Connect with us

Lampung Selatan

Berkat Kejelian Petugas…!!! Satnarkoba Polres Lamsel Berhasil Amankan Puluhan Kilo Ganja & Sabu

Published

on

Hanuang.com – Jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan (Lamsel) berhasil mengamankan puluhan kilo gram narkoba jenis ganja kering dan sabu-sabu.

Selama bulan Februari 2020, Satuan Narkoba Polres Lamsel berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dana sabu senilai Rp. 28,766 Miliar.

Terungkapnya jaringan narkoba tersebut berkat kejelian petugas dipintu masuk area Seaport Intediction (SI) Pintu masuk penyebrangan pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) Lampung.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Edi Purnomo, SH, SIK, mengungkapkan, bahwa jajaranya berhasil mengamankan narkoba jenis Ganja sebanyak 22 Kg senilai Rp. 66 juta dan sabu-sabu seberat 28,7 Kg senilai Rp. 28,7 miliar.

“Selain ganja dan sabu, kami berhasil mengamankan 10 tersangka” ungkapnya.

“Nakoba yang berhasil diamankan selama 1 bulan di bulan Februari 2020 dalam 6 kasus laporan polisi. Selain narkoba kami juga mengamankan 10 orang tersangka dalam kasus tersebut,” ungkap Kapolres saat pres rilis di Mapolres Lamsel, Rabu, (4/3/2020).

Kapolres menjelaskan, dalam kasus ini, ada modus baru yang digunakan para tersangka, yakni sabu-sabu dibawa pelaku dalam 1 pasang Sepatu dan Sandal kulit yang digunakan olehnya.

“Berkat kejelian petugas seorang penumpang Bus tujuan Jakarta, setelah dilakukan pemeriksaan disepasang Sepatu dan Sendal Kulit, akhirnya petugas mendapatkan sabu masing-masing sebesart 500 gram,” jelasnya.

Adapun 6 kasus tersebut diantaranya :

  1. Pada tanggal 6 Februari 2020 sekira pukul 17.30 WIB, petugas mengamankan 20 Kg ganja yang dibungkus 1 karung plastik yang dicampur dengan tumpukan 2 karung jengkol yang hendak dikirim ke Bekasi, Jabar, atas nama Pendi. Namun dalam kasus ini petugas belum berhasil mengamankan tersangka.
  2. Pada tanggal 11 Februari 2020, mengamankan 7 Kg sabu dan mengamankan 4 orang tersangka yakni DW, M.RS, BWP, dan WE. Dalam kasus ini Fendi (DPO).
  3. Pada tanggal 12 Februari 2020 sekira pukul 12.30 WIB, di Seaport Bakauheni, petugas berhasil mengamankan 2 Kg ganja tak bertuan yang dibungkus dan disimpan dalam tumpukan isi 2 karung jengkol.
  4. Pada tanggal 12 Februari 2020 sekira pukul 11. 00 WIB, mengamankan 1 Kg Sabu yang dibungkus 2 plastik bening yang disimpan dalam 1 pasang sepatu warna merah dan 1 pasang sendal kulit, dan berhasil mengamankan 3 orang tersangka yakni KD, HB, dan JH.
  5. Pada tanggal (16/2/2020) sekira pukul 18.30 WIB, mengamankan 18,7 Kg sabu dalam kendaraan Toyota Agya warna abu abu dengan Nomor Polisi BM 1193 CZ, yang dikendarai oleh 2 orang tersangka, yakni SH dan IR.
  6. Pada tanggal (28/2/2020) sekira pukul 02.00 WIB, mengamankan 1 Kg sabu dan mengamankan 1 orang tersangka yakni SY.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, 10 orang tersangka melanggar pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling Singkat 5 (lima) tahun penjara, dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau Seumur Hidup dan pidana mati,” paparnya.

Dalam pengungkapan kasus narkoba ini, Polres Lamsel juga memberikan apresiasi kepada dua orang awak media yang turut membantu dalam menangkap pelaku narkoba saat kabur.

“Polres Lamsel memberikan apresiasi dan memberikan penghargaan kepada Teguh dan Aji yang ikut membantu petugas,” pungkasnya seraya mengajak para masyarakat untuk katakan Tidak pada Narkoba.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. dalam kasus ini, Jajaran Polres Lamsel setidaknya telah menyelamatkan generasi bangsa sekitar 147.900 Jiwa dari bahaya Narkoba. (Arya/Jasmin)

 2,401 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Dua ABG Spesialis Pencuri Ratusan Ekor Ayam Dibekuk Polsek Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Kalianda berhasil mengungkap 2 (dua) orang Anak Baru Gede (ABG) pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib di desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kedua pelaku yang masih ABG ini yakni, SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lamsel ini ditangkap karena sebelnya diduga telah melakukan pencurian 153 ekor ayam, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib di Dusun Kubu Panglima Desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakup, SPd mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Selasa (3/8/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua remaja yakni SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib didesa Merak. Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Keduanya ditangkap lantaran sebelumnya, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib telah melakukan pencurian 153 ekor ayam didusun Kubu Panglima desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.”Tuturnya.

Dalam menjalankan aksinya keduanya bermula pada, Senin 19 Juli 2021, sekitar pukul 01.00 wib, di kandang Ayam Usaha Jaya Dusun Sukamampir desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan ayam petelur sebanyak 153 ekor warna coklat yang dilakukan oleh pelaku.” ungkapnya.

Adapun modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara merusak pagar kawat, kemudian memanjat pagar kandang dan masuk selanjutnya para pelaku mengambil ayam petelur sebanyak 153 ekor, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.240.000,- (dua belas juta dua ratus empat puluh ribu rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda dan langsung ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim dan melakukan penangkapan kedua pelaku, Senin (20/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib, didesa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini kedua pelaku yang akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa ayam petelur warna coklat sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ” Pungkasnya. (humas)

 550 total views,  550 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pasca Kebakaran Pasar Bakauheni, Pemkab Lamsel Siapkan Relokasi Kios Bagi Pedagang

Published

on

By

Hanuang.com – Pasar Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan terbakar hebat, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Akibatnya, seluruh bangunan dan 263 kios pedagang ludes dilahap si jago merah.

Atas kejadian tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta jajaran bergerak cepat memikirkan nasib pedagang Pasar Bakauheni yang kehilangan kiosnya.

Nanang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menyiapkan tempat relokasi kios pedagang Pasar Bakauheni yang terkabar. Upaya itu dilakukan agar para pedagang bisa kembali berjualan setelah kios mereka ludes terbakar.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyediakan tempat relokasi di Pasar Siring Itik untuk para pedagang yang tertimpa musibah kebakaran,” ujar Nanang Ermanto disela meninjau lokasi Pasar Bakauheni pasca kebakaran, Selasa pagi (3/8/2021).

Usai meninjau lokasi kebakaran Pasar Bakauheni, Nanang beserta jajaran langsung menuju Pasar Siring Itik yang akan dijadikan tempat relokasi pedagang Pasar Bakauheni.

Nanang menyatakan, selain lokasi kedua pasar tersebut masih berada di satu desa, lokasi Pasar Itik lebih nyaman untuk pedagang dan pembeli, karena ada tempat parkirnya. Sehingga tidak menggangu pengguna jalan raya, dan tidak rawan kecelakaan.

“Jarak antara Pasar Bakauheni dan Pasar Siring Itik juga hanya 2 kilometer dan masih dalam satu desa, di Desa Bakauheni. Jadi Pak Yusri (Kadis Perdagangan) dan pak camat beritahu pedagang kalau pemerintah daerah menyediakan tempat untuk mereka kembali berusaha,” kata Nanang. (kmf)

 557 total views,  557 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kemendagri Minta Pemda Cek Pemetaan Alokasi Bansos

Published

on

By

Hanuang.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta agar pemerintah daerah (Pemda) kembali mengecek pemetaan alokasi bantuan sosial (bansos) di wilayah masing-masing. Hal itu guna mencegah terjadinya kerentanan sosial akibat pandemi Covid-19.

Instruksi tersebut terungkap dalam rapat sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait penerapan PPKM Level 1, 2, 3 dan 4 pada beberapa wilayah kabupaten/kota di Indonesia yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (3/8/2021).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang mengikuti kegiatan itu secara virtual dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat.

Nampak mengikuti kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, Staf Ahli Bidang Keuangan Lampung Selatan, Akar Wibowo beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto, mengatakan, pemerintah daerah dapat mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menangani dampak dari pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Hal tersebut tertuang dalam Permendagri Nomor 39 Tahun 2020 tentang Pengutamaan Penggunaan Alokasi Anggaran Untuk Kegiatan Tertentu, Perubahan Alokasi dan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

“Dalam Inmendagri telah disebutkan bagaimana tata cara pemerintah daerah bisa memberikan bansos. Jadi tidak lagi berbasis pada aturan tertulis,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ardian, Dinas Sosial beserta stakeholder terkait harus melakukan pemetaan alokasi bansos, guna mencegah munculnya potensi-potensi kerentanan sosial akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi.

“Mengenai bansos ini kacamata kita jangan hanya terbatas pada data DTKS, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Lakukan pemetaan sosial, bansos ini yang paling penting dari kacamata kami adalah tepat sasaran,” ungkapnya lebih lanjut.

Ardian berharap, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Jajaran Pemerintahan terkait dapat saling bersinergi dan berkoordinasi dengan baik, guna mencegah kemungkinan munculnya masyarakat yang terdampak dari Covid-19. (ptm)

 562 total views,  562 views today

Continue Reading

Trending Topic