Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Berbagi Ilmu di Dunia Peternakan, Air Rebusan Kedelai Jadi Bahan Untuk Penggemukan Sapi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung SelatanTNI-POLRI

Berbagi Ilmu di Dunia Peternakan, Air Rebusan Kedelai Jadi Bahan Untuk Penggemukan Sapi

Redaksi
Last updated: 12 Januari 2022 12:09
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Babinsa Koramil Katibung, Koptu Hendrik menjalin komunikasi dengan mitra seorang peternak sapi milik Selamet di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (12/01/22).

Selamet memliki usaha ternak pembesaran sapi yang dirintis mulai dari tahun 2015 dengan luas bangunan kandang 5×20 M.

Dengan mengandalkan air rebusan kedelai yang didapat dari limbah pembuatan tahu sapi sapi tersebut bisa tumbuh sehat dan gemuk, sebagai pakan sapi pada umumnya.

Koptu Hendrik Sebagai seorang Babinsa tentunya tidak boleh tebang pilih atau membatasi diri dalam bergaul dengan masyarakat, namun harus bersikap sebaliknya karena Babinsa dituntut untuk bisa bergaul dengan siapa saja dalam rangka menggali informasi apa saja yang berguna untuk bisa dilaporkan kepada pimpinan.

“Saling bertukar informasi ini dapat dijadikan pengetahuan” ujar Babinsa.

Selamet menuturkan, selain memberikan rebusan kedelai, Ia juga memberikan pakan rumput gajah yang ditanam sendiri untuk hewan Ternak.

“Proses penggemukan butuh waktu sekitar 6 bulan. Setelah itu sapi saya jual kembali dengan melihat kondisi sapi yang sudah gemuk sehingga harga sapi akan lebih tinggi” bebernya. (Ari)

Nanang Ermanto Tinjau Dermaga Eksekutif Bakauheni
Nanang Ermanto Tinjau Kondisi Gedung dan Aktivitas Pelayanan di MPP Lamsel
Ramadhan Penuh Berkah, Ketua APCI Lampung Bagikan Ikan Patin Segar Ke Warga
Anggota DPRD Lamsel Sariyanti Ajak Masyarakat Sidodadi Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum
PWM Lampung Tunjuk BBHAR Lamsel Untuk Bagikan Puluhan Paket Sembako
TAGGED:Lampung SelatanPelayanan PublikTNI
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Masyarakat dan Babinsa Tebang Pohon Untuk Perbaikan Jembatan
Next Article TNI-AL Tangkap 3 Kapal Ikan Milik Vietnam di Laut Natuna
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?