Connect with us

Lampung Selatan

Banyak Warga Pertanyakan Stiker Dan Banner Bupati Lamsel Tanpa Plt…???

Published

on

Hanuang.com – Sejumlah masyarakat Kecamatan Palas di Lampung Selatan (Lamsel), mempertanyakan stiker berdiameter sekitar 10 centimeter yang disebar tiap desa. Karena dalam tulisan stiker tersebut tertera nama Bupati Lamsel tanpa dilengkapi Pelaksana Tugas (Plt).

Stiker yang dilengkapi foto bupati itu bertuliskan ‘Nanang Ermanto Bupati Lampung Selatan Wujudkan Kebersamaan Gotong Royong Tamu 1×24 jam Harus Lapor’.

Padahal diketahui hingga saat ini Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto belum dilantik secara resmi sebagai Bupati Lamsel Definitif. Bahkan, hingga saat ini orang nomor satu di Lamsel itu masih menunaikan ibadah haji.

(Stiker Di Kecamatan Palas)

M. Aziz (46) salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Sragi mengaku kaget ketika warung makan miliknya dipasang stiker nama bupati tanpa Plt. Padahal, setahu ia Plt Bupati Lamsel belum dilantik secara resmi.

“Saya juga heran kok ada stiker dan nama bupatinya enggak ada Plt. Sengaja atau enggak disengaja. Bukannya Pak Bupati Lamsel Nanang Ermanto belum dilantik sebagai definitif. Ini kan bohongi publik,” kata dia, Jum’at (2/7/2019).

Sementara itu, Salah satu Kepala Desa di Kecamatan Palas yang enggan namanya ditulis mengaku stiker tersebut didapatkan dari pemerintah Kecamatan setempat. Ia mengaku stiker itu harus dibagikan ke masyarakat. 

“Buat masyarakat dan ditempelkan ke rumah masyarakat masing-masing. Saya juga baru sadar kalau enggak ada Plt-nya. Mungkin salah ketik dipercetakan,” kata dia.

Terpisah, salah satu Camat di Lamsel mengaku kemungkinan Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto dalam waktu dekat akan dilantik secara definitif. Untuk itu, stiker itu langsung dibagikan kemasyarakat.

“Kabarnya Pak Bupati akan dilantik dalam waktu dekat. Untuk itu, kita bagikan kemasyarakat. Pada intinya, didalam stiker itu mengajak untuk gotong royong,” katanya.

Selain di Kantor Kecamatan Natar, juga terpampang banner besar bergambar Nanang Ermanto bertuliskan ‘Bupati Lampung Selatan Wujudkan Kebersamaan Dengan Gotong Royong, NKRI Harga Mati’.

“Seharusnya itu ditulis Plt, kan belum defenitif, kalaupun digambar ditulis tanpa Plt, seharusnya gambarnya pangkatnya harus melati 3 bukannya dua seperti itu, para Camat itu kan kebanyakan lulusan STPDN, seharusnya mengerti mengenai Atribut, Pangkat, Jabatan, maupun Golongan” jelas salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pihak dari redaksi hanuang.com mencoba mencari keterangan dengan menghubungi Camat Natar untuk melakukan klarifikasi.

“Mohon maaf bang, kemaren buru-buru, kita salah karena kurang teliti, gak fokus ama jabatannya” jelasnya melalui pesan WhatsApp.

Pihaknya akan segera merubah kalimat tersebut dengan menambahkan tulisan Plt dalam banner tersebut.

“Iya kalo saya memang nyontoh bg, Tapi yang tulisan dibawahnya saya rubah, Moga senen bisa kami tambah kata-kata Plt nya bg” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kesalahan dalam penulisan baik stiker maupun banner yang ada di Kecamatan Palas dan Natar sama persis, jadi diduga pencetakan tersebut kesalahan yang terkoordinasi. (Arya)

 3,959 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Sigap…!!! Babinsa Benahi Lapak Ikan Warga di Desa Kagungan Ratu

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa melakukan Pembersihan lapak ikan milik Yoyos Suwondo yang dikelola oleh Suparno bertempat di Dusun Jatirejo, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Pembersihan tersebut akibat Hujan yang disertai angin mengakibatkan Lapak ikan dan genteng rumah warga rontok terbawa angin dan salah satu rumah warga desa tertimpa pohon tumbang.

Melihat kondisi bangunan rumah warga dan lapak ikan yang hancur Koramil 421-02/Gedong Tataan langsung mengerahkan 4 orang Babinsa bersama pihak Polsek, Sekcam Negeri Katon, Kadus Jatirejo, Ketua RT, dan warga masyarakat sekitar, Jum’at, (16/04/21).

Serma Muslim mengatakan, selaku Babinsa memang sudah menjadi kewajiban untuk membantu kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

“Dan kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang punya kepedulian untuk melaksanakan gotong-royong bersama hari ini di rumah saudara kita yang terkena musibah, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal baik bapak- bapak semuanya,” tutupnya.

Sedangkan Sekcam Negeri Katon, Data Trianda, usai kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa khususnya dan Koramil pada umumnya atas kerjasama yang baik ini.

“Semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk Saudara kita yang sedang terkena musibah ini,” tutupnya. (*)

 1,024 total views,  1,024 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Lamsel, Nanang : ‘Kita Optimis 2023 Bebas Dari Stunting’

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan agenda kegiatan Safari Gemarikan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE di Kantor Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (15/4/21).

Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto didampingi Duta Swasembada Gizi Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta jajaran Pemkab Lamsel turut hadir pada kegiatan tersebut untuk ikut serta mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk seluruh Masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.

Pada kesempatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Permasalahan gizi sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktifitas masyarakat dan Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan inovasi melalui program Swasembada Gizi, menuju Lampung Selatan bebas Stunting tahun 2023.

Nanang juga menyampaikan, Lamsel memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah di 7 Kecamatan yang berbatasan dengan laut, dengan garis pantai sepanjang 247,76 KM yang diharapkan dengan potensi ikan yang berlimpah pmenuhan gizi masyarakat dapat sesuai dengan target konsumsi ikan nasional.

“Kita tahu Stunting merupakan kondisi terhambatnya tumbuh kembang anak, yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak sejak lahir. Oleh karenanya, Penanggulangan Stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua, karena hal ini terkait dengan kualitas generasi muda kita sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

“Dapat saya sampaikan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah, Dengan potensi ikan yang berlimpah ini harus dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sesuai dengan target konsumsi ikan Nasional Tahun 2021 yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE mengatakan dalam sambutannya agar program makan ikan dapat terus didukung oleh pemerintah kabupaten/kota dengan mengkampanyekan Gemarikan didaerahnya masing-masing.

“Manfaat ikan yang begitu banyak harus dipahami oleh masyarakat, saya berharap untuk kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat menggaungkan Gerakan Makan Ikan ini di daerahnya. Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus di kampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningkat,” terangnya. (*)

 1,951 total views,  1,325 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Bantu Petani Panen Raya Padi di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Luasan sawah seluas 1 ha milik Herman, warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), kini saatnya melakukan pemanen di musim tanam tahun ini.

Dalam pengerjaan pemanenan yang dilakukan saat ini, mesin combain turut diterjunkan ke lokasi areal persawahan, guna mempercepat proses panen.

Peltu Gatot Haryono, anggota babinsa Koramil 421-03/Penengahan juga turut membantu saat panen dilakukan, dengan ikut mendampingi operator mesin combain di lapangan, Kamis, (15/04/21).

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa, yang telah mau membantu saya saat panen ini, tentunya saya sangat merasa terbantu, dan Alhamdulillah musim panen saat ini menghasilkan padi yang cukup lumayan bisa untuk digunakan kebutuhan hidup keluarga kami” ujar Herman.

Sementara itu, Peltu Gatot Haryono juga mengatakan telah menjadi keharusan dalam tugas saya menjadi babinsa, untuk melihat langsung perkembangan dan kondisi sosial masyarakat disegala bidang.

“Karena TNI dalam mengabdi adalah untuk masyarakat, bila masyarakatnya kuat dan sejahtera tentunya TNI juga akan kuat” pungkasnya.

“Saya berpesan setelah musim panen ini, sesegera mungkin untuk melakukan pengolahan lahan kembali, sehingga akan mempercepat musim tanam dan tentunya bisa mempercepat musim panen berikutnya, namun jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi covid 19 ini” tutupnya. (*)

 1,994 total views,  1,316 views today

Continue Reading

Trending Topic