua RT, dan warga masyarakat sekitar, Jum’at, (16/04/21).

Serma Muslim mengatakan, selaku Babinsa memang sudah menjadi kewajiban untuk membantu kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

“Dan kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang punya kepedulian untuk melaksanakan gotong-royong bersama hari ini di rumah saudara kita yang terkena musibah, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal baik bapak- bapak semuanya,” tutupnya.

Sedangkan Sekcam Negeri Katon, Data Trianda, usai kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa khususnya dan Koramil pada umumnya atas kerjasama yang baik ini.

“Semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk Saudara kita yang sedang terkena musibah ini,” tutupnya. (*)

 1,054 total views,  1,054 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Lamsel, Nanang : ‘Kita Optimis 2023 Bebas Dari Stunting’

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan agenda kegiatan Safari Gemarikan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE di Kantor Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (15/4/21).

Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto didampingi Duta Swasembada Gizi Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta jajaran Pemkab Lamsel turut hadir pada kegiatan tersebut untuk ikut serta mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk seluruh Masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.

Pada kesempatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Permasalahan gizi sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktifitas masyarakat dan Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan inovasi melalui program Swasembada Gizi, menuju Lampung Selatan bebas Stunting tahun 2023.

Nanang juga menyampaikan, Lamsel memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah di 7 Kecamatan yang berbatasan dengan laut, dengan garis pantai sepanjang 247,76 KM yang diharapkan dengan potensi ikan yang berlimpah pmenuhan gizi masyarakat dapat sesuai dengan target konsumsi ikan nasional.

“Kita tahu Stunting merupakan kondisi terhambatnya tumbuh kembang anak, yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak sejak lahir. Oleh karenanya, Penanggulangan Stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua, karena hal ini terkait dengan kualitas generasi muda kita sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

“Dapat saya sampaikan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah, Dengan potensi ikan yang berlimpah ini harus dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sesuai dengan target konsumsi ikan Nasional Tahun 2021 yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE mengatakan dalam sambutannya agar program makan ikan dapat terus didukung oleh pemerintah kabupaten/kota dengan mengkampanyekan Gemarikan didaerahnya masing-masing.

“Manfaat ikan yang begitu banyak harus dipahami oleh masyarakat, saya berharap untuk kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat menggaungkan Gerakan Makan Ikan ini di daerahnya. Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus di kampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningkat,” terangnya. (*)

 1,981 total views,  1,355 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Bantu Petani Panen Raya Padi di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Luasan sawah seluas 1 ha milik Herman, warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), kini saatnya melakukan pemanen di musim tanam tahun ini.

Dalam pengerjaan pemanenan yang dilakukan saat ini, mesin combain turut diterjunkan ke lokasi areal persawahan, guna mempercepat proses panen.

Peltu Gatot Haryono, anggota babinsa Koramil 421-03/Penengahan juga turut membantu saat panen dilakukan, dengan ikut mendampingi operator mesin combain di lapangan, Kamis, (15/04/21).

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa, yang telah mau membantu saya saat panen ini, tentunya saya sangat merasa terbantu, dan Alhamdulillah musim panen saat ini menghasilkan padi yang cukup lumayan bisa untuk digunakan kebutuhan hidup keluarga kami” ujar Herman.

Sementara itu, Peltu Gatot Haryono juga mengatakan telah menjadi keharusan dalam tugas saya menjadi babinsa, untuk melihat langsung perkembangan dan kondisi sosial masyarakat disegala bidang.

“Karena TNI dalam mengabdi adalah untuk masyarakat, bila masyarakatnya kuat dan sejahtera tentunya TNI juga akan kuat” pungkasnya.

“Saya berpesan setelah musim panen ini, sesegera mungkin untuk melakukan pengolahan lahan kembali, sehingga akan mempercepat musim tanam dan tentunya bisa mempercepat musim panen berikutnya, namun jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi covid 19 ini” tutupnya. (*)

 2,024 total views,  1,346 views today

Continue Reading

Trending Topic