Connect with us

Lampung Selatan

Aplikasi ‘pedulilindungi’ Jadi Cara Kodim Lamsel Memutus Mata Rantai COVID-19

Published

on

Hanuang.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan (Lamsel), menggelar kegiatan tentang aplikasi peduli lindungi untuk pencegahan covid – 19.

Kegiatan tersebut, disampaikan langsung oleh Kapten INF M. Nurdin, di Aula Parikesit Makodim setempat, Senin (11/01/21).

Menurut Kapten INF. M. Nurdin Pasi Ter Kodim 0421/LS mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk pencegahan Covid – 19 kepada lapisan masyarakat di wilayahnya masing – masing. Melaluu aplikasi peduli Lindungi ini adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk men-tracing, tracking, dan fencing tentang virus corona atau Covid-19.

“Saya mengharapkan agar para batuud dan babinsa dimasing – masing Koramil agar bisa mensosialisasikan aplikasi pedulilindungi untuk Pencegahan Covid – 19, kepada lapisan masyarakat diwilayahnya masing – masing,” ungkapnya.

Aplikasi ini, diakatakan dia dikembangkan dengan tujuan untuk menghentikan penyebaran virus corona dan dapat melindungi diri dari pengguna keluarga dan orang terdekat lainnya.

Serta aplikasi pedulilindungi mengandalkan partisipasi masyarakat menghentikan penyebaran Covid-19 dengan cara membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Corona dapat dilakukan.

“Aplikasi ini membutuhkan bluetooth dan lokasi yang menyala pada pengaturan ponsel. Dimana kedua hal tersebut dibutuhkan untuk mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak yang dekat dengan pasien positif Covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP),” jelasnya.

Selain itu pula, diterangkan dia lagi ‘PeduliLindungi’ juga akan memberikan notifikasi kepada pengguna saat berada di tempat keramaian. Uuntuk saat ini, masyarakat diminta untuk menjauhi keramaian untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Apabila pengguna berada disekitar wilayah orang yang positif Covid-19, maka aplikasi PeduliLindungi ini juga akan memberikan peringatan berupa notifikasi zona merah,” jelasnya.

Di area zona merah, ditambahkan dia adalah merupakan area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang terinfeksi atas Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan untuk para pemilik perangkat berbasis iOS bisa mengunduh aplikasinya di tautan ini.

“Berikut cara menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang perlu diketahui langkah pertama Download aplikasi di pedulilindungi.id
Buka aplikasi PeduliLindungi yang telah terinstall, Pahami apa yang ditampilkan oleh aplikasi tersebut. Kemudian pilih ‘Lanjut’.
Pilih ‘Jadi Partisipan’. Isikan Nama Lengkap dan Nomor Telepon. Pilih ‘Next’, ada disebelah kanan atas.Masukkan kode OTP yang telah dikirim ke nomor telepon.Pilih ‘Next’.Baca persetujuan, kemudian pilih ‘Next’ lagi. Pendaftaran akun telah selesai dan Pastikan Bluetooth ponsel Anda selalu dalam keadaan menyala,” tutupnya. (*)

 1,214 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Penguatan Tusi Pengamanan, Kalapas Kalianda : ‘Petugas Harus Memiliki Integritas dan Komitmen’

Published

on

By

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Penguatan Tusi kepada Petugas Pengamanan Lapas Kalianda di Aula Lapas Kalianda, Rabu (16/6).

Kegiatan digelar secara Interna dengan tetap memperhatikan Prosedur Protokol Kesehatan Pencegahan Covid – 19, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan.

Dalam kegiatan, Pemaparan Penguatan Tusi Pengamanan dilakukan oleh Kepala Lapas, Dr. Tetra Destorie, Ka. KPLP, dan Kasi. Kamtib Lapas Kalianda.

Dr. Tetra Destorie memaparkan bahwa Petugas Pengamanan harus memiliki integritas dan komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Petugas Pengamanan harus memiliki Integritas dan Komitmen, supaya bisa berhasil dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemeliharaan tata tertib di Lapas,” papar Kalapas.

“Karena dengan Integritas dan Komitmen menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin, serta membuat lahirnya kepercayaan, sehingga tujuan kita di bidanh Pengamanan bisa berhasil,” tambahnya.

Dengan Penguatan Tusi Pengamanan, dirinya percaya bahwa Gangguan Keamanan dan Ketertiban bisa diantisipasi sedini mungkin oleh Petugas Pengamanan.

“Sekecil apapun bentuk Gangguan Kamtib harus diantisipasi sedini mungkin, sehingga Lapas kita jadi aman dan kondusif. Saya yakin dan percaya kepada Petugas Pengamanan kita untuk bisa menanggulangi hal tersebut,” tutup Dr. Tetra Destorie. (*)

 51 total views,  51 views today

Continue Reading

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 167 total views,  167 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Sragi, Babinsa Palas Gotong-Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil Palas, menggelar gotong-royong dalam membangun dan melakukan pengecatan fasilitas Umum di desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (16/06/21).

Hal itu dilakukan oleh Serda Anwar dan 4 Personil anggota Koramil 421-08/Palas yang melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong-royong adalah salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan/persatuan, guyup, dan penuh kekeluargaan” beber Serda Anwar.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini saya bersama warga masyarakat ds Baktirasa Kecamatan Sragi melakukan pembangunan dan pengecetan fasilitas umum supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas umum dengan nyaman” tutupnya. (*)

 176 total views,  176 views today

Continue Reading

Trending Topic